JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara-10-juni-2026-Polres Jepara terus melanjutkan penyelidikan kasus meninggalnya seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Khoiriyah (54) yang ditemukan tewas di rumah majikannya di Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.
Kasus yang sempat menghebohkan masyarakat tersebut hingga kini masih dalam proses pendalaman oleh Satreskrim Polres Jepara. Dugaan adanya penyekapan terhadap korban sebelumnya juga turut menjadi perhatian publik.
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Adika Oktawan Saputra saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews melalui pesan WhatsApp pada Selasa (10/6/2026) mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta asistensi dari Polda Jawa Tengah.
“Masih lidik, kita minta asistensi Polda dan gelar khusus,” katanya.
Ia menambahkan, penyidik telah memeriksa berbagai alat bukti dan meminta keterangan dari sejumlah ahli, termasuk tim forensik untuk memastikan penyebab kematian korban.
“Penyidik sudah memeriksa semua ahli dan alat bukti dari forensik. Penyebab kematian karena sakit jantung,” jelasnya.
Meski hasil pemeriksaan forensik menyebut korban meninggal akibat sakit jantung, polisi memastikan proses pendalaman perkara tetap dilakukan secara menyeluruh guna menjawab berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat.
Khoiriyah diketahui ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah milik majikannya, JR (40), pada Sabtu, 8 November 2025 lalu. Sejak kasus tersebut mencuat, perhatian masyarakat terus tertuju pada proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.
Polres Jepara meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polisi menegaskan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional dan berdasarkan hasil penyelidikan serta alat bukti yang ada.(Wely)