Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada pangan melalui pemantauan perkembangan lahan jagung di wilayah hukumnya.
Monitoring tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, mulai sekitar pukul 10.30 Wita hingga selesai, dengan lokasi kegiatan di Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan lahan jagung sekaligus memastikan program ketahanan pangan di wilayah tersebut terus berjalan. Hasil monitoring selanjutnya menjadi bahan laporan kepada pimpinan untuk mengetahui perkembangan program di lapangan.
Lima personel Polsek Amuntai Tengah terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Eko Yuli Setyawan, Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar Adha, Brigpol Juliansyah dan Bripda M. Zainal Hilmi.
Dalam pelaksanaan tugas, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000 untuk menunjang koordinasi di lapangan.
Kawal Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa
Pemantauan lahan jagung tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung kemandirian pangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan dan pakan ternak melalui optimalisasi lahan pertanian masyarakat.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi juga menjadi bentuk pendampingan terhadap masyarakat yang terlibat dalam pengembangan sektor pertanian.
Melalui monitoring secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui dan dilaporkan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesinambungan program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di wilayah HSU.
Program swasembada jagung dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan bahan baku pakan. Karena itu, sinergi antara kepolisian, petani dan pihak terkait diperlukan agar kegiatan budidaya dapat berjalan secara optimal.
Polsek Amuntai Tengah memastikan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung akan terus dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukumnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, tertib dan kondusif. Monitoring selanjutnya akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman hingga tahapan berikutnya.
(Agus)