AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM                Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti kegiatan webinar dan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) melalui Zoom Meeting, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut digelar di Rupatama 1 Polres HSU. Sosialisasi ini diikuti sejumlah pejabat dan personel Polres HSU sebagai bagian dari penyampaian informasi mengenai penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Dalam kegiatan tersebut hadir Kabag SDM Polres HSU, Kasat Binmas yang diwakili PS Kanit Bhabinkamtibmas Satbinmas, Kasi Humas Polres HSU, para Kapolsek jajaran Polres HSU, serta para Bhabinkamtibmas. Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, informasi mengenai SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara disampaikan kepada jajaran kepolisian di tingkat polres hingga sektor. Kehadiran para Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari keterlibatan personel dalam menerima dan menyampaikan informasi kepada masyarakat di wilayah binaannya. Kegiatan webinar berlangsung secara daring dan diikuti dengan tertib oleh peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif hingga selesai. Sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara tersebut diharapkan dapat membantu jajaran Polres HSU memahami informasi penerimaan murid baru sehingga informasi yang diterima dapat disampaikan secara tepat kepada masyarakat. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                Pelaksanaan Operasi Kepolisian Aman Nusa II dalam penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat pengawasan melalui audit dengan tujuan tertentu oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026). Kegiatan audit tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita dan diikuti sejumlah pejabat serta personel Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Audit dengan tujuan tertentu ini merupakan bagian dari kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan operasi kepolisian, termasuk aspek administrasi dan pelaksanaan tugas personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II. Tim audit Itwasda Polda Kalsel dipimpin oleh Kompol Trias Inanggara, S.Sos., M.A. selaku Ketua Tim. Sementara Pengendali Teknis dijabat Kombes Pol Jimmy Kurniawan, S.I.K. Dalam pelaksanaan audit, tim juga diperkuat Penata-I Edi Subagio, S.H., M.M. sebagai sekretaris, Penata Trihatmodjo Nugroho, A.Md. sebagai anggota, serta Briptu Depri Anto dan Briptu M. Ageng Rahmat sebagai anggota. Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ops Polres HSU, Kasiwas Polres HSU, para Kasatgas, serta personel yang terlibat dalam Operasi Aman Nusa II penanganan bencana karhutla. Pelaksanaan audit berlangsung di Polres Tabalong dan dimulai pada pukul 09.00 Wita hingga selesai. Melalui kegiatan pengawasan tersebut, pelaksanaan operasi diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan, sekaligus mendukung kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan. Seluruh rangkaian kegiatan audit berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Agus)

Cirebon – Bidik-kasusnews.com                        Warga di Jalan Raya Pangeran Sutajaya, Desa Babakan, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan berinisial K yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kamis, 24, September 2026, Korban diketahui merupakan istri seorang dokter. Jasad K ditemukan setelah suaminya, dr Edi, pulang dari tempat praktik. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar dan mengundang perhatian warga. Sejumlah warga mendatangi rumah korban untuk melihat situasi di lokasi. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja mengatakan, proses olah TKP masih akan dilanjutkan untuk mengungkap secara jelas peristiwa tersebut. “Pada saat ini kami baru saja melaksanakan olah TKP, yang akan dilanjutkan kembali besok, berkenaan dengan adanya penemuan jenazah,” kata Irfan. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih mendalam kondisi korban dan penyebab kematiannya. “Dari hasil olah TKP sementara, kami menemukan memang ada beberapa luka yang terdapat pada tubuh korban. Namun saat ini kami akan melakukan pendalaman kembali di rumah sakit untuk dilaksanakan autopsi oleh ahli forensik,” ujarnya. Polisi juga masih menyelidiki kemungkinan adanya barang milik korban yang hilang. Namun, hingga olah TKP awal selesai, petugas belum dapat memastikan hal tersebut. “Pada saat ini kami sedang melaksanakan investigasi. Kami belum bisa menyimpulkan hal tersebut karena proses masih sedang berjalan,” kata Irfan. Terkait dugaan penyebab maupun motif di balik kematian korban, polisi belum memberikan kesimpulan. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut. (Asep Rusliman)

MALUKU UTARA, Bidik-kasusnews.com        Satbrimob Polda Maluku Utara memperkuat pengamanan pascakonflik sosial antara Desa Sibenpopo dan sejumlah desa di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah. Atas perintah Dansatbrimob Polda Maluku Utara Kombes Pol. Handri Wira Suriyana, sebanyak 250 personel disiagakan untuk mengawal proses penegakan hukum sekaligus mengantisipasi mobilisasi massa dan konflik susulan. Pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 05.45 WIT, personel Satbrimob mendukung upaya paksa Ditreskrimum Polda Maluku Utara terhadap tujuh tersangka terkait perkara penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia, almarhum Silas Jiko, serta perkara penghasutan dan pembakaran rumah warga. Lima tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Mako Polda Maluku Utara, sementara dua lainnya belum ditemukan di kediamannya. Pasca proses tersebut, massa mulai berkonsentrasi di ujung kampung Desa Bobane Remdi hingga mencapai sekitar 100 orang. Situasi berkembang dengan aksi pelemparan batu dan pemalangan jalan. Personel Kompi Taktis PHH Brimob di bawah pimpinan Pasi Ops Yon B Pelopor AKP Safie Haimia terlebih dahulu melakukan imbauan persuasif. Namun, massa tetap melakukan pelemparan dan sejumlah orang berupaya merampas senjata api yang diamankan Briptu Rivaldi Wari dan Bripda Gufran. Keduanya mengalami luka lebam pada wajah. Personel PHH kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan mendorong massa serta menggunakan gas air mata untuk mengendalikan situasi. Dalam kejadian tersebut, empat orang diamankan karena diduga terlibat dalam pengeroyokan personel, upaya perampasan senjata api, pelemparan batu, dan pemalangan jalan. Personel Brimob juga membuka kembali akses jalan yang sempat dipalang. Sekitar pukul 08.00 WIT, massa kembali berupaya bergerak menuju Moreala dan Desa Sibenpopo melalui jalur pantai. Satbrimob melakukan penyekatan untuk mencegah pertemuan antarkelompok yang berpotensi memicu konflik baru. Gas air mata digunakan saat massa berupaya menerobos barikade. Hingga pukul 08.30 WIT, massa masih berkonsentrasi di wilayah Desa Bobane Remdi. Satbrimob Polda Maluku Utara terus memperkuat penyekatan, mengamankan jalur pergerakan, serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat Upaya menjaga situasi tetap kondusif turut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Sekitar pukul 09.25 WIT, Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil mendatangi Poskotis di Desa Moreala untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan. Satbrimob Polda Maluku Utara terus melakukan pengamanan dan pemantauan secara terukur guna memastikan proses penegakan hukum berjalan aman, mencegah benturan antarkelompok, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (Agus)

CIREBON – Bidik-kasusnews.com                  Laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 kembali mendapat respons cepat dari jajaran Polresta Cirebon. Petugas Polsek Gegesik berhasil menemukan satu unit mobil rental yang sebelumnya dilaporkan hilang dan terdeteksi GPS bergerak dari arah Arjawinangun menuju wilayah Gegesik, Kabupaten Cirebon. Laporan tersebut diterima pada Kamis (24/9/2026) pagi. Pelapor menyampaikan bahwa kendaraan miliknya yang disewakan kepada seorang penyewa bernama Rinaldi di wilayah Pemalang diketahui sudah tidak berada di lokasi parkir saat pagi hari. Setelah mendapat informasi tersebut, dilakukan pengecekan melalui GPS kendaraan dan diketahui posisi mobil telah memasuki wilayah Cirebon, bergerak dari arah tol Cirebon menuju Arjawinangun. Pemilik kendaraan kemudian meminta bantuan Kepolisian melalui layanan 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Gegesik langsung bergerak melakukan penyisiran dan pengecekan di sepanjang jalur Arjawinangun hingga wilayah Desa Jagapura. Upaya tersebut membuahkan hasil. Petugas menemukan mobil Daihatsu Pick Up warna hitam dengan nomor polisi H-9104-EA terparkir di sebuah pekarangan kosong dekat area pemakaman di Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon. Selanjutnya, kendaraan tersebut diamankan ke Mapolsek Gegesik untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur. Pemilik mobil, Dias, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kepolisian yang telah merespons laporan tersebut dengan cepat. “Terima kasih kepada Bapak Kapolri, Kapolda Jawa Barat, Kapolresta Cirebon, dan Kapolsek Gegesik yang sudah membantu mengungkap kasus pencurian mobil kami dengan cepat. Layanan 110 sangat berguna bagi masyarakat yang sedang mengalami keadaan darurat. Ini sangat bermanfaat karena responsnya sangat cepat,” ujar Dias. Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat oleh jajaran Kepolisian. “Layanan 110 merupakan sarana masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan kehadiran Kepolisian. Setiap laporan akan kami respons dan ditindaklanjuti sesuai situasi serta kewenangan petugas di lapangan,” ujar Imara. Ia menambahkan, kecepatan dalam merespons laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan Kepolisian yang mudah diakses dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. “Sinergi antara informasi dari masyarakat, teknologi seperti GPS kendaraan, dan respons cepat anggota di lapangan sangat membantu dalam penanganan kejadian seperti ini,” katanya. Polresta Cirebon mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian, terutama dalam situasi darurat maupun ketika mengetahui adanya kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. “Silakan hubungi 110 apabila membutuhkan bantuan Kepolisian. Kami akan berupaya memberikan respons secepat mungkin,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

JAKARTA TIMUR, Bidik-kasusnews.com        Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono, S.H., M.H. turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah sekolah di wilayah hukum Polsek Jatinegara, Kamis (24/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keberadaan para pelajar sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah di tengah situasi kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Kompol Samsono didampingi Kanit Intelkam AKP Subandi, Kanit Samapta AKP Soedarmo, Kanit Binmas AKP M. Miftah, S.H., serta Kanit Reskrim AKP Eko Bayu Suharto, S.H., M.H. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian langsung Kapolsek Jatinegara terhadap keamanan lingkungan pendidikan. Selain melakukan pemantauan, Kompol Samsono berdialog dengan pihak sekolah dan memberikan arahan agar pengawasan terhadap para pelajar diperkuat. Kapolsek Minta Sekolah Pastikan Keberadaan Pelajar Saat mengunjungi SMK Jakarta Timur 1, Kompol Samsono menekankan pentingnya memastikan keberadaan siswa, khususnya mereka yang tidak hadir di sekolah. Kapolsek meminta pihak sekolah melakukan pengecekan melalui wali kelas dan berkoordinasi dengan orang tua untuk memastikan siswa yang tidak masuk benar-benar berada di tempat yang aman. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk pencegahan agar para pelajar tidak terlibat dalam kegiatan di luar sekolah yang dapat membahayakan keselamatan mereka. Kompol Samsono juga mengingatkan para guru agar tidak berhenti melakukan pengawasan setelah kegiatan belajar selesai. Peran aktif guru diperlukan untuk memastikan para siswa meninggalkan sekolah dengan tertib dan kembali ke rumah masing-masing dengan aman. Pesan Kapolsek bukan sekadar soal pengawasan, tetapi bentuk kepedulian agar para pelajar tidak terseret ke dalam situasi yang dapat merugikan diri sendiri maupun masa depan mereka. Monitoring Dilanjutkan ke SMKS Muara Indonesia Monitoring kemudian dilanjutkan ke SMKS Muara Indonesia di Kelurahan Cipinang Muara. Saat kunjungan berlangsung, sekolah tengah melaksanakan kegiatan Maulid Nabi. Kompol Samsono menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas kerja sama dan penerimaan terhadap jajaran Polsek Jatinegara. Kapolsek meminta kepala sekolah memastikan para siswa tetap berada dalam pengawasan, khususnya setelah kegiatan selesai. Para wali kelas juga diminta melakukan pengecekan terhadap siswa sebelum meninggalkan lingkungan sekolah. Hal tersebut dilakukan agar pihak sekolah mengetahui keberadaan para siswa sekaligus memastikan mereka pulang dengan aman. Selain dua sekolah tersebut, monitoring juga mencakup YAKE 66 dan Darul Mukmin sebagai bagian dari pemantauan lingkungan pendidikan di wilayah hukum Polsek Jatinegara. Polisi Hadir Sebagai Pendamping dan Pelindung Pelajar Kegiatan monitoring ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat melibatkan pelajar. Tawuran, bullying, narkoba, judi online, balap liar, geng motor, kekerasan di lingkungan sekolah hingga pengaruh negatif media sosial menjadi sejumlah persoalan yang mendapat perhatian. Kompol Samsono menekankan pentingnya komunikasi antara kepolisian dan pihak sekolah. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan pelajar dapat diketahui lebih awal dan dicarikan langkah penanganan bersama. Kehadiran polisi di lingkungan sekolah juga tidak hanya berorientasi pada pengamanan. Polisi hadir sebagai pendamping, pelindung dan mitra sekolah, sehingga para pelajar dapat merasa aman dan tidak ragu menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Kapolsek Jatinegara turut mendorong sinergi antara sekolah, guru, orang tua, masyarakat dan kepolisian dalam menjaga para pelajar. “Pelajar harus tetap fokus belajar, sementara orang dewasa di sekelilingnya bersama-sama memastikan mereka tetap aman dan terlindungi,” menjadi semangat dalam kegiatan monitoring tersebut. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut berakhir sekitar 12.05 WIB. Seluruh rangkaian monitoring berlangsung aman dan kondusif. Polsek Jatinegara terus memperkuat komunikasi dengan lingkungan pendidikan sebagai langkah nyata untuk menciptakan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif serta menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif demi bisa mendapatkan masa depan yang cerah. (Agung)

Danau Panggang, Bidik-kasusnews.com      Persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Baru tahun 2026 mulai dimatangkan. Pembentukan panitia Pilkades dilakukan melalui rapat yang digelar di Aula Kantor Desa Baru, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (24/9/2026). Rapat yang dimulai sekitar pukul 13.30 WITA tersebut dihadiri Kapolsek Danau Panggang Ipda Parmanto, S.H., perwakilan Kecamatan Danau Panggang, Panit Intelkam Bripka Ridana Fadilah, Bhabinkamtibmas Brigpol Becklin Sidea, Babinsa Serda Mulyadi, Kepala Desa Baru Yanor, S.Ag., Ketua BPD Desa Baru, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat dari sejumlah RT. Dalam rapat tersebut, peserta menyepakati susunan panitia yang akan menjalankan tahapan Pilkades Desa Baru tahun 2026. Adapun susunan panitia yang terbentuk yakni Ahdi Barkati sebagai ketua, A. Rafiqi sebagai sekretaris, serta Hidayanor, Supiani, dan H. M. Abduh sebagai anggota. Pembentukan panitia menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan pelaksanaan Pilkades. Melalui koordinasi tersebut, pihak-pihak yang terlibat menyamakan pemahaman mengenai tahapan, jadwal, serta ketentuan yang harus diperhatikan selama proses pemilihan berlangsung. Selain aspek teknis penyelenggaraan, pembahasan juga mencakup kesiapan keamanan dan pengamanan, netralitas penyelenggara, kebutuhan logistik dan teknis tempat pemungutan suara (TPS), hingga mekanisme penyelesaian apabila muncul persoalan selama tahapan Pilkades. Kapolsek Danau Panggang bersama unsur terkait turut mendorong agar seluruh pihak memahami aturan yang berlaku. Pemahaman terhadap ketentuan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi pelanggaran maupun persoalan yang dapat mengganggu tahapan pemilihan. Koordinasi lintas sektor juga menjadi bagian dari persiapan untuk menjaga pelaksanaan Pilkades agar berlangsung tertib serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengikuti proses pemilihan sesuai ketentuan. Untuk pelaksanaan Pilkades tahun 2026 di Kecamatan Danau Panggang, Desa Baru menjadi satu-satunya desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa di wilayah kecamatan tersebut. Rapat pembentukan panitia berakhir sekitar pukul 15.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Agus)

AMUNTAI – Bidik-kasusnews.com              Kapolsek Amuntai Utara Ipda Alamsyah, S.H., melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Kepala Desa Pimping, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Desa Pimping, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi antara kepolisian dengan unsur pemerintahan desa serta para tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam kunjungan tersebut, Ipda Alamsyah didampingi sejumlah anggota Polsek Amuntai Utara. Pertemuan dihadiri Kepala Desa Pimping Mahdiani, Pimpinan Majelis Raudatul Jannah Ustadz H. Muhammad Hawa Rismi selaku tokoh agama, serta tokoh masyarakat Desa Pimping. Selain memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Amuntai Utara yang baru, Ipda Alamsyah juga menyampaikan imbauan mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolsek mengajak para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut berperan dalam menyosialisasikan kepada warga mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat karhutla. “Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan peran bersama. Karena itu, sinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Silaturahmi juga diarahkan untuk memperkuat hubungan lintas sektoral antara kepolisian dengan para tokoh di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Melalui komunikasi yang terjalin dengan baik, kepolisian bersama unsur masyarakat dapat saling bertukar informasi serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kegiatan kunjungan dan silaturahmi berlangsung lancar. Selama kegiatan, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                      Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menggelar rapat koordinasi sekaligus pertemuan rutin untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Kepala Desa Sungai Durait Hulu, Kecamatan Babirik, Kamis (24/9/2026), mulai sekitar pukul 09.30 Wita hingga 10.30 Wita. Pertemuan dihadiri Camat Babirik H. Munjirurahman, S.Kep., Ners., MM., Kapolsek Babirik AKP Didik Suryanto, S.H., serta perwakilan Koramil 1001-10/Babirik, yakni Babinsa Serka Benny. Turut hadir Kepala UPT Puskesmas Babirik Rahmadhani, S.Kep., Ners., M.M., Kepala KUA Kecamatan Babirik Hafazhatul Insani, S.Ag., para kepala desa se-Kecamatan Babirik, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga peningkatan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Babirik. Salah satu fokus pembahasan adalah penguatan koordinasi antarpimpinan dan instansi agar pelaksanaan berbagai program di tingkat kecamatan dapat berjalan secara terpadu. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai regulasi, program pemerintah, serta kondisi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Di bidang keamanan, koordinasi diarahkan pada upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Dalam kesempatan itu juga disampaikan sosialisasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian seluruh unsur di tingkat kecamatan. Selain persoalan kamtibmas, rapat turut membahas pelaksanaan program pembangunan di Kecamatan Babirik. Seluruh pihak didorong untuk berperan sesuai tugas dan kewenangannya sehingga berbagai program dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Aspek pelayanan publik juga menjadi perhatian. Koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta unsur masyarakat lainnya dinilai penting untuk menjaga keharmonisan sekaligus mendukung pelayanan yang efektif dan efisien. Pembahasan lainnya menyangkut penguatan kolaborasi dalam program pencegahan stunting. Puskesmas, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan di Kecamatan Babirik diharapkan terus memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program pencegahan stunting dapat berjalan secara tepat dan terarah. Rapat koordinasi Forkopimcam Babirik ini juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan langkah antarinstansi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat kecamatan sekaligus mendukung keberhasilan program pembangunan dan pelayanan publik. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pertemuan koordinasi Forkopimcam Babirik dilaksanakan secara rutin setiap bulan maupun sewaktu-waktu sesuai kebutuhan, terutama untuk memastikan komunikasi dan koordinasi antarinstansi tetap berjalan dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah Kecamatan Babirik. (Agus)

BANDUNG – Bidik-kasusnews.com                        Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jabar melaksanakan pengambilan data Ante Mortem (AM) dan sampel DNA pembanding dari keluarga korban kecelakaan Kapal Virgo 8 rute Surabaya–Banjarmasin. Dalam kegiatan tersebut, tim DVI Biddokkes Polda Jabar melakukan pengambilan data Ante Mortem serta sampel DNA pembanding dari keluarga korban sebagai bagian dari proses identifikasi korban kecelakaan. Pengambilan sampel DNA dilakukan menggunakan metode buccal swab terhadap dua anggota keluarga kandung dari korban atas nama Zaenal Walad Husen. Selanjutnya, sampel DNA yang telah diambil dikirimkan ke Pusdokkes Mabes Polri pada Selasa, 22 September 2026, untuk proses pemeriksaan dan pencocokan lebih lanjut dalam rangka identifikasi. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengambilan data Ante Mortem dan sampel DNA pembanding merupakan bagian penting dalam proses identifikasi korban melalui prosedur DVI. “Pengambilan data Ante Mortem dan sampel DNA pembanding dari keluarga merupakan tahapan penting dalam proses identifikasi. Data tersebut akan menjadi bahan pembanding bagi tim DVI dalam memastikan identitas korban secara akurat dan sesuai dengan prosedur,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan. Ia menambahkan, Polda Jabar melalui Biddokkes terus mendukung proses identifikasi dengan melakukan pendataan dan pengambilan sampel dari keluarga korban secara profesional dan terukur. “Seluruh data dan sampel yang telah diperoleh selanjutnya dikirimkan kepada Bidang DVI Pusdokkes Polri untuk proses lebih lanjut. Kami memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara cermat dan sesuai prosedur,” katanya. Dalam kegiatan tersebut, DVI Biddokkes Polda Jabar juga melaksanakan penyusunan laporan kegiatan serta dokumentasi, sebelum seluruh hasil dikirimkan kepada Bidang DVI Pusdokkes Polri. Hingga pelaksanaan kegiatan pada 22 September 2026, DVI Biddokkes Polda Jabar telah mengirimkan 17 berkas Ante Mortem (AM) dan 19 sampel DNA pembanding keluarga kepada Bid DVI Pusdokkes Polri. Kegiatan pengambilan data Ante Mortem dan sampel DNA pembanding keluarga korban di wilayah hukum Polres Karawang tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. (Asep Rusliman)