Jakarta, Bidik-kasusnews.com –  Menanggapi informasi terkait pelaksanaan pendidikan bagi peserta Sekolah Pembentukan Perwira Intelektual (SPPI), Korps Marinir TNI Angkatan Laut memberikan penjelasan mengenai pola kegiatan dan metode pembinaan yang diterapkan selama pelaksanaan pendidikan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pendidikan SPPI dilaksanakan secara terintegrasi melalui pembelajaran di kelas, pembinaan fisik, pembentukan karakter, serta kegiatan lapangan. Jadwal kegiatan disusun secara terukur mulai pagi hingga malam hari dengan tetap memperhatikan waktu istirahat, ibadah, makan, serta pemulihan kondisi fisik peserta. Selain pembinaan karakter dan kedisiplinan, pendidikan SPPI juga mencakup pembekalan materi sesuai dengan bidang tugas yang akan diemban peserta. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua fokus pembelajaran, yaitu materi untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta materi untuk mendukung pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Materi terkait KDKMP diberikan oleh Kementerian Koperasi, sedangkan materi terkait KNMP disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan pelaksanaan kegiatan di Brigif 1 Marinir pada 22 Juni 2026, rangkaian kegiatan peserta dimulai pukul 04.30 WIB dengan persiapan pagi dan ibadah, dilanjutkan olahraga pagi, pembelajaran, serta kegiatan pembinaan lainnya hingga waktu istirahat malam. Sebagian besar kegiatan difokuskan pada penyampaian materi, pembinaan kedisiplinan, serta penguatan karakter peserta. Terkait adanya informasi mengenai pola pendidikan yang disebut cukup berat, Korps Marinir menjelaskan bahwa setiap kegiatan pembinaan dalam pendidikan dasar memiliki unsur kedisiplinan dan pembentukan fisik. Kegiatan seperti olahraga, baris-berbaris, dan pembinaan ketahanan fisik merupakan bagian dari metode pembentukan karakter, namun seluruhnya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan menyesuaikan dengan kondisi peserta. Pelaksanaan kegiatan baris-berbaris tidak dilakukan sebagai bentuk latihan militer untuk membentuk peserta menjadi prajurit, melainkan sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kerapian, dan tata tertib selama mengikuti pendidikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terbatas, salah satunya pada saat perpindahan peserta dari barak menuju ruang pembelajaran. Korps Marinir menegaskan bahwa tujuan utama pendidikan SPPI adalah membentuk peserta yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan dalam mengelola program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selama pelaksanaan pendidikan, aspek keselamatan dan kesehatan peserta menjadi perhatian utama dengan pengawasan instruktur serta dukungan tenaga kesehatan. Melalui pendidikan tersebut, nilai-nilai kedisiplinan, kerapian, tanggung jawab, dan akhlak menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada para peserta. Korps Marinir berharap para peserta memperoleh bekal karakter, wawasan, dan kemampuan manajerial yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai pengelola KDKMP dan KNMP di masa mendatang. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) memainkan peran strategis dalam mendukung kelancaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malindo Darsasa 12AB/2026, latihan bilateral antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) yang berfokus pada penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Rangkaian latihan yang berlangsung sejak 17 hingga 25 Juni 2026 itu resmi ditutup dalam sebuah upacara di Pantai Puri Gading, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kerja sama pertahanan Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan interoperabilitas serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam di kawasan. Di bawah kepemimpinan Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., jajaran Kodim 0410/KBL berperan aktif dalam mendukung seluruh tahapan latihan. Mulai dari pengamanan, koordinasi lintas instansi, hingga memastikan setiap skenario latihan berjalan sesuai prosedur dan target yang telah ditetapkan. Asisten Operasi Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Makmun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan latihan, termasuk Kodim 0410/KBL yang dinilai memberikan kontribusi besar terhadap suksesnya kegiatan. “Dukungan dan sinergi seluruh unsur, termasuk Kodim 0410/Kota Bandar Lampung sebagai tuan rumah, menjadi faktor penting dalam kelancaran dan keberhasilan latihan gabungan ini,” ujarnya. Selama pelaksanaan latihan, personel Kodim 0410/KBL turut mendukung berbagai simulasi penanggulangan bencana, seperti evakuasi korban kebakaran, banjir, hingga tsunami. Keterlibatan tersebut menunjukkan kesiapan aparat teritorial dalam mendukung operasi kemanusiaan yang membutuhkan koordinasi cepat dan terpadu. Selain latihan lapangan, kegiatan juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa donor darah, pelayanan kesehatan, dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat militer dengan masyarakat sekaligus mempertegas misi kemanusiaan yang diusung dalam Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026. Sementara itu, Kepala Staf Markas Angkatan Bersama ATM, Mej Jen Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan bahwa latihan bersama ini bukan hanya bertujuan meningkatkan kemampuan operasional kedua angkatan bersenjata, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di kawasan. Menurutnya, ancaman bencana alam memerlukan kolaborasi yang kuat, sehingga latihan seperti Malindo Darsasa menjadi sarana penting untuk membangun koordinasi dan kesiapan bersama. Menutup rangkaian kegiatan, Kolonel Arm Roni Hermawan menyampaikan bahwa keberhasilan Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026 merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik dari TNI, ATM, pemerintah daerah, maupun berbagai instansi pendukung. Ia berharap pengalaman selama latihan dapat menjadi bekal berharga dalam meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan kemanusiaan antara Indonesia dan Malaysia di masa mendatang. Dengan berakhirnya Latgabma Malindo Darsasa 12AB/2026, Kodim 0410/Kota Bandar Lampung kembali menegaskan perannya sebagai satuan teritorial yang tidak hanya siap menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak sinergi, diplomasi pertahanan, dan aksi kemanusiaan demi terciptanya stabilitas serta keselamatan masyarakat di kawasan. (Agus)

MAGELANG, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). Upacara tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem pembinaan perwira TNI dengan dilantiknya angkatan pertama pendidikan tersebut. Sebanyak 1.737 siswa resmi dilantik menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI setelah menyelesaikan pendidikan yang dirancang untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat soliditas, profesionalisme, serta interoperabilitas antarmatra sejak awal pembentukan perwira. Kehadiran Kasad bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi antarmatra guna mencetak perwira-perwira yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika tugas di masa depan. Diktukpa TNI Integratif merupakan program pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terintegrasi oleh TNI. Melalui pola pendidikan tersebut, para siswa dari setiap matra dibekali nilai-nilai dasar kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kemampuan bekerja secara terpadu dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira yang telah resmi dilantik. Pangkat Letnan yang disandang, menurutnya, merupakan amanah besar dari bangsa, negara, rakyat, dan Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab melalui pengamalan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. “Pendidikan yang telah saudara jalani telah membentuk jati diri prajurit TNI dalam semangat TNI yang PRIMA. Pangkat yang disematkan hari ini bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Panglima TNI. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika lingkungan strategis global yang berkembang semakin cepat menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi stabilitas nasional. Kasad sendiri menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perwira muda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan serta berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Turut hadir pada upacara tersebut Dankodiklat TNI, para Gubernur Akademi Angkatan, Gubernur Akademi Militer beserta istri, Wakil Gubernur Akademi Militer, para pejabat utama TNI, Forkopimda Jawa Tengah, Pangdam IV/Diponegoro, Wali Kota Magelang, serta keluarga para perwira yang dilantik. Upacara Prasetya Perwira Diktukpa TNI Integratif TA 2026 menjadi awal pengabdian bagi para perwira muda TNI untuk mengemban amanah menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dengan semangat integrasi, loyalitas, dan profesionalisme. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana haru dan duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas wafatnya Serka Zuliman bin Ngadiro, seorang prajurit TNI AD yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas. Almarhum meninggal dunia akibat serangan jantung di Rumah Sakit Kesdam XXI/RI Bandar Lampung pada Kamis (11/6/2026) dan dimakamkan secara militer di TPU Bilabong, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura. Prosesi penghormatan terakhir diawali dengan takziah dan pelepasan jenazah dari rumah duka yang berlokasi di Jalan St. Badaruddin, Gang Harapan RT 04 LK II, Kelurahan Gunung Agung. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman dengan pengawalan serta penghormatan militer yang berlangsung khidmat dan penuh rasa hormat. Upacara pemakaman militer dipimpin langsung oleh Komandan Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat (TKP), Mayor Inf Bunyamin, didampingi Wakil Danramil Kapten Inf Rusdi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tata cara pemakaman militer yang menjadi tradisi penghormatan terakhir bagi prajurit TNI. Selain jajaran Kodim 0410/KBL, prosesi pemakaman juga dihadiri para purnawirawan TNI AD, anggota Koramil, Babinsa Kelurahan Gunung Agung Sertu Zainal Abidin, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang turut memberikan penghormatan dan doa bagi almarhum. Mayor Inf Bunyamin menyampaikan bahwa kehadiran jajaran TNI dalam prosesi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum selama berdinas sekaligus wujud kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan. “Penghormatan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi almarhum kepada bangsa dan negara. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut hadir dan menunjukkan solidaritas serta rasa kekeluargaan yang kuat,” ujarnya. Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari ketua RT hingga warga sekitar, mencerminkan kedekatan hubungan antara TNI dan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik. Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang prosesi hingga jenazah dimakamkan. Pemakaman militer Serka Zuliman menjadi simbol penghormatan atas jasa dan pengabdian seorang prajurit sekaligus mempertegas nilai-nilai kebersamaan, loyalitas, dan penghargaan yang senantiasa dijunjung tinggi dalam lingkungan TNI AD. Sementara itu, Sertu Zainal Abidin berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut. “Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkapnya. Prosesi penghormatan terakhir ini menjadi momen penuh makna yang menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit akan selalu dikenang dan dihormati oleh institusi, rekan sejawat, serta masyarakat yang pernah merasakan dedikasinya. (Agus)

Kota Cirebon,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Kodim 0614/Kota Cirebon bersama Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Cirebon menggelar Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 Cup se‑Wilayah III Cirebon. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo 76 Makodim 0614/Kota Cirebon, Jalan Pemuda Nomor 45, Kota Cirebon, Sabtu, 16 Mei 2026. Ajang pertandingan ini diikuti oleh para pesilat yang berasal dari berbagai perguruan pencak silat se‑kawasan III Cirebon. Pasanggiri tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus wadah melestarikan seni budaya asli bangsa. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan Sultan Abdul Gani dari Keraton Kaprabonan, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta pengurus PPSI Kota Cirebon. Kehadiran para undangan ini menandakan dukungan penuh berbagai lapisan terhadap pelestarian warisan leluhur. Dalam sambutannya, Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian instansinya terhadap budaya bangsa. Ia menegaskan bahwa pencak silat adalah seni bela diri tradisional yang wajib terus dibina dan dikembangkan di tengah masyarakat. Lebih lanjut, ia berharap kompetisi ini dapat melahirkan atlet‑atlet tangguh yang berprestasi dan menjunjung tinggi semangat sportivitas. Melalui ajang ini diharapkan tumbuh rasa persaudaraan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan antarsesama. “Pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan sarana menanamkan nilai budaya, kedisiplinan, dan penghormatan kepada sesama,” ujar Dandim. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjauhkan generasi muda dari pengaruh pergaulan negatif yang merugikan. Sultan Abdul Gani dari Keraton Kaprabonan turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang positif ini. Ia menekankan bahwa pencak silat adalah identitas budaya daerah yang harus terus dijaga keasliannya dan diwariskan kepada generasi penerus. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta maupun penonton yang hadir menyaksikan jalannya pertandingan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar perguruan pencak silat di wilayah Cirebon. (Asep Rusliman)

Majalengka-BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) Sedunia yang jatuh pada 28 April 2026, para aparat TNI-Polri serta jajaran pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar olahraga bersama di Lapangan Apel Polres Majalengka, Jalan KH Abdul Halim No. 518, Kelurahan Cigasong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri oleh Wakil Bupati Majalengka Dena Mohammad Ramdan, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwandi, serta sejumlah pejabat lainnya. Turut hadir perwakilan Kajari Majalengka (Kasi Pidum Heri Joko Saputro), Danlanud S.Sukani yang diwakili Kasubsibinjaskemil Lettu Kes Aan Ropiana, Danyonif 321/GT Kostrad, Dansubdenpom III/3-5 Majalengka Kapten Cpm Buang S., para PJU Polres Majalengka, dan Kadispora Kab Majalengka Uju Gustiawan. Senam dan olahraga bersama ini diikuti oleh personel Polres Majalengka, Kodim 0617/Majalengka, Yonif 321/GT Kostrad, Lanud S.Sukani, Subdenpom III/3-5 Majalengka, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwandi membacakan amanat Kapolda Jawa Barat yang menekankan beberapa poin penting. Pertama, rasa syukur karena seluruh personel masih diberikan kesehatan sehingga mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Kedua, amanat tersebut menyoroti pentingnya kebugaran fisik dan mental bagi setiap personel. “Personel harus menjaga kesehatan fisik dan mental agar mampu melaksanakan tugas pelayanan yang optimal serta membangun budaya hidup sehat untuk selalu mengabdi kepada negara dan bangsa,” ujar Kapolres membacakan amanat. Ketiga, olahraga bersama dinilai sebagai bentuk komitmen institusi dalam membangun budaya hidup sehat bagi personel Polri dan keluarga, sekaligus membangun soliditas dan komunikasi. Senam bersama juga digunakan untuk mempererat tali persaudaraan, membangun kekompakan, dan memperkuat sinergi internal maupun antarinstansi, khususnya TNI-Polri. Keempat, dalam konteks Hari K3 Sedunia, ditekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan kondusif untuk mencapai produktivitas maksimal. Terakhir, kegiatan semacam ini menjadi sarana mendekatkan diri dengan masyarakat, memupuk kebersamaan, dan meningkatkan kepercayaan publik. Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu usai kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terjalin. “Kegiatan sederhana seperti ini sangat baik untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarinstansi. Kami di Kodim siap bersinergi dengan Polri dan pemda dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman,” tuturnya. Kegiatan olahraga bersama berlangsung lancar dan khidmat, diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah antar peserta.(Asep Rusliman) Sumber : (Pendim_0617)

Kota Cirebon – BIDIK-KASUSNEWS.COM,.gt Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., didampingi Kasrem 063/SGJ Letkol Inf M. Yusron, S.A.P., serta para Kasi Korem menerima kunjungan silaturahmi Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) dan Yayasan Sunan Gunung Jati Kasultanan Cirebon, bertempat di Lobby Makorem 063/SGJ. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Yayasan Sunan Gunung Jati Kasultanan Cirebon Muhamad Lukman, S.E., bersama Ketua PWCR Bambang Eko, SKC., dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun sinergitas antara Korem 063/SGJ dengan insan pers serta tokoh masyarakat di wilayah Cirebon Raya. Dalam suasana penuh keakraban, Danrem menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik antara TNI, media, serta elemen masyarakat dalam mendukung stabilitas wilayah dan pembangunan yang harmonis. “Sinergitas antara TNI, insan pers, dan tokoh masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kebersamaan demi kemajuan Cirebon Raya,” ujar Danrem. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud komitmen bersama dalam mempererat hubungan kelembagaan serta mendukung tugas-tugas kewilayahan Korem 063/SGJ. (Asep Rusliman)

KOTACIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kodim 0614/Kota Cirebon bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon menggelar latihan pemadaman kebakaran guna meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana kebakaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kemampuan teknis prajurit sekaligus mendukung pengoperasian mobil water tank bantuan dari Kementerian Pertahanan RI. Dengan dukungan sarana tersebut, personel Kodim diharapkan mampu membantu tugas Damkar dalam menangani kebakaran secara cepat dan efektif di wilayah Kota Cirebon. Dalam latihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan materi serta praktik langsung, mulai dari teknik dasar pemadaman api, penggunaan alat pemadam, hingga prosedur penanganan kondisi darurat di lapangan. Hal ini dinilai penting mengingat potensi kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka. Selain peningkatan kapasitas personel, kegiatan ini juga menjadi langkah antisipatif menghadapi musim kemarau panjang yang rawan memicu kebakaran, khususnya di area rawan seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan lahan kering. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Drajat Santoso menegaskan pentingnya latihan tersebut dalam menunjang profesionalisme prajurit serta memperkuat sinergi lintas instansi. “Latihan ini penting agar seluruh personel memiliki kemampuan dasar dalam penanganan kebakaran, sehingga dapat bergerak cepat membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat, terutama di musim kemarau,” ujarnya, Kamis (23/4/2026). Ia berharap latihan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna menjaga kesiapan dan meningkatkan kemampuan personel. Dengan demikian, sinergi antara TNI dan Damkar semakin solid dalam upaya penanggulangan bencana kebakaran. Melalui kegiatan ini, Kodim 0614/Kota Cirebon optimistis seluruh personel mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan, sehingga dapat memberikan respon cepat, tepat, dan profesional demi keselamatan masyarakat serta meminimalisir kerugian akibat kebakaran. (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kodim 0614/Kota Cirebon memberangkatkan sebanyak 40 santri dari berbagai pondok pesantren binaan untuk mengikuti kegiatan Korp Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Rindam III/Siliwangi, Jumat (17/4/2026). Para peserta yang merupakan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat tersebut akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama tiga hari di Dodikjur Rindam III/Siliwangi. Mereka akan mendapatkan berbagai materi mulai dari bela negara, kedisiplinan, kepemimpinan hingga wawasan kebangsaan. Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon, Drajat Santoso, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan generasi muda, khususnya kalangan santri, agar memiliki karakter kuat dan semangat cinta tanah air. Menurutnya, program KKRI juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara TNI dengan pondok pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme. “Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, memperluas wawasan, serta memiliki semangat bela negara sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya. Selama mengikuti pelatihan, para santri akan dibekali materi dasar seperti peraturan baris-berbaris (PBB), pembinaan mental dan karakter, serta penguatan wawasan kebangsaan. Diharapkan, sepulang dari kegiatan tersebut, para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat serta menjadi teladan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,Bidik-kasusnews.com,. Suasana haru dan syukur mewarnai peresmian Kantor Koramil 1715/Kertajati yang berlokasi di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (9/4/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu. Dalam sambutannya, Danramil 1715/Kertajati mengungkapkan kondisi kantor yang dulu sangat memprihatinkan. Namun berkat dukungan penuh dari Dandim dan berbagai pihak, pembangunan kantor Koramil akhirnya rampung. “Pertama kali saya masuk ke Koramil ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Alhamdulillah sekarang, berkat dukungan dari berbagai pihak, kantor Koramil ini bisa terbangun. Hari ini adalah hari bersejarah karena kantor Koramil kita yang kita banggakan akhirnya diresmikan,” ujar Danramil dengan haru. Acara yang digelar di Makoramil 1715/Kertajati itu turut dihadiri oleh Forkopincam Kertajati, para Pasi dan Staf Kodim 0617, para Danramil se-jajaran, Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XXVIII Ny. Fahmi Guruh Rahayu beserta anggota, Camat Kertajati Rizky Ginanjar Satyagraha, Kapolsek Kertajati AKP Diding Sunandi, perwakilan Metland, para Kuwu se-Kecamatan Kertajati, serta anggota Koramil 1715 dan ibu-ibu Persit. Camat Kertajati, Rizky Ginanjar Satyagraha, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peresmian kantor Koramil tersebut. Ia mengakui selama tiga tahun bertugas di Kertajati, dirinya kerap mengeluh karena dari tiga kantor utama (Kecamatan, Polsek, Koramil), hanya kantor Koramil yang kondisinya kurang bagus. “Tapi Alhamdulillah, atas support Bapak Dandim, kantor ini bisa terealisasi. Kami yang bertugas di sini selalu berusaha menjaga kondusivitas. Meskipun wilayah ini terkenal dengan sebutan ‘negara beling’, berkat koordinasi yang baik di tingkat kecamatan, Kertajati kini menjadi wilayah yang kondusif,” ungkap Camat. Dalam sambutannya, Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, menjelaskan bahwa prioritas pembangunan Koramil dari pusat biasanya diberikan kepada Koramil di wilayah terluar. Untuk wilayah Jawa Barat yang dianggap sudah dewasa, pihaknya dituntut mandiri dalam pembangunan. “Dari 8.000 Koramil se-Indonesia, prioritas utama adalah Koramil-Koramil terluar. Makanya di Jawa Barat, kita harus mandiri dalam pembangunan. Saya hanya bisa mengoordinasikan kepada semua stakeholder. Alhamdulillah, pembangunan kantor Koramil Kertajati ini bisa terlaksana dan selesai,” tegas Dandim. Ia juga menyebutkan bahwa tahun ini Angkatan Darat merencanakan pembangunan dua Koramil lainnya di wilayahnya, dan ia berharap dapat terealisasi dengan baik. Rangkaian acara peresmian meliputi pembukaan, doa, sambutan Danramil, sambutan Dandim, penandatanganan prasasti oleh Dandim, gunting pita, foto bersama, ramah tamah, dan ditutup dengan penuh kekeluargaan. Dengan diresmikannya Koramil 1715/Kertajati, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dan sinergitas TNI-Polri-Pemda di Kecamatan Kertajati semakin optimal. (Asep Rusliman)