SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan anggota Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM), santri, dan masyarakat menggelar Aksi Damai Gerakan Darurat Narkoba di Bundaran Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap maraknya peredaran narkotika, minuman keras, dan obat-obatan terlarang di wilayah Pajampangan. Aksi dipimpin langsung Ketua Pusat Jaga Raksa sekaligus Panglima PJTM, Yudi Pratama, yang juga menjabat Ketua Perguruan Sapu Jagat wilayah Pajampangan. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa peredaran narkoba telah menimbulkan dampak yang sangat merugikan masyarakat dan harus segera dihentikan. “Kami menyatakan perang terhadap narkoba. Sudah banyak korban yang menderita bahkan kehilangan nyawa akibat barang haram tersebut. Kami juga menolak segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Pajampangan dan meminta aparat bertindak tegas terhadap para pelakunya,” tegas Yudi. Selain menyerukan penolakan terhadap narkoba, massa aksi juga mendesak aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan ilegal secara menyeluruh demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah unsur, di antaranya Wakil Ketua Jaga Raksa Abah Dendi, Sekretaris Jenderal PJTM Hendrik Firmansyah, perwakilan GANNAS ANNAR MUI Jawa Barat, para ketua DPP berbagai bidang, Ketua PP Kecamatan Surade sekaligus Bendahara Umum JTM Rudiana Marvel, serta ratusan anggota PJTM, santri, dan masyarakat. Pengamanan aksi dilakukan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP Surade, serta personel Polres Sukabumi yang dipimpin KBO bersama anggotanya. Turut hadir Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, dan perwakilan Polsek Ciracap. Dalam kesempatan tersebut, kedua Kapolsek menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya aksi damai sekaligus menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum masing-masing. Usai penyampaian aspirasi di Bundaran Surade, massa kemudian bergerak secara tertib menuju Mapolsek Surade dan melanjutkan perjalanan ke Mapolsek Jampangkulon sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum dalam pemberantasan narkoba. Dukungan juga disampaikan perwakilan MUI Kecamatan Surade, Ustadz Dede. Menurutnya, persoalan narkoba merupakan ancaman serius yang harus dihadapi bersama. “Kami tidak akan tinggal diam melihat narkoba merusak generasi muda. Bersama Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, kami sepakat menolak keras segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Pajampangan,” ujarnya. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, damai, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap sinergi antara warga dan aparat penegak hukum semakin kuat dalam memberantas peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah terasa begitu kental di Kampung Cicariu, RT 08/RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darul Ikhtimam sukses menggelar peringatan tahun baru Islam yang berlangsung khidmat sekaligus penuh kehangatan kebersamaan, Kamis (25/6/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Darul Ikhtimam tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Muda Jalaludin. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, sesepuh kampung, pemuda hingga masyarakat umum, memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi memasuki tahun baru Hijriah. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin sesepuh kampung, Kiai Madsoleh. Suasana religius semakin terasa ketika jamaah bersama-sama melaksanakan istighosah, pembacaan Rotib, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian oleh Ustadz Mu’ij dan Ustadz Sobirin. Tak hanya menghadirkan nuansa spiritual, kegiatan juga diwarnai aksi kepedulian sosial melalui penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa. Santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua RT 08, Ateng, yang mewakili Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi. Dalam sambutannya, Ateng mengapresiasi kekompakan seluruh warga dan panitia yang mampu menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut dengan tertib, aman, dan penuh semangat gotong royong. Peringatan Muharam semakin bermakna dengan hadirnya dua penceramah, yakni Ustadz Nasrullah dan KH. Solahudin, Pimpinan Pondok Pesantren Alim Rugi. Dalam tausiyahnya, keduanya mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebelum memasuki acara malam hari, masyarakat juga disuguhkan berbagai penampilan dari generasi muda. Anak-anak Kampung Cicariu tampil membawakan lesengan dan pidato Islami yang mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Penampilan tersebut menjadi bukti keseriusan IRMAS dalam membina karakter dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Ustadz Muda Jalaludin menjelaskan, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan Muharam bukan sekadar hiburan, tetapi merupakan bagian dari pembinaan generasi penerus agar mencintai masjid, berani tampil di depan umum, serta memiliki bekal keagamaan yang kuat sejak kecil. Acara berlangsung lancar hingga penghujung malam dan ditutup dengan doa bersama yang kembali dipimpin oleh Kiai Madsoleh. Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, IRMAS dan DKM Darul Ikhtimam berharap semangat hijrah tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas ibadah, dan menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas tata kelola pembangunan daerah. Dalam kondisi tersebut, peran pers dinilai semakin penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat serta mengawasi jalannya program pembangunan agar tetap berpihak kepada masyarakat. Hal itu menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan bertema “Peran Pers Menyikapi Efisiensi Anggaran Dalam Pembangunan Kota Sukabumi” yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Lembursitu, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan insan media untuk berdiskusi mengenai tantangan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran. Ketua Panitia Amir Mahmud atau biasa disapa Bah Amir mengatakan, media memiliki kontribusi besar dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pers akan membantu menciptakan suasana yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan. Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti menyampaikan bahwa efisiensi anggaran harus dipandang sebagai upaya untuk memaksimalkan manfaat penggunaan dana publik. Oleh karena itu, keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi bagian penting agar setiap kebijakan dapat dipahami secara menyeluruh. Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani, menegaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyebarluaskan informasi, media juga berperan memberikan masukan dan kritik yang konstruktif demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik. Menurut Tantan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan media dalam menyampaikan berbagai capaian pembangunan maupun tantangan yang sedang dihadapi. Dengan informasi yang berimbang, masyarakat dapat mengetahui alasan di balik penentuan prioritas program di tengah keterbatasan anggaran. Dalam forum tersebut, para peserta juga membahas pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik di era digital. Arus informasi yang sangat cepat menuntut media untuk tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers semakin erat. Kolaborasi yang kuat diyakini dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan demi kemajuan Kota Sukabumi. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Operasi Gabungan (Opsgab) Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 yang dilaksanakan P3DW Kota Sukabumi mencatat hasil menggembirakan. Dalam waktu tiga hari, petugas berhasil menghimpun penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp100.774.600 dari pembayaran langsung yang dilakukan wajib pajak di lokasi operasi. Keberhasilan tersebut menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan. Kegiatan yang didukung melalui cost sharing opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari APBD Pemerintah Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026 itu digelar secara berturut-turut pada 23 hingga 25 Juni 2026. Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Pengendalian Pajak Daerah, Rahmat Hidayat, S.Kom., S.E., M.M., mengatakan operasi gabungan tidak hanya bertujuan melakukan pemeriksaan administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber pendanaan pembangunan daerah. Selama pelaksanaan operasi, petugas berhasil menghentikan dan memeriksa sebanyak 1.714 kendaraan bermotor, terdiri dari 1.491 kendaraan roda dua dan 223 kendaraan roda empat. Dari jumlah tersebut. Sementara 130 kendaraan langsung melakukan pembayaran pajak di tempat, sementara 104 wajib pajak lainnya membuat surat pernyataan kesanggupan untuk segera melunasi kewajibannya. Capaian terbesar diperoleh pada hari pertama pelaksanaan di kawasan Superindo Ciaul, Selasa (23/6/2026), dengan penerimaan mencapai Rp39.386.800. Selanjutnya operasi di Jalan Otto Iskandardinata menghasilkan penerimaan Rp32.234.300, sedangkan kegiatan di Jalan Cemerlang menyumbang penerimaan sebesar Rp29.153.500. Menariknya, kontribusi terbesar penerimaan masih berasal dari kendaraan roda empat yang mencapai Rp69.015.400 atau sekitar 68 persen dari total penerimaan. Sementara kendaraan roda dua memberikan kontribusi sebesar Rp31.633.200. Menurut Rahmat, hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan jemput bola yang dilakukan melalui operasi gabungan terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Kehadiran layanan pembayaran di lokasi operasi memudahkan masyarakat yang selama ini belum sempat melakukan pembayaran pajak kendaraannya. Selain menghasilkan penerimaan yang cukup signifikan, operasi gabungan juga memberikan gambaran kondisi kepatuhan wajib pajak kendaraan di lapangan. Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menyusun strategi peningkatan pendapatan daerah pada sektor pajak kendaraan bermotor di masa mendatang. Dengan torehan penerimaan lebih dari Rp100 juta hanya dalam kurun tiga hari, Opsgab PKB 2026 menjadi salah satu capaian positif dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah. “Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, P3DW, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan melalui peningkatan penerimaan pajak daerah,” terang Rahmat. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana penuh kebahagiaan dan kehangatan mewarnai kawasan Wisata Pantai Kalaju, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 100 anak yatim dari Desa Cipeundeuy dan Desa Sukatani mengikuti kegiatan Gebyar Muharam 1448 Hijriah dan Lebaran Anak Yatim yang digelar Yayasan Mandala Ratu Amanah bekerja sama dengan Pemerintah Desa Cipeundeuy. Kegiatan yang berlangsung sejak siang hari tersebut menjadi momentum berbagi sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan secara duet oleh Mufid Abdillah dan Salik Mansur, menciptakan suasana khidmat sebelum rangkaian kegiatan dimulai. Tidak hanya menerima santunan, anak-anak yatim juga diajak menikmati berbagai kegiatan kebersamaan. Mereka bermain di area pantai, berdoa bersama, serta menikmati makan siang bersama para pengurus yayasan, perangkat desa, dan tamu undangan yang hadir. Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi yang juga merupakan Pembina Yayasan Mandala Ratu Amanah hadir langsung memimpin kegiatan. Ia didampingi Ketua Yayasan Mandala Ratu Amanah Muhammad Ridwan, jajaran lembaga desa, tokoh masyarakat, serta para donatur yang turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara tersebut. Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bakang Anwar As’Adi bersama istrinya Ny. Rosmaya, Ketua Yayasan Mandala Ratu Amanah, Ketua BPD, serta sejumlah tokoh masyarakat. Lantunan sholawat yang mengiringi prosesi penyerahan bantuan semakin menambah suasana haru dan penuh rasa syukur. Dalam sambutannya, Bakang Anwar As’Adi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan ditingkatkan. “Kami bersyukur dapat berbagi kebahagiaan dengan adik-adik yatim dalam momentum Tahun Baru Islam ini. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Allah SWT,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan mitra yang telah mendukung kegiatan, di antaranya PT Mayora melalui Aji, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, PT BCL, PT Anugrah Buana Indonesia (ABI), serta berbagai pihak lainnya yang turut berpartisipasi. Melalui kegiatan ini, Bakang berharap semangat Muharam dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan menjadikan momentum hijrah sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih baik. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh dirinya sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar keberkahan senantiasa menyertai masyarakat Desa Cipeundeuy dan sekitarnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Nama Nadia Putri Ramadhani kini menjadi salah satu harapan baru Kota Sukabumi di dunia modeling anak. Gadis belia sarat prestasi tersebut akan mewakili Jawa Barat dalam ajang Miss Bintang Indonesia (MBI) Kids 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang. Keikutsertaan Nadia dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu menjadi pencapaian yang membanggakan. Pasalnya, putri pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti tersebut berhasil lolos setelah mengikuti serangkaian proses seleksi dan audisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Bagi Nadia, kesempatan tampil di Miss Bintang Indonesia Kids 2026 bukan sekadar mengikuti kompetisi. Ajang tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, sekaligus membawa nama baik Kota Sukabumi ke tingkat yang lebih tinggi. Sejak beberapa tahun terakhir, Nadia aktif mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi modeling. Pengalaman yang diperolehnya dari satu event ke event lainnya menjadi bekal berharga dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan tampil di depan umum, serta memperluas wawasan di bidang seni. Meski usianya masih muda, Nadia memiliki tekad besar untuk terus berkembang. Ia menyadari bahwa persaingan di dunia modeling dan seni tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk terus mencoba. “Kerja keras saya dari event ke event untuk menggembleng diri dan menjadi inspirasi bagi kawula muda di bidang modeling. Persaingan di dunia seni ini tak datang tiba-tiba, tapi lewat kreativitas dan inovasi seni yang ditopang dengan keberanian dan keseriusan serta dukungan orang terdekat,” ujar Nadia, Rabu (24/6/2026). Semangat yang dimiliki Nadia mendapat dukungan penuh dari keluarga yang selama ini menjadi penyemangat dalam setiap langkahnya. Dukungan tersebut menjadi modal penting bagi Nadia untuk tampil maksimal saat bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia. Selain mengejar prestasi, Nadia juga ingin membuktikan bahwa anak-anak Sukabumi memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain. Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani mengejar mimpi dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Dengan persiapan yang terus dimatangkan menjelang pelaksanaan kompetisi, Nadia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik. Ia pun berharap dapat membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Jawa Barat dan Kota Sukabumi di ajang Miss Bintang Indonesia Kids 2026. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Sejumlah proyek prioritas mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas masyarakat. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Pemerintah daerah berupaya memaksimalkan sumber pendanaan yang tersedia, terutama dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar program yang telah direncanakan tetap berjalan. Ayep menegaskan, beberapa proyek fisik yang saat ini sedang dilaksanakan antara lain penataan Jalan Pasar Gudang, pembangunan trotoar di kawasan depan Setukpa, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh, serta perbaikan Jalan Prana. “Yang sedang dikerjakan saat ini selain Jalan Pasar Gudang adalah trotoar di depan Setukpa, pembangunan kantor kecamatan di Gunungpuyuh, dan perbaikan Jalan Prana. Pekerjaan itu mulai berjalan bulan Juni-Juli,” ujarnya, Rabu (24/6/2026). Lebih jauh dia menjelaskan, pembangunan tersebut difokuskan pada kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat. Penataan trotoar, misalnya, ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki. Sementara pembangunan kantor Kecamatan Gunungpuyuh ungkapnya diharapkan mampu menunjang pelayanan publik yang lebih optimal. Selain proyek yang dibiayai APBD Kota Sukabumi, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penanganan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jalan Merbabu. Ruas jalan tersebut rencananya akan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini. Sebelum pekerjaan utama dilaksanakan, Pemkot Sukabumi telah melakukan penanganan sementara berupa penambalan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan. “Untuk Jalan Merbabu tahun ini akan ditangani oleh provinsi. Namun sebagian titik yang rusak sudah kami lakukan penambalan terlebih dahulu,” kata Ayep. Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperoleh dana insentif sekitar Rp2 miliar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program prioritas. Sebagian anggaran akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan sebagian lainnya digunakan untuk pengembangan fasilitas pengelolaan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat penanganan persoalan lingkungan yang semakin kompleks seiring meningkatnya volume sampah perkotaan. Tak hanya itu, Pemkot Sukabumi juga tengah mempersiapkan Program Sapu Bersih yang akan menyasar berbagai wilayah kota guna meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ayep menilai pembangunan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan merupakan dua sektor yang harus berjalan beriringan. Karena itu, pemerintah tidak hanya fokus membangun sarana fisik, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan nyaman. “Nanti program Sapu Bersih juga akan berjalan. Kami ingin lingkungan Kota Sukabumi semakin bersih dan sampah yang berserakan bisa terus berkurang,” ujarnya. Meski masih menghadapi tantangan keterbatasan fiskal, Pemkot Sukabumi optimistis pembangunan dapat terus berlanjut. Pemerintah juga berharap dukungan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat segera terealisasi untuk memperkuat kapasitas anggaran daerah. Ayep menegaskan pihaknya akan terus mencari berbagai peluang pendanaan guna memastikan program pembangunan tidak terhambat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Saya minta warga tetap optimistis karena pemerintah akan terus mencari berbagai peluang pendanaan guna mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor,” pungkasnya. Usep
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna Ke-7 Tahun Sidang 2026 di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari tindak lanjut pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) prakarsa DPRD hingga tahapan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali didampingi Wakil Ketua II DPRD H. Usep. Hadir pula Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya. Dalam agenda pertama, seluruh fraksi DPRD menyampaikan tanggapan atas pendapat Bupati Sukabumi terhadap tiga Raperda prakarsa DPRD yang dinilai memiliki dampak strategis bagi pembangunan daerah. Ketiga Raperda tersebut meliputi Raperda tentang Desa, Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, serta Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh. Pandangan fraksi disampaikan secara bergantian oleh perwakilan masing-masing fraksi sebagai bentuk penguatan terhadap substansi regulasi yang tengah disusun. Pembahasan ini menjadi bagian dari proses harmonisasi antara legislatif dan eksekutif dalam menghasilkan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi. Pada agenda berikutnya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas membacakan jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian jawaban tersebut menjadi tahapan penting sebelum memasuki pembahasan lebih rinci di tingkat komisi dan Badan Anggaran. DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati jadwal pembahasan lanjutan, yakni pada 24 hingga 26 Juni 2026 pembahasan dilakukan di masing-masing komisi bersama mitra kerja perangkat daerah. Selanjutnya, pada 29 Juni 2026 pembahasan akan dilanjutkan di Badan Anggaran bersama pimpinan komisi dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sebelum akhirnya ditetapkan dalam rapat paripurna pengambilan keputusan pada 30 Juni 2026. Selain itu, rapat paripurna juga menetapkan penugasan alat kelengkapan dewan untuk membahas ketiga Raperda yang sedang berproses. Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan ditugaskan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Raperda tentang Desa dibahas oleh Komisi I, sedangkan Raperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh menjadi tanggung jawab Komisi II. Pada agenda terakhir, DPRD mengumumkan perubahan susunan keanggotaan alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Perubahan tersebut dilakukan berdasarkan usulan resmi fraksi dan menjadi bagian dari penyesuaian komposisi keanggotaan alat kelengkapan DPRD masa jabatan 2024–2029. Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian pembahasan berbagai regulasi daerah serta memastikan proses evaluasi pertanggungjawaban APBD berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon terus mendorong transformasi digital di lingkungan kerja dengan meluncurkan SIKEJAP (Sistem Informasi Kepegawaian RSUD Jampangkulon), sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi kepegawaian secara terintegrasi. Melalui kegiatan sosialisasi, seluruh perwakilan unit kerja dan pegawai diperkenalkan dengan sistem baru tersebut. Sosialisasi dipimpin oleh Kasubbag Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan internal rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menjelaskan bahwa SIKEJAP hadir sebagai layanan mandiri sekaligus pusat bantuan kepegawaian yang memungkinkan pegawai mengakses berbagai layanan administrasi secara lebih cepat, mudah, dan transparan. Menurutnya, penerapan sistem digital ini bertujuan untuk menyederhanakan proses birokrasi, memperkuat keamanan data, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi kepegawaian di lingkungan rumah sakit. “Melalui SIKEJAP, setiap pegawai dapat memantau proses pengajuan layanan secara langsung dan real-time, sehingga pelayanan menjadi lebih transparan dan akuntabel,” ujar Lia, Selasa (23/6/2026). Dalam pemaparannya, terdapat empat fitur utama yang menjadi unggulan SIKEJAP, yakni sentralisasi layanan administrasi kepegawaian, pengelolaan cuti secara digital, layanan bantuan berbasis tiket (helpdesk), serta digitalisasi penyimpanan dan pengelolaan naskah dinas. Keberadaan sistem ini diharapkan mampu mendukung tata kelola kepegawaian yang lebih modern, terukur, dan terintegrasi. Selain itu, SIKEJAP menjadi salah satu langkah strategis RSUD Jampangkulon dalam mempercepat adaptasi teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Dengan implementasi SIKEJAP, RSUD Jampangkulon optimistis dapat menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih responsif, efisien, dan sesuai dengan tuntutan era digital. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi mulai mengakselerasi pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang masuk dalam agenda strategis Pemerintah Kota Sukabumi tahun 2026. Fokus pembangunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan infrastruktur dasar, tetapi juga mendukung pelayanan publik dan penataan kawasan perkotaan. Sekretaris DPUTR Kota Sukabumi, Muhammad Sahid, mengatakan setiap bidang di lingkungan DPUTR memiliki peran dalam menjalankan program prioritas pemerintah daerah, mulai dari pembangunan jalan, gedung pemerintahan, pengelolaan sumber daya air, hingga kawasan permukiman. Menurutnya, dari delapan program strategis yang telah ditetapkan, dua di antaranya sudah memasuki tahap pelaksanaan. Salah satunya adalah penataan Jalan Gudang yang kini telah rampung dan resmi diserahterimakan. “Jalan Gudang sudah selesai dikerjakan dan saat ini sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Ini menjadi salah satu program yang berhasil diselesaikan pada tahun ini,” ujar Sahid, Selasa (23/6/2026). Sementara itu, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh mulai memasuki tahap konstruksi. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 174 hari kerja dan diharapkan dapat digunakan pada akhir November 2026. Pembangunan kantor kecamatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kebutuhan sarana pemerintahan yang lebih representatif bagi masyarakat Kecamatan Gunungpuyuh. Selain program strategis, DPUTR juga tengah melaksanakan pembangunan pedestrian yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi. Meski tidak masuk dalam daftar delapan program strategis, proyek tersebut menjadi salah satu prioritas karena berkaitan dengan penataan kawasan perkotaan dan kenyamanan pejalan kaki. Sahid menjelaskan, pembangunan pedestrian ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mempercantik wajah kota sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan tamu yang berkunjung ke kawasan pendidikan kepolisian. “Pedestrian ini merupakan kebutuhan lapangan. Kawasan tersebut cukup sering menerima kunjungan tamu sehingga perlu didukung sarana yang lebih baik dan nyaman,” katanya. DPUTR juga tengah menyiapkan pelaksanaan pembangunan Jalan Prana yang akan dibiayai melalui anggaran perubahan tahun 2026. Proyek dengan nilai sekitar Rp2,2 miliar itu ditargetkan mulai dikerjakan pada awal hingga pertengahan Juli mendatang. Di luar program-program yang telah direncanakan, DPUTR tetap melakukan penanganan kerusakan jalan melalui kegiatan pemeliharaan dan tambal sulam di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi kerusakan yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan. “Penanganan darurat terus berjalan karena usulan yang masuk cukup banyak. Hampir setiap minggu ada permohonan yang harus segera ditindaklanjuti, terutama yang berkaitan dengan kondisi jalan,” jelas Sahid. Ia menegaskan, percepatan pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, konektivitas wilayah, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. (Usep)