AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com              Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Satlantas Polres HSU membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar Lapangan Pahlawan, Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 Wita tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya semangat nasionalisme. Sejumlah personel Satlantas Polres HSU turun langsung membagikan bendera kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan. Selain menjadi simbol peringatan kemerdekaan, pembagian bendera tersebut juga diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Momentum peringatan kemerdekaan dinilai tidak hanya sebatas memasang atribut merah putih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air. Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 12.05 Wita. Selama pelaksanaan, pembagian bendera berjalan tertib, aman dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas di sekitar lokasi. Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres HSU turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Semangat Merah Putih diharapkan tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam menjaga persatuan, kebersamaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)

PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com            Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Apel Pergeseran Pasukan Operasi Aman Nusa II dalam rangka penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 Polda Sumsel. Kegiatan apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Apel pergeseran pasukan menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel yang terlibat dalam operasi memahami tugas, tanggung jawab, serta pola penanganan Karhutla di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Dansat Brimob Polda Sumsel bersama personel lainnya menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Aman Nusa II. Satbrimob Polda Sumsel siap mengerahkan kemampuan dan personelnya untuk membantu upaya pencegahan, penanggulangan, serta penanganan Karhutla secara cepat dan terukur. Operasi Aman Nusa II juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan melalui edukasi dan patroli akan terus dilakukan, disertai kesiapan personel dalam menghadapi apabila terjadi Karhutla. Melalui kegiatan apel pergeseran pasukan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan mengedepankan keselamatan selama berada di lapangan. Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus mendukung Polda Sumsel dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta membantu penanggulangan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com            Personel Subden 2 Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan penanganan Unexploded Ordnance (UXO) berupa granat nanas serta sterilisasi lokasi di wilayah hukum Polsek Sukarame Polrestabes Palembang, Jumat (14/8/2026). Kegiatan, bertempat di Aspol Punti Kayu Blok Perwira No. 107, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang. Dalam kegiatan tersebut, satu unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel dipimpin oleh PS. Kasubden 2 Jibom AKP Wuli Hartoyo. Setibanya di lokasi, personel berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Sukarame untuk memastikan penanganan benda yang diduga UXO berupa granat nanas dapat dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan. Personel Jibom selanjutnya melaksanakan penanganan terhadap UXO tersebut sekaligus melakukan sterilisasi di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat benda berbahaya lainnya. Setelah proses penanganan selesai, dilakukan serah terima BAP temuan kepada Kanit Reskrim Polsek Sukarame. UXO berupa granat nanas yang telah diamankan selanjutnya dibawa ke Lapangan Tembak Detasemen Gegana untuk proses pendisposalan yang direncanakan dilaksanakan pada Sabtu pagi. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dan situasi dinyatakan aman, personel Detasemen Gegana kembali menuju Mako Detasemen Gegana dan tiba dengan aman. Hasil kegiatan, penanganan UXO berupa granat nanas berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur. Dari hasil sterilisasi, tidak ditemukan benda berbahaya lainnya di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya UXO diamankan di Lapangan Tembak Detasemen Gegana untuk proses pendisposalan. Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan setiap temuan benda yang diduga berbahaya dapat ditangani secara profesional, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Tiga titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Sabtu (15/8/2026). Petugas gabungan langsung melakukan pengecekan lapangan dan upaya pemadaman untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas. Kegiatan monitoring dan penanganan karhutla tersebut dilakukan sejak sekitar pukul 09.00 WITA dengan menyasar wilayah Desa Mawar Sari dan Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Informasi mengenai titik panas diperoleh melalui pemantauan aplikasi Lancang Kuning dan Sipongi. Dari hasil pemantauan, terdapat tiga titik hotspot dengan tingkat kepercayaan kategori medium. Dua titik terdeteksi berada di wilayah Desa Mawar Sari, masing-masing terpantau melalui satelit SNPP-NASA dan NOAA-20 NASA. Sementara satu titik lainnya berada di Desa Pinangkara yang terpantau melalui satelit NOAA-20 NASA. Tim gabungan kemudian mendatangi lokasi berdasarkan koordinat yang tersedia serta berkoordinasi dengan BPBD, aparatur desa dan masyarakat setempat. Upaya pemadaman dan pemantauan dilakukan secara bersama-sama untuk mengendalikan potensi penyebaran api. Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kawasan yang terdampak merupakan lahan gambut dengan kondisi relatif lembap. Vegetasi di sekitar lokasi berupa semak belukar, bondong dan purun. Berdasarkan keterangan aparatur Desa Pinangkara, api diketahui mulai terlihat sekitar pukul 01.00 WITA. Pada dua titik di Desa Mawar Sari, tim berada sekitar 1,2 kilometer dari lokasi hotspot. Kondisi medan membuat titik api belum dapat dijangkau secara langsung oleh petugas. Sementara pada titik ketiga di Desa Pinangkara, tim dapat mendekati lokasi hingga sekitar 50 meter. Di titik tersebut, petugas menemukan kondisi masih berasap dan langsung melakukan pembasahan. Setelah dilakukan penanganan, kondisi lahan dilaporkan sudah padam. Dari hasil ground check sementara, luas lahan yang diperkirakan terdampak kebakaran mencapai sekitar 2 hektare. Dalam laporan awal, faktor panas dan angin kencang disebut turut menjadi kondisi yang berpengaruh terhadap kejadian tersebut. Penanganan melibatkan personel kepolisian bersama unsur Koramil, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga setempat. Personel Polres HSU yang terlibat di antaranya Ipda Sulistono, Aipda Rofik PN, Aipda Sahat MTS, Bripka Sugeng Ari dan Brigpol Ari Sujadmiko. Selain melakukan pemadaman, petugas juga terus memantau perkembangan titik panas guna mengantisipasi munculnya kembali api maupun perluasan area terdampak. Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya saat kondisi cuaca panas dan angin kencang. Pemantauan secara cepat dan pelaporan apabila menemukan titik api dinilai penting untuk mempercepat penanganan di lapangan. Situasi terkini di lokasi terus dipantau dan perkembangan penanganan karhutla akan dilaporkan lebih lanjut. (Agus)

BANJANG, Bidik-kasusnews.com                  Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Polsek Banjang secara berkala memantau perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, Minggu (15/8/2026). Monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WITA tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan pengelolaan lahan pertanian berjalan dengan baik. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan tercatat sebagai lahan mandiri binaan Polri. Berdasarkan hasil pemantauan, jagung ditanam pada 12 Mei 2026 dan telah memasuki usia sekitar 97 hari setelah tanam (HST). Komoditas yang dibudidayakan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram atau sekitar 100 bungkus. Dalam perawatannya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit. Sementara untuk pengendalian gulma digunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan dan perawatan tanaman masih dilakukan secara manual. Tanaman tersebut ditargetkan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Monitoring secara langsung menjadi salah satu bentuk pendampingan guna mengetahui kondisi tanaman serta perkembangan lahan dari waktu ke waktu. Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Noryadi, Brigadir Fahmi R dan Briptu Alvito G. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman, lancar dan terkendali. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banjang menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian sekaligus mendorong optimalisasi lahan produktif di wilayah HSU. Pendampingan diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan produksi jagung dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. (Agus)

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                  Polsek Babirik Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan. Monitoring dilakukan pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA di lahan pertanian Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Dalam kegiatan tersebut, petugas memantau lahan jagung milik Bahri, yang juga merupakan Ketua Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Lahan yang ditanami jagung tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan dikelola secara berkelompok. Berdasarkan hasil pemantauan, penanaman jagung dilakukan pada 21 Juli 2026. Tanaman saat ini memasuki usia sekitar 23 hari setelah tanam (HST) dengan jenis jagung yang dibudidayakan merupakan jagung pakan. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, kelompok tani menggunakan benih Bisi 18 sebanyak 75 kilogram atau sekitar 75 bungkus. Sementara pupuk yang digunakan yakni NPK Mutiara 16.16.16, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Hasil monitoring juga mencatat tanaman masih dalam tahap awal pertumbuhan. Perkiraan masa panen ditargetkan sekitar 21 November 2026, dengan proses pengolahan lahan dan perawatan tanaman sejauh ini masih dilakukan secara manual. Kegiatan monitoring tersebut menjadi bagian dari pendampingan kepolisian terhadap sektor pertanian, khususnya dalam memastikan perkembangan tanaman pangan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Melalui pemantauan secara berkala, Polsek Babirik berupaya membangun komunikasi dengan para petani sekaligus mendorong pengelolaan lahan pertanian secara optimal. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas jagung dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten HSU, Jumat (14/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Murung Sari, Amuntai, sekitar pukul 13.20 hingga 13.50 Wita tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan para pengemudi ojol untuk membahas berbagai persoalan yang mereka hadapi sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolres HSU didampingi Kabag Ren, Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Polres HSU. Sementara dari komunitas ojol hadir sekitar 15 pengemudi yang berasal dari Grab, Gojek dan layanan delivery di Amuntai. Suasana pertemuan berlangsung santai. Selain makan siang bersama, kegiatan diisi dengan diskusi terbuka dan foto bersama. Pengemudi Sampaikan Persoalan Tarif dan BBM Dalam dialog tersebut, para pengemudi menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan aktivitas mereka di lapangan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kendala tarif ojol yang dinilai berpengaruh terhadap pendapatan pengemudi. Selain itu, mereka juga menyampaikan keluhan terkait sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU, yang antara lain dikaitkan dengan keberadaan pelangsir. Persoalan tersebut menjadi bahan komunikasi antara komunitas ojol dan pihak kepolisian sehingga berbagai kondisi yang berkembang di lapangan dapat diketahui secara langsung. Kapolres Ingatkan Ojol Tak Mudah Terprovokasi Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agus Nuryanto mengajak para pengemudi ojol untuk ikut menjaga situasi kamtibmas, terutama menjelang momentum HUT ke-81 RI. Kapolres mengingatkan agar masyarakat, termasuk komunitas ojol, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial. Para pengemudi juga diminta tidak sembarangan meneruskan informasi yang bersifat provokatif karena dapat memicu keresahan, kesalahpahaman, bahkan konflik di tengah masyarakat. “Periksa terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya,” menjadi salah satu pesan penting dalam pertemuan tersebut. Selain menjaga kondusivitas wilayah, komunitas ojol juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan serta mengutamakan keselamatan ketika menjalankan aktivitas di jalan raya. Waspadai Paket Mencurigakan Kapolres juga mengingatkan para pengemudi ojol agar meningkatkan kewaspadaan ketika menerima atau mengantarkan paket yang mencurigakan. Apabila terdapat paket yang diduga berisi barang terlarang, termasuk narkotika, pengemudi diminta tidak mengambil tindakan sendiri dan segera menghubungi pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari langkah cipta kondisi Polres HSU untuk menjaga keamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Komunikasi antara polisi dan komunitas ojol diharapkan terus terbangun sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat disampaikan dan dicari solusinya secara bersama-sama. Melalui pendekatan dialogis tersebut, Polres HSU menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. (Agus)

LUBUKLINGGAU, Bidik-kasusnews.com      Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan personel Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor melalui program Jumat Berkah. Sebanyak nasi kotak dan air mineral dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah kawasan Kota Lubuklinggau, Jumat (14/8/2026). Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sejak pagi dengan menyasar masyarakat yang beraktivitas mencari nafkah, di antaranya pekerja harian dan pedagang kecil di sejumlah titik di wilayah Kota Lubuklinggau. Bagi personel Brimob, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan makanan. Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan warga. Respons positif pun terlihat dari masyarakat yang menerima bantuan. Meski sederhana, paket makanan dan air mineral tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari. Brimob Hadir Tak Hanya Saat Menjaga Keamanan Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M., M.H., mengatakan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial personel kepada masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana kehadiran anggota Polri dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat secara langsung,” ujar AKBP Andiyano. Ia menambahkan, nilai sebuah kebaikan tidak selalu diukur dari besar kecilnya bantuan. Kepedulian yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi berarti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan. Karena itu, kegiatan sosial serupa akan terus didorong sebagai bagian dari pengabdian personel kepada masyarakat. Wujudkan Polri yang Humanis Program Jumat Berkah sekaligus menjadi ruang bagi personel Batalyon B Pelopor untuk membangun komunikasi sosial dengan masyarakat. Interaksi langsung tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang humanis serta pesan Polda Sumatera Selatan, “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?” Melalui semangat tersebut, personel Brimob berupaya menumbuhkan kepedulian, kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Dengan semangat “Setia, Berani, Ikhlas”, Batalyon B Pelopor berkomitmen untuk terus hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata. Jumat Berkah di Lubuklinggau menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan membangun kemanusiaan dapat berjalan beriringan—karena polisi hadir bukan hanya untuk mengayomi, tetapi juga untuk peduli. (Agus)

PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com            Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, personel Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sumatera Selatan melaksanakan geladi upacara di Mapolda Sumsel, Jumat (14/8/2026). Kegiatan geladi dipimpin oleh Plt. Kasubagrenmin Satbrimob Polda Sumsel Kompol. Mokhlis, S.H., selaku Koordinator Upacara. Geladi tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan seluruh personel sekaligus memantapkan setiap rangkaian dan tahapan upacara agar dapat berjalan dengan tertib, disiplin, khidmat, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaannya, personel mengikuti berbagai tahapan geladi dengan penuh kesungguhan. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kesiapan petugas, kekompakan, ketepatan gerakan, serta koordinasi antarpersonel yang terlibat dalam pelaksanaan upacara. Kompol. Mokhlis menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesiapsiagaan seluruh personel sehingga pada pelaksanaan upacara nantinya setiap petugas dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Geladi upacara juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat rasa cinta tanah air di lingkungan personel Satbrimob Polda Sumsel. Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan kesiapan yang telah dilakukan melalui geladi secara maksimal, personel Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen memberikan yang terbaik dalam mendukung kelancaran Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), kembali melakukan monitoring perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan di wilayah Kecamatan Banjang. Pemantauan dilakukan pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.15 Wita di lahan pertanian Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut merupakan lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan dan menjadi bagian dari lahan binaan Polri. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 kini telah memasuki usia 96 hari setelah tanam (HST). Pertumbuhan tanaman terpantau mencapai ketinggian sekitar 2 hingga 2,14 meter. Tanaman yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Untuk lahan seluas 4 hektare tersebut, petani menggunakan sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus benih. Dalam proses pemeliharaan, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma dilakukan dengan herbisida Basmilang. Pengolahan serta perawatan lahan masih dilakukan secara manual. Jika pertumbuhan tanaman berjalan sesuai perkiraan, lahan jagung tersebut ditargetkan memasuki masa panen sekitar 10 Oktober 2026. Polisi Kawal Perkembangan Lahan hingga Panen Monitoring rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang terus berjalan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk pendampingan kepolisian terhadap masyarakat petani. Dengan pemantauan langsung, kondisi tanaman dan lahan dapat diketahui secara berkala sehingga setiap perkembangan maupun kendala yang muncul dapat segera dilaporkan. Empat personel Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring yakni Aiptu Soeyatmin, Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi. Budidaya jagung pakan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi petani sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan bahan baku pakan serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten HSU. Polsek Banjang akan terus melakukan pemantauan terhadap lahan tersebut hingga memasuki masa panen. Hasil monitoring menjadi bagian dari evaluasi perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang. (Agus)