Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Minggu (16/8/2026), personel Polsek Banjang turun langsung memantau perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU.
Monitoring tersebut dilaksanakan sekitar pukul 11.00 Wita sebagai bentuk pendampingan sekaligus memastikan perkembangan lahan pertanian yang menjadi bagian dari program swasembada jagung binaan Polri.
Lahan yang dipantau memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi dan dikelola secara perorangan oleh Sadikin. Tanaman tersebut menggunakan benih jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 dengan kebutuhan bibit sebanyak 100 kilogram.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 itu kini telah berusia sekitar 98 hari. Tinggi tanaman berkisar antara 2 hingga 2,1 meter.
Dengan kondisi tersebut, tanaman diperkirakan memasuki masa panen pada sekitar 10 Oktober 2026, tentunya dengan tetap mempertimbangkan perkembangan tanaman dan kondisi di lapangan.
Dalam perawatan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses pengolahan lahan dan kegiatan pertanian masih dilakukan secara manual.
Kegiatan monitoring dilakukan oleh Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Kehadiran personel di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan petani serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Banjang.
Monitoring secara berkala dinilai penting untuk mengetahui kondisi tanaman, perkembangan lahan serta berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani selama proses budidaya hingga masa panen.
Polsek Banjang memastikan kegiatan monitoring berlangsung aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga terpantau kondusif.
Melalui pendampingan tersebut, kepolisian turut mendorong optimalisasi lahan pertanian dan peningkatan produktivitas jagung sebagai salah satu komoditas yang mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
(Agus)