SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sikap politik tak biasa ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Rojab Asy’ari. Ia memilih menurunkan foto Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang sebelumnya terpampang di ruang kerjanya. Hal itu dilakukan sebagai sikap pribadinya setelah mencermati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan yang berkaitan dengan persyaratan pencalonan Wakil Presiden. Rojab menyoroti bagian fakta persidangan yang menurut pemahamannya berkaitan dengan belum ditemukannya pembuktian mengenai kesetaraan ijazah Gibran dengan ijazah sekolah menengah atas (SMA). “Ya, sikap politik saya kan kayak gitu. Kebetulan di ruangan ada foto Gibran. Saya menyikapi putusan MK kemarin,” ujar Rojab kepada wartawan, Rabu (7/10/2026). Menurut Rojab, persoalan tersebut menjadi titik penting yang membuatnya mengambil keputusan untuk sementara mencopot foto Gibran dari ruang kerjanya. “Di salah satu fakta persidangan terungkap bahwa Mahkamah Konstitusi belum menemukan ijazah Gibran itu setara. Pada fakta persidangan itu dijelaskan begitu,” katanya. Rojab bahkan memberikan penekanan khusus bahwa sikapnya bukan lahir karena dirinya menolak MK. Ia justru mengaku menghormati putusan lembaga tersebut, tetapi memilih mencermati bagian-bagian fakta persidangan yang menurutnya masih menyisakan pertanyaan. “Bukan masalah penolakan MK terhadap gugatan Deni Indrayana. Digarisbawahi, berkaitan dengan ijazah itu, Mahkamah Konstitusi tidak pernah menerima atau menemukan pembuktian bahwa ijazah Gibran setara SMA,” tegasnya. Dari situlah Rojab mengambil sikap. Foto Gibran diturunkan, tetapi tidak dibuang. Foto tersebut diserahkan kepada Sekretariat DPRD Kota Sukabumi untuk disimpan sementara. “Ini sikap politik saya, dan sementara saya turunkan dulu sampai nanti ada fakta hukum lain yang menyatakan bahwa ijazah Gibran itu memang sudah setara ijazah SMA,” ujarnya. Bagi Rojab, langkah tersebut menjadi bentuk penegasan bahwa dirinya memilih menunggu kepastian hukum sebelum kembali memajang foto Wakil Presiden di ruang kerjanya. Ia pun berhati-hati menempatkan sikap tersebut. Rojab tidak menyatakan bahwa persoalan ijazah Gibran telah terbukti bermasalah. Ia hanya menjadikan apa yang dipahaminya sebagai fakta persidangan sebagai dasar sikap politik pribadi. “Ini sifatnya sementara. Berkaitan dengan itu ada pelanggaran atau tidak, penurunan itu sebenarnya tidak. Ini tetap disimpan baik-baik sampai adanya pembuktian secara sah terkait ijazah tersebut,” tuturnya. Sikap Rojab juga tidak dimaksudkan sebagai instruksi kepada anggota DPRD lainnya. Ia menegaskan keputusan tersebut hanya berlaku di ruang kerjanya dan tidak mewakili lembaga DPRD Kota Sukabumi. “Kebetulan di ruangan saya ada foto Gibran, jadi saya tidak memaksakan kepada anggota dewan lainnya,” katanya. Rojab bahkan memastikan keputusan tersebut bukan sikap resmi partai politik tempatnya bernaung. Menurutnya, langkah itu merupakan sikap personal yang melekat pada dirinya sebagai pejabat publik. “Ini bukan sikap partai, tapi lebih kepada sikap pribadi saya yang melekat kepada jabatan,” ujarnya. Meski demikian, Rojab mengaku telah melaporkan sikap tersebut kepada partainya. “Saya juga sudah melapor terkait hal ini kepada partai,” katanya. Penurunan foto Gibran tersebut pada akhirnya menjadi simbol kritik politik Rojab terhadap persoalan yang masih menjadi perhatian publik. Ia memilih tidak membakar, membuang, ataupun memusnahkan foto tersebut, melainkan menyimpannya sambil menunggu perkembangan hukum. Pesan politik yang disampaikan Rojab pun cukup jelas yaitu foto itu belum akan kembali ke tempat semula sebelum dirinya mendapatkan keyakinan dari fakta hukum yang menurutnya memberikan kepastian mengenai persoalan kesetaraan ijazah tersebut. Namun, sikap politik tersebut tetap harus ditempatkan berbeda dengan kesimpulan hukum. Persoalan mengenai keabsahan ijazah, pemenuhan persyaratan pencalonan, serta konsekuensi hukumnya merupakan perkara yang berada dalam kewenangan lembaga hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk sementara, ruang kerja Rojab tanpa foto Gibran. Foto tersebut kini tersimpan di Sekretariat DPRD Kota Sukabumi. Rojab memilih menunggu, sembari menyatakan bahwa keputusan untuk memasangnya kembali akan bergantung pada perkembangan dan fakta hukum selanjutnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gelaran Apel Akbar Gerakan Cinta Prabowo (GCP) 08 se-Jawa Barat yang berlangsung di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Minggu (10/8), menjadi ajang penegasan komitmen politik sekaligus konsolidasi narasi publik di era digital. Tokoh relawan GCP, Ahmad Haikal Hasan Baras—yang akrab disapa Babeh Haikal—menyerukan agar seluruh simpatisan GCP dari Aceh hingga Papua aktif meredam disinformasi di media sosial melalui penyampaian informasi yang menyejukkan. “Banyak miskomunikasi dan narasi yang tidak sesuai fakta beredar di ruang publik. Oleh karena itu, relawan harus hadir membawa narasi yang santun, memilih diksi yang sopan, serta menghindari bahasa yang memicu perpecahan,” ujar Babeh Haikal usai menghadiri kegiatan tersebut. Selain membawa agenda konsolidasi, kehadiran pengurus pusat GCP di Sukabumi juga menjadi ajang apresiasi terhadap capaian pembangunan daerah yang dinilai menunjukkan grafik positif. Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyambut baik konsolidasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemkot Sukabumi untuk tegak lurus mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto. Ayep menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah direalisasikan secara konkret melalui dukungan APBD serta pengawasan ketat terhadap program nasional. “Salah satu bentuk nyatanya adalah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang kami targetkan rampung pada 30 Mei 2025, dengan pembiayaan yang disokong APBD Kota Sukabumi,” jelas Ayep. Tak hanya sektor ekonomi kerakyatan, Pemkot Sukabumi juga memberi perhatian khusus pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah daerah memastikan aspek kualitas dan higienitas makanan menjadi prioritas utama dalam penerapannya di lapangan. “Secara konstitusional, kami siap mengawal seluruh program prioritas Presiden. Penyelenggaraan Koperasi Merah Putih hingga program MBG akan terus dipantau agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai NasDem yang juga Wakil Ketua DPR RI, DR. H. Saan Mustopa, M.Si., melakukan konsolidasi bersama jajaran pengurus dan kader Partai NasDem di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Dalam agenda tersebut, Saan Mustopa didampingi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M. Konsolidasi dilakukan dengan menyambangi daerah pemilihan guna memperkuat struktur organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh kader. Ayep Zaki mengatakan, penguatan organisasi harus dimulai dari soliditas kader hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, kekompakan partai menjadi modal utama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Partai NasDem. “Saya mengingatkan pada seluruh kader agar tidak hanya fokus pada agenda politik, tetapi juga terus hadir melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Ayep Langkah tersebut kata dia dinilai menjadi cara efektif membangun kepercayaan publik. Ayep juga berharap konsolidasi yang terus dilakukan mampu mendongkrak perolehan suara Partai NasDem pada Pemilu 2029. Dengan kerja yang lebih terstruktur, partai diharapkan dapat memperbesar peluang menempatkan kadernya di lembaga legislatif maupun eksekutif. Sementara itu, Saan Mustopa menegaskan bahwa setiap kader harus memiliki tiga nilai utama, yakni soliditas, militansi, dan loyalitas. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan berkelanjutan. “Saya mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian,” ujarnya. Menurutnya, kualitas sumber daya kader akan menentukan daya saing Partai NasDem pada masa mendatang. Saan mengakui bahwa menjaga ritme organisasi bukan pekerjaan mudah. Karena itu, seluruh struktur partai di Kabupaten Sukabumi, termasuk di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 5, diminta tetap aktif melakukan pembinaan organisasi dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Ia pun menyampaikan target politik Partai NasDem pada Pemilu 2029, yakni mengantarkan satu kader ke DPR RI, satu kader ke DPRD Provinsi Jawa Barat, serta enam kader ke DPRD Kabupaten Sukabumi. Target tersebut diyakini dapat dicapai apabila seluruh kader bekerja dengan semangat yang sama. Konsolidasi tersebut dihadiri pengurus dan kader Partai NasDem dari sembilan kecamatan yang berada di wilayah Dapil 5 Kabupaten Sukabumi. Pertemuan dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi, menyamakan strategi, serta membangun optimisme dalam menghadapi kontestasi politik 2029. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – emerintah Kota Sukabumi dan Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai memiliki semangat yang sama dalam mengutamakan kepentingan masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN Kota Sukabumi yang mengusung tema “Bantu Rakyat” di Gedung Juang 45, Minggu (5/7/2026). Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana yang hadir mewakili Wali Kota Sukabumi menyampaikan, tema tersebut selaras dengan arah pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi. Menurut Bobby, berbagai program pemerintah saat ini difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari penanganan pengangguran melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri, penguatan UMKM, hingga Program Beasiswa Bercahaya bagi warga yang ingin melanjutkan pendidikan. “Semangat ‘Bantu Rakyat’ yang diusung PAN sejalan dengan program Pemerintah Kota Sukabumi. Seluruh kebijakan yang kami jalankan bermuara pada kepentingan masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus DPD PAN Kota Sukabumi yang baru dilantik. Bobby berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bobby menegaskan pemerintah tetap berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti sektor perbankan, dunia usaha, hingga lembaga filantropi. Menurutnya, pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat. “Pemerintah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya. Bobby menambahkan, hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik selama ini berjalan harmonis. Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai menjadi modal penting dalam menyusun berbagai kebijakan dan pembahasan peraturan daerah yang berpihak kepada masyarakat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Partai Golkar Kota Sukabumi memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat barisan internal. Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Selasa (17/3/2026), konsolidasi partai ditegaskan sebagai langkah awal menghadapi kontestasi politik 2029. Kegiatan yang berlangsung di Aula DPD Golkar, Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong itu diikuti sekitar 100 kader, mulai dari pengurus DPD, Pimpinan Kecamatan (PK), hingga perwakilan 33 kelurahan. Kehadiran lintas struktur ini menjadi sinyal bahwa penguatan organisasi dilakukan dari akar rumput. Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Sri Widagdo, menegaskan bahwa soliditas tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus dipupuk sejak sekarang. “Kalau kita ingin besar di 2029, kuncinya satu yaitu solid. Tidak ada ruang untuk berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya. Ia juga menyoroti meningkatnya partisipasi kader dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, hal itu menjadi indikator positif bahwa semangat kebersamaan di tubuh Golkar masih terjaga, meski di tengah tekanan kondisi ekonomi. Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Hasen Candra, menekankan bahwa Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat persatuan organisasi. “Silaturahmi ini bukan seremonial. Ini bagian dari merawat kekuatan partai dari bawah agar tetap satu barisan,” ujarnya. Ia menegaskan, target politik ke depan tidak main-main. Golkar Kota Sukabumi membidik minimal 20 persen kursi DPRD bisa kembali diraih. “Target itu realistis, tapi hanya bisa tercapai kalau kita kompak dan bekerja bersama,” tandasnya. Selain konsolidasi internal, DPD Golkar Kota Sukabumi juga terus memperluas komunikasi politik melalui silaturahmi ke berbagai daerah di Jawa Barat selama Ramadan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat jaringan sekaligus memastikan mesin partai tetap bergerak, dengan satu tujuan: mengembalikan kejayaan Golkar di Kota Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, menilai kunjungan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, ke Sukabumi sebagai momentum strategis untuk memperkuat perjuangan partai di daerah, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekjen Hasto meresmikan kembali Klinik Waluya Sejati Abadi di Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen nyata partai dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berpihak kepada rakyat. “Alhamdulillah, di momen HUT PDI Perjuangan ini Pak Hasto sekaligus membuka kembali Klinik Waluya. Ini bukan sekadar peresmian, tetapi bagian dari perjuangan PDI Perjuangan untuk rakyat,” ujar Paoji, Minggu (25/1/2026). Paoji menegaskan, Klinik Waluya Sejati Abadi terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Klinik tersebut melayani pasien selama 24 jam dan tidak memungut biaya, meskipun saat ini belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Pintunya terbuka 24 jam, siapa pun boleh berobat dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegasnya. Usai agenda di Kota Sukabumi, rombongan Sekjen PDIP melanjutkan kunjungan ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi. Menurut Paoji, kehadiran Hasto memberikan dorongan moral sekaligus penguatan strategi perjuangan bagi seluruh kader partai di daerah. Arahan DPP, lanjut dia, akan dijalankan secara tegak lurus oleh seluruh struktur partai, seiring target besar PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2029. “Insya Allah PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tetap solid dan menargetkan sebelas kursi legislatif pada 2029,” ujarnya optimistis. Terkait dinamika politik nasional, Paoji menegaskan sikap tegas PDI Perjuangan yang menolak mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk konsistensi partai dalam menjaga hak demokrasi rakyat. “Pilkada harus tetap dipilih langsung oleh rakyat. Memilih lewat DPRD adalah bentuk perampasan hak demokrasi,” katanya. Ia optimistis, dengan terus turun ke tengah masyarakat dan menjaga kedekatan dengan rakyat, PDI Perjuangan akan mampu meraih kemenangan politik di Kabupaten Sukabumi. “Selama kami bersama rakyat dan berjuang untuk rakyat, Insya Allah PDI Perjuangan akan berhasil pada 2029,” ucapnya. Saat ini, PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi tengah melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. Dalam waktu dekat, partai juga akan menggelar musyawarah anak cabang serta rekrutmen kepengurusan sesuai mekanisme partai. Menutup pernyataannya, Paoji menyampaikan doa di momen HUT PDI Perjuangan dan ulang tahun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Semoga Ibu Megawati selalu sehat dan panjang umur, dan PDI Perjuangan terus menangis dan tertawa bersama rakyat,” pungkasnya. (Dicky)

ROKAN HULU Bidik-kasusnews.com,. Dewan Pengurus Cabang Persatuan Jurnalis Indonesia (DPC PJI) Kabupaten Rokan Hulu periode 2026-2029 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Selasa, 13 Januari 2026. Acara yang berlangsung khidmat di Kabupaten “Negeri Seribu Suluk” ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, dan Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, Forkopimda Kabuapaten Rokan Hulu, organisasi Wartawan dan para undangan. Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan pengurus di Rokan Hulu. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas agar organisasi tidak pecah karena persoalan materi. “Jangan sampai uang menjadi segala-galanya. PJI memiliki sejarah panjang sejak era reformasi, 20 Agustus 1998, dan menjadi salah satu penandatangan Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) yang kini menjadi KEJ,” ujar Hartanto. Tokoh Pers Nasional ini juga menargetkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-10 dapat dilaksanakan di Rokan Hulu bekerja sama dengan universitas yang ditunjuk Dewan Pers. Hartanto mengingatkan agar setiap sengketa pemberitaan diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers atau berkoordinasi dengan DPC PJI. Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar PJI menjadi mitra strategis pemerintah. “Pers memiliki peran strategis untuk membimbing masyarakat dan memberi masukan kepada Pemerintah Daerah. Kami terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun demi kemajuan Rokan Hulu yang lebih makmur,” ungkap Wabup, Selasa (13/1/2026). Ketua DPC PJI Rokan Hulu terpilih, Sudirman, menyatakan kesiapannya mengemban tanggung jawab besar ini. Ia menegaskan bahwa PJI akan bersinergi dengan Forkopimda tanpa menghilangkan independensi pers sebagai fungsi kontrol sosial. “Kebebasan pers harus dibarengi dengan etika. Kami siap membangun Rokan Hulu melalui informasi yang bertanggung jawab,” tegas Sudirman. *Struktur Pengurus DPC PJI Rokan Hulu Periode 2026-2029* Berdasarkan SK yang diserahkan dalam prosesi pelantikan, berikut adalah susunan pengurus inti: Dewan Penasehat: Dr. Rudy Fadrial, S. Sos, M.Si, C.Med; Husnul Ridho Az Zargoni, S.Hut; Amin Mulia, SH,. C.Me; Assayuti Lubis, S.H. Ketua: Sudirman Wakil Ketua I/II/III: Ali Umri, Yahya Dongoran, Fahrin Waruwu Sekretaris: Syukri Bendahara: Jeprianto Kepala Bidang (Seksi): Organisasi & Keanggotaan: Faisal Taher Hutasuhut Pembinaan & Profesi: Jon Kennedi Nasution, SE Pendidikan & Pelatihan: Muhammad Ikmi Aprinanda Lintas Media: Fakhryan Dwi Putra Kesejahteraan & Sosial: Irfan Indirwan Seni & Budaya: Mayawi Fitri Sari Acara diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan atribut organisasi sebagai simbol dimulainya masa bakti pengurus baru DPC PJI Kabupaten Rokan Hulu. (DPP PJI/bs) (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi asal Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, menyampaikan ucapan selamat Hari Guru Nasional ‎ ‎Tidak hanya itu, dia juga merespon viralnya dugaan tindakan asusila yang melibatkan okrum guru di wilayah Pajampangan. ‎ ‎Dalam pesannya, Erpa memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, khususnya para guru di wilayah Dapil VI Pajampangan. ‎ ‎Ia berharap para guru senantiasa diberi kesehatan, kelancaran, dan kesejahteraan dalam menjalankan amanah mencerdaskan generasi bangsa. ‎ ‎”Pertama saya ucapkan Hari Guru sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadilah dugaan tindak asusila oleh oknum guru yang viral beberapa waktu terakhir,” kata dia, Selasa (25/11/2025). ‎ ‎Ia juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan proses penyelidikan dan penanganannya secara adil sesuai ketentuan hukum yang berlaku. ‎ ‎Erpa juga mengajak masyarakat menjaga kondusivitas serta memberikan ruang bagi pihak berwenang untuk bekerja secara profesional dalam menyelesaikan kasus ini. ‎ ‎Erpa menegaskan bahwa kasus tersebut tidak boleh mengaburkan dedikasi mayoritas guru yang telah berperan besar dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda. ‎ ‎”Momentum Hari Guru Nasional harus tetap menjadi pengingat bahwa profesi guru adalah pilar penting yang harus dihormati dan dijaga kehormatannya,” ungkapnya. ‎ ‎Ia juga mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperkuat pengawasan internal, sistem pelaporan, serta pembinaan bagi tenaga pendidik agar kejadian serupa tidak terulang. ‎ ‎Erpa berharap semua pihak dapat mengambil pelajaran dari kasus ini dan bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berintegritas. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Pelayanan kantor desa weru Kidul tidak maksimal dimana para pegawai sebelum jam kerja selesai mereka sudah tidak berada di kantor alias pulang atau jalan jalan keluar kantor dalam masih jam kerja, sehingga pelayanan di kantor kuwu tidak maksimal ketika masyarakat ingin membuat surat surat penting yang harus ditandatangani oleh perangkat desa. Saat awak media menelusuri Kantor Desa weru Kidul pada hari Kamis (29/10/2025) 13 wib,banyak sekali kejanggalan kejanggalan yang ditemukan, kantor BPD juga tidak ada petugasnya, ruang kesehatan rusak parah, WC kotor seperti tidak terurus, ruangan dapur kumuh, nah seperti apa kantor desa weru Kidul ini., dikemanakan dana desanya, Bumdes tidak jelas,kantor desa weru Kidul terlihat depannya saja bagus tetapi di dalamnya tidak maksimal, Sementara kuwu desa weru Kidul kabupaten cirebon ketika para awak media ingin kompirmasi tentang tidak maksimalnya Kantor desa yang di pimpinan nya juga jarang di tempat, sampai berita ini ditayangkan. Disisi lain kantor desa weru Kidul banyak pedagang harian dan mingguan, lapak lapak di pungut karcis, dari mulai parkir, kebersihan, juga aliran lampu listrik., ini jelas jelas menjadi lahan korupsi, bagi perangkat desa tersebut. (Asep.R)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Sukabumi memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 dengan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Suryakencana, Senin (20/10/2025). ‎ ‎Sekretaris DPD Golkar Kota Sukabumi, Hasen Candra, menyampaikan rasa syukur atas kiprah panjang partai berlambang pohon beringin tersebut. ‎ ‎“Dirgahayu Golkar ke-61. Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat Suara Golkar. Di Kota Sukabumi, kita punya empat legislator yang siap mengemban aspirasi masyarakat,” ujarnya. ‎Hasen menambahkan, sebelum ziarah, DPD Golkar telah menggelar serangkaian acara diantaranya bazar sembako murah yang melibatkan PKPL dan warga sekitar. ‎ “Alhamdulillah, hingga kini Golkar masih berkibar dan terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sukabumi dan Indonesia,” imbuhnya. ‎ ‎Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Gundar Kulyubi, menilai peringatan HUT kali ini berjalan lancar dan penuh makna. ‎ “Sebagai generasi penerus, kita wajib bersyukur atas pencapaian Golkar hingga hari ini. Jangan lupakan perjuangan para pendahulu yang telah membesarkan partai ini,” tuturnya. ‎ ‎Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Sukabumi, Suhud Jaya Kusuma, mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-61, mulai dari bakti sosial, sembako murah, ziarah, hingga tasyakur binikmah. ‎“Empat anggota legislatif asal Golkar telah menjalankan amanat rakyat dengan baik sesuai arahan pimpinan. Fraksi Golkar akan terus solid mendukung kemajuan Kota Sukabumi,” tegasnya. ‎ ‎Di tempat yang sama, anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi, H. Agus Rahman, menambahkan bahwa kader dan legislator Golkar senantiasa hadir di tengah masyarakat. ‎ “Alhamdulillah, setiap kali rakyat memerlukan, kami dari Fraksi Golkar selalu hadir dan mengaplikasikan arahan DPP untuk terus berkhidmat kepada masyarakat,” ungkapnya. (Usep)