Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU) AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten HSU, Jumat (14/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Murung Sari, Amuntai, sekitar pukul 13.20 hingga 13.50 Wita tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan para pengemudi ojol untuk membahas berbagai persoalan yang mereka hadapi sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres HSU didampingi Kabag Ren, Kasat Binmas dan Kasat Intelkam Polres HSU. Sementara dari komunitas ojol hadir sekitar 15 pengemudi yang berasal dari Grab, Gojek dan layanan delivery di Amuntai.
Suasana pertemuan berlangsung santai. Selain makan siang bersama, kegiatan diisi dengan diskusi terbuka dan foto bersama.
Pengemudi Sampaikan Persoalan Tarif dan BBM
Dalam dialog tersebut, para pengemudi menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan langsung dengan aktivitas mereka di lapangan.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kendala tarif ojol yang dinilai berpengaruh terhadap pendapatan pengemudi. Selain itu, mereka juga menyampaikan keluhan terkait sulitnya memperoleh BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU, yang antara lain dikaitkan dengan keberadaan pelangsir.
Persoalan tersebut menjadi bahan komunikasi antara komunitas ojol dan pihak kepolisian sehingga berbagai kondisi yang berkembang di lapangan dapat diketahui secara langsung.
Kapolres Ingatkan Ojol Tak Mudah Terprovokasi
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agus Nuryanto mengajak para pengemudi ojol untuk ikut menjaga situasi kamtibmas, terutama menjelang momentum HUT ke-81 RI.
Kapolres mengingatkan agar masyarakat, termasuk komunitas ojol, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial.
Para pengemudi juga diminta tidak sembarangan meneruskan informasi yang bersifat provokatif karena dapat memicu keresahan, kesalahpahaman, bahkan konflik di tengah masyarakat.
“Periksa terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya,” menjadi salah satu pesan penting dalam pertemuan tersebut.
Selain menjaga kondusivitas wilayah, komunitas ojol juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan mematuhi aturan serta mengutamakan keselamatan ketika menjalankan aktivitas di jalan raya.
Waspadai Paket Mencurigakan
Kapolres juga mengingatkan para pengemudi ojol agar meningkatkan kewaspadaan ketika menerima atau mengantarkan paket yang mencurigakan.
Apabila terdapat paket yang diduga berisi barang terlarang, termasuk narkotika, pengemudi diminta tidak mengambil tindakan sendiri dan segera menghubungi pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari langkah cipta kondisi Polres HSU untuk menjaga keamanan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Komunikasi antara polisi dan komunitas ojol diharapkan terus terbangun sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat disampaikan dan dicari solusinya secara bersama-sama.
Melalui pendekatan dialogis tersebut, Polres HSU menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
(Agus)

