SDN 1 Ranca Labuh Bantah Tuduhan Korupsi dan Kepsek Mangkir, Tempuh Hak Jawab hingga Dewan Pers

Bidik-kasusnews.com
TANGERANG, BANTEN — Pihak SDN 1 Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, membantah pemberitaan salah satu media online yang memuat tudingan mengenai dugaan tindak pidana korupsi serta ketidakhadiran Kepala Sekolah (Kepsek) dalam menjalankan tugas.

 

Pihak sekolah menilai pemberitaan tersebut tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Kepala SDN 1 Ranca Labuh, Drajat Santosa, menyampaikan bahwa ketika wartawan yang bersangkutan datang ke sekolah, dirinya sedang menjalankan keperluan kedinasan di luar sekolah.

Menurut Drajat, keberadaannya di luar sekolah pada saat itu bukan berarti meninggalkan tugas. Ia menyebut aktivitas kedinasan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah.
“Kami menegaskan bahwa seluruh pengelolaan anggaran, termasuk pengawasan renovasi di SDN 1 Ranca Labuh, dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tuduhan korupsi serta Kepsek membolos adalah tuduhan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Drajat, Senin (31/8/2026).

Ia juga mempersoalkan proses pemberitaan yang menurutnya dilakukan tanpa adanya kesempatan konfirmasi secara langsung kepada dirinya.

Drajat menjelaskan, kedatangan wartawan tersebut bertepatan dengan berlangsungnya kegiatan renovasi gedung sekolah. Karena dirinya sedang berada di luar untuk kepentingan dinas, wartawan tersebut disebut tidak sempat melakukan konfirmasi langsung kepada pihak kepala sekolah sebelum berita diterbitkan.

“Kami menyayangkan apabila pemberitaan diterbitkan sebelum pihak yang disebut dalam berita diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan secara berimbang,” katanya.

Pihak sekolah juga menyampaikan keberatan terhadap cara komunikasi yang dilakukan saat wartawan menanyakan keberadaan kepala sekolah kepada salah seorang guru. Menurut pihak sekolah, komunikasi tersebut dinilai membuat suasana kurang nyaman bagi tenaga pendidik.

Tempuh Hak Jawab dan Pengaduan
Merasa dirugikan oleh pemberitaan tersebut, pihak SDN 1 Ranca Labuh bersama tim hukum dan PGRI Kecamatan Kemiri menyatakan akan menempuh sejumlah langkah sesuai mekanisme yang berlaku.

Langkah pertama yang disiapkan adalah menyampaikan hak jawab dan somasi kepada media yang bersangkutan. Pihak sekolah meminta klarifikasi serta perbaikan pemberitaan apabila ditemukan informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Selain itu, pihak sekolah berencana menyampaikan pengaduan kepada Dewan Pers untuk meminta penilaian terhadap proses pemberitaan, khususnya terkait prinsip keberimbangan dan kesempatan konfirmasi.

Pihak sekolah juga menyatakan tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum apabila persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme pers.
“Kami akan menempuh prosedur sesuai ketentuan hukum dan tidak ingin mengambil langkah di luar mekanisme yang berlaku. Jika diperlukan, kami akan meminta penilaian dari Dewan Pers terlebih dahulu,” ujar perwakilan pihak sekolah.

Sekolah Minta Orang Tua Murid Tidak Terprovokasi
Pihak sekolah mengimbau orang tua siswa dan masyarakat agar tidak langsung mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu pemberitaan. Sekolah meminta seluruh pihak menunggu proses klarifikasi dan penyelesaian melalui mekanisme yang tersedia.

Di tengah polemik tersebut, kegiatan belajar mengajar dan proses renovasi fasilitas sekolah tetap menjadi perhatian utama.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembenahan fasilitas pendidikan agar lingkungan belajar siswa menjadi lebih nyaman dan mendukung kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu, terkait adanya pernyataan mengenai dugaan intimidasi maupun permintaan sejumlah uang oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan, pihak sekolah menyatakan akan menyerahkan pembuktiannya kepada aparat penegak hukum apabila terdapat laporan resmi.
Pihak sekolah juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik untuk tetap menjalankan tugas secara profesional serta mendokumentasikan setiap proses komunikasi dengan pihak eksternal secara proporsional dan sesuai ketentuan.

Adapun tudingan mengenai dugaan korupsi, pelanggaran hukum, maupun dugaan pemerasan sebagaimana muncul dalam polemik tersebut masih merupakan klaim dari masing-masing pihak dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau keputusan dari lembaga yang berwenang.

Pihak SDN 1 Ranca Labuh berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara profesional, transparan, dan sesuai mekanisme Undang-Undang Pers serta ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan demikian, pihak sekolah dapat kembali berkonsentrasi pada tugas utamanya, yakni memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para siswa di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
(Agus)

Follow Us On

Trending Now​

AKSI CEPAT BABINSA KODIM 0410/KBL BERSAMA DAMKAR PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI BUKIT SEPAGOH

Bidik-kasusnews.com BANDAR LAMPUNG — Wujud kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan...

SDN 1 Ranca Labuh Bantah Tuduhan Korupsi dan Kepsek Mangkir, Tempuh Hak Jawab hingga Dewan Pers

Bidik-kasusnews.com TANGERANG, BANTEN — Pihak SDN 1 Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten...

Diduga Korsleting Listrik, Kandang Ayam Berukuran 100 Meter di Waluran Dilalap Api

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kobaran api menghanguskan sebuah kandang ternak ayam di wilayah...

Polresta Cirebon Ungkap jaringan Narkotika Sabu

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas...

Patroli Rutin Satlantas Polres HSU Sasar Jalur Rawan Kecelakaan dan Kemacetan, Keselamatan Jadi Prioritas

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai...

Hasil Sidak Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin Prihatin Proyek PUTR Belum “Langkung Sae”

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka yang dipimpin langsung oleh...

Recent Post​

AKSI CEPAT BABINSA KODIM 0410/KBL BERSAMA DAMKAR PADAMKAN KEBAKARAN LAHAN DI BUKIT SEPAGOH

Bidik-kasusnews.com BANDAR LAMPUNG — Wujud kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil...

SDN 1 Ranca Labuh Bantah Tuduhan Korupsi dan Kepsek Mangkir, Tempuh Hak Jawab hingga Dewan Pers

Bidik-kasusnews.com TANGERANG, BANTEN — Pihak SDN 1 Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, membantah pemberitaan salah satu media online...

Diduga Korsleting Listrik, Kandang Ayam Berukuran 100 Meter di Waluran Dilalap Api

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kobaran api menghanguskan sebuah kandang ternak ayam di wilayah Cigodeg Bojong, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran...

Polresta Cirebon Ungkap jaringan Narkotika Sabu

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon kembali menunjukkan ketegasannya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum...

Patroli Rutin Satlantas Polres HSU Sasar Jalur Rawan Kecelakaan dan Kemacetan, Keselamatan Jadi Prioritas

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                      Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali melaksanakan patroli dan...

Hasil Sidak Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin Prihatin Proyek PUTR Belum “Langkung Sae”

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Iing Misbahuddin, melakukan...

Polisi Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan Berat

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,. Jajaran Polsek Cisompet mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di Kampung...

Jelang Mutasi Jabatan, Polres HSU Verifikasi Kapolsek Sungai Pandan, Babirik dan Danau Panggang

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan verifikasi mutasi jabatan Kapolsek Sungai Pandan, Kapolsek...

Penanganan Karhutla Kapolsek Sepauk Abdul Hadi Turun Langsung Di Lapangan

Bidik-kasusnews.com,Sintang kalimantan Barat Kebakaran hutan dan lahan(Karhutla)kembali terjadi di wilayah kecamatan sepauk kabupaten...