SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kebersihan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung perkembangan sektor pariwisata. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat memimpin apel kendaraan operasional pengangkut sampah bersama sopir dan kru Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi di Halaman Parkir Sekretariat Daerah, Selasa (30/6/2026). Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh petugas kebersihan mengutamakan pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol serta kawasan permukiman. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan salah satu indikator pelayanan pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat sekaligus menjadi kesan pertama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sukabumi. Ia menilai, kondisi jalan yang bersih akan memberikan citra positif bagi daerah yang selama ini dikenal memiliki potensi wisata alam, pantai, hingga pegunungan. Oleh karena itu, penanganan sampah harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu keindahan lingkungan. Bupati juga mengungkapkan bahwa armada pengangkut sampah milik DLH masih menghadapi keterbatasan. Dari 54 unit kendaraan yang tersedia, saat ini hanya 48 unit yang dapat dioperasikan untuk melayani pengangkutan sampah di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Meski demikian, ia meminta kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Sebaliknya, seluruh petugas diharapkan tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan mengoptimalkan armada yang ada agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Selain menekankan pentingnya pelayanan kebersihan, H. Asep Japar mengingatkan seluruh jajaran DLH agar menjaga profesionalisme dan nama baik Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Ia meminta apabila terdapat persoalan di lingkungan kerja, penyelesaiannya dilakukan melalui komunikasi yang baik dengan pimpinan sehingga tidak berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. Bupati berharap seluruh petugas terus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan, khususnya di jalur-jalur utama yang menjadi akses masyarakat dan wisatawan. Dengan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, Kabupaten Sukabumi diharapkan semakin memiliki daya saing sebagai daerah tujuan wisata sekaligus menjadi tempat tinggal yang sehat bagi masyarakatnya. (Dicky)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Rd. H. Umar Ma’ruf mengatakan bahwa jadwal pelaksanaan SPMB untuk TK adalah dimulai tanggal 1 Juni – 7 Juli 2026. Dan untuk tingkat SD yang dibagi dalam Jalur Afirmasi tanggal 1 – 13 Juni 2026, Jalur Domisili tanggal 15 – 27 Juni 2026, Jalur Mutasi tanggal 29 – 30 Juni 2026. Sedangkan untuk tingkat SMP dibagi dalam Jalur Afirmasi dan Prestasi dibuka tanggal 22 – 26 Juni 2026, serta Jalur Domisili dan Mutasi tanggal 29 Juni – 3 Juli 2026. “Kami mengajak seluruh orang tua/wali untuk mrncermati jadwal dan ketentuan pendaftaran sesuai jalur yang dipilih serta menyiapkan seluruh persyaratan yang diperlukan agar proses pendaftaran berjalan lancar, ” kata Kadisdik. Dotambahkannya, mari wujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. “Setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk menggapai cita cita dan masa depan yang gemilang,” tutupnya. (Asep Rusliman)

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Kasus tewasnya seorang bocah perempuan (FS) 20bulan di kolam renang milik Jumadi bertempat di RT22 RW03 Blok karang baru lor Desa Gintung Kidul, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, membuka fakta baru. Destinasi wisata yang beroperasi sudah 1 tahun lebih diduga kuat belum mengantongi izin operasional resmi, meski memiliki kategori risiko tinggi, Kasus ini diketahui pada Selasa (23/6) sekitar pukul 17.00 WIB. Usai penguburan pihak orang tua beserta keluarganya memapar pada awak media kronologis peristiwa kolam renang maut hilangnya nyawa putri kedua pasangan Budi dan Kusmini. Sore hari Selasa sekitar jam 17.30 orang tua korban sedang mandi dan korban berada di dalam rumah tiba tiba gerbang pagar di buka oleh kakaknya yang berusia kurang lebih 3th hingga korban keluar bersama menuju kolam renang hanya berjarak 30 meter dari tempat tinggal keluarga korban. Saat di cari orang tua mendapat anaknya tenggelam di kolam renang, rasa penasaran paman korban Bastoni sempat membawanya ke RSUD Arjawinangun namun nyawa Boca korban sudah tidak tertolong lagi. Lanjut Pihak keluarga korban tenggelam sudah menerima bahwa ini adalah takdir dan di buatkan surat pernyataan bersama antara pihak keluarga korban dan pihak pemilik kolam renang bos matrial Jumadi yang di saksikan oleh perangkat Desa serta ketua RT setempat di beri santunan seiklasny Rp. 2jt. Ujar Bastoni Awak media melakukan konfirmasi ke Pihak pemilik kolam renang di rumah, namun bos matrial Jumadi pemilik kolam renang maut tidak mau menemui awak media padahal sudah di TLP terlebih dahulu, hanya ada (Ikin) kakak ipar Jumadi. Ikin berubah ubah dalam menerangkan pada awak media bahwa kolam itu untuk budidaya ikan kowi lalu berubah kembali kolam renang itu untuk kolam renang keluar namun di tarik jika ada yang renang Rp. 5.000,- Uang sebesar Rp. 5rb menurut ikin itu bukan tarif namun sebagai tetangga ikut renang maka ada rasa tidak enak bayar 5rb, dan saat peristiwa kolam renang maut keluarga Jumadi sedang berada di luar. Prihal tarif di bantah tetangga yang tidak mau menyebutkan nama bahwa kolam renang memang terkunci saat anak anak mau renang bilang ke lokasi usaha matrial Jumadi dan membayar 5000,- lalu konci pintu di bukakan Pemilik atau pengelola kolam renang yang tidak berizin dan lalai hingga mengakibatkan insiden fatal (luka atau meninggal) dapat dijerat dengan sanksi pidana berlapis. Sanksi Pidana atas Kelalaian Jika kelalaian tersebut menyebabkan korban luka atau meninggal dunia, pemilik dapat dikenakan sanksi berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP):Pasal 359 KUHP: Mengatur tentang kelalaian/kealpaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau kurungan paling lama 1 tahun. Sampai berita ini di terbitkan pemilik kolam renang tidak mau menemui awak media terkesan menghindar kejaran wartawan bahkan no hp nya pun tidak aktip, entar apa alesannya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi membuka puncak perayaan Syukuran Nelayan Ujunggenteng ke-60 yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang telah berlangsung selama enam dekade tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat pesisir sekaligus momentum penguatan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata. Perayaan tahunan yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat nelayan itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi. Hadir pula unsur TNI-Polri, Forkopimcam Ciracap, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ribuan warga dan nelayan dari berbagai wilayah. Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan panitia yang telah menjaga keberlangsungan tradisi Syukuran Nelayan hingga memasuki usia ke-60 tahun. Menurutnya, tradisi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan. “Syukuran Nelayan merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT melalui hasil laut. Tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat pesisir sekaligus sarana mempererat persatuan dan kebersamaan,” ujarnya. Bupati menegaskan, kawasan Ujunggenteng memiliki potensi besar yang dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor perikanan, kelautan, dan pariwisata. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan sarana perikanan, serta pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian laut dan lingkungan pesisir dengan menerapkan praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan kawasan pantai. “Kelestarian laut harus menjadi tanggung jawab bersama. Dengan menjaga lingkungan dan memperkuat sektor pariwisata, Ujunggenteng dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengangkat tema “Laut Lestari, Nelayan Berseri, Menyongsong Kawasan Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu”. Tema tersebut mencerminkan komitmen masyarakat pesisir untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, Syukuran Nelayan bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai penopang kehidupan generasi mendatang. (Dicky)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi III DPRD Majalengka melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke hasil pekerjaan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka tepatnya di Jalan Ciandeu-Sidamukti dan menekankan semua pekerjaan proyek pemerintah hasilnya berkualitas dan bermanfaat. Menurut keterangan Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin bahwa karena ini menjadi atensi dari masyarakat secara fisik hasil pekerjaan ini sudah kita lihat. “Secara fisik sudah kita lihat,kita juga mencari titik titik mana saja yang kemarin ada belah, ada pecah kita cek. Dan kelihatannya sudah ditutup yang retak retak rambut itu, kita lihat sudah ditambal atau diperbaiki. Tapi apapun itu yang menjadi perhatian masyarakat, intinya kan maayarakat itu sederhana, anggaran ini kan dari pemerintah dari uang pajak rakyat, ini masyarakat sudah memberikan perhatian dan setidaknya dari pemerintah merupakan sebuah catatan sudah banyak juga dari tahun tahun sebelumnya dan kami menegaskan dari Komisi III agar jangan sampai anggaran tahun 2026 ini apalagi yang belum dilaksanakan terjadi penyimpangan penyimpangan atau hasil pekerjaannya bermasalah, ” tegas Iing, Kamis (04/06/26). Masih kata Iing, kita sebagai bagian dari pemerintah daerah, kita mendukung apa yang menjadi visi misi dari Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Majalengka yakni ingin mewujudkan Majalengka Langkung SAE. “Kita juga apresiasi dari Bapak.Bupati bagaimana ingin jalan bagus artinya sudah sejalan dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat,tinggal bagaimana di lapangannya. Nah ini yang menjadi perhatian kita bersama. Kita juga tidak bosan bosan mengingatkan agar para pelaksana di lapangan mengerjakan proyek jangan asal asalan, tetapi mengedepankan kualitas walaupun mungkin sekarang harga harga sudah naik, dan ini juga menjadi perhatian pemetintah untuk menyesuaikan,” paparnya. Ditambahkannya, jangan sampai nanti anggarannya ketat akan tetapi harga harganya naik, bisa mengurangi volume pekerjaan. Akan tetapi kita tidak menginginkan itu berimbas kepada kualitas pekerjaan proyek PUTR. “Tetap dijaga kualitas proyek pekerjaannya, jangan sampai mengecewakan masyarakat karena pembangunan kan dari uang pajak rakyat, makanya kita sedang membahas Raperda pengawasan kontruksi,” imbuhnya. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapang Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dalam amanatnya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa Pancasila harus tetap menjadi ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan bangsa. “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” tegasnya. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan. “Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujarnya. Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, lanjut Bupati, harus dimaknai sebagai sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tandasnya. Usai mengikuti upacara tingkat kabupaten, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat nasional secara virtual dari Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Momentum Idul Adha disebutnya sebagai pengingat penting tentang nilai ketulusan, keikhlasan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam pesannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, semangat berbagi dan membantu sesama dinilai menjadi bagian utama dari hikmah Hari Raya Kurban. “Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hikmah berlebaran adalah ketulusan dan keikhlasan, meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT serta peduli kepada sesama,” ujar Asep Japar. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan nilai pengorbanan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Menurutnya, semangat tersebut penting untuk mempererat koordinasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat demi menciptakan kehidupan yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera. Di akhir penyampaiannya, Bupati berharap masyarakat terus menjaga persatuan serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Upaya itu, kata dia, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Rapat paripurna DPRD Kabupaten Majalengka membahas sejumlah rancangan Peraturan Daerah salah satunya terkait Pengawasan Jasa Kontruksi. Ketua Komisi III DPRD Majalengka H. Iing Misbahuddin mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir pihaknya menemukan banyak persoalan dalam proyek konstruksi pemerintah, mulai dari pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, keterlambatan pekerjaan hingga munculnya pertanyaan terkait proyek tender. “Ketika masyarakat mengadu, seringkali penyelesaiannya mentok karena belum ada aturan daerah yang tegas, karena itu kami dorong lahirnya Raperda Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi,” ujar Iing pada media, Rabu (20/05/26). Masih kata Iing, keberadaan Perda tersebut sangatlah penting mengingat bahwa proses pembangunan haruslah jelas payung hukumnya agar memiliki standar pengawasan yang jelas, termasuk sanksi nya seperti apa bagi pihak pihak yang melanggar aturan. “Mengenai anggaran APBD Kabupaten Majalengka sangatlah terbatas, jadi dalam mengelola uang tersebut haruslah yang benar benar bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang dan janganlah sia sia karena kurang pengawasan, uang tersebut haruslah dikelola secara efektif dan tepat sasaran, ” kata Iing. Hal senada dikatakan Bupati Majalengka Eman Suherman bahwa hasil pekerjaan proyek masih mengecewakan karena adanya bangunan bangunan yang empat atau lima tahun sudah ambruk. Menurut Eman, karena lemahnya fungsi pengawasan menjadi salah satu penyebab utama buruknya hasil sejumlah pekerjaan proyek di daerah. “Pembangunan harus segera berjalan dan hasilnya harus benar benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena itu pengawadan harus diperkuat,” papar Eman. Sambung Eman, masih banyak persoalan di lapangan seperti kualitas pekerjaan yang dianggap rendah serta proyek yang tidak maksimal tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Bupati Eman menyebut pengawas proyek sebagai pihak yang pertama bertanggung jawab ketika kualitas mutu proyek dipertanyakan. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun. Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya. Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas. Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM). Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka. Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. “Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati. Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu. Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur. Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. “Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya. Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi. Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani. Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jajaran Komisi III DPRD Majalengka melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup guna melihat secara langsung kondisi kantor dan alat alat yang dimiliki Dinas LH. ‘Hari ini kami dari Komisi III DPRD Majalengka berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang beralamat di Jalan Gerakan Koperasi Nomor 38 Majalengka Wetan,” kata Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin kepada media, Rabu (13/05/26). Dikatakan Iing atas kunjungan kerja Komisi III ini, yang pertama tentu silaturahmi, karena Dinas LH adalah salah satu mitra penting dari Komisi III DPRD Majalengka yang mana menangani Lingkungan Hidup di Kabupaten Majalengka. Kemudian, yang kedua, ingin mengetahui seberapa siap Dinas LH mengawal pembangunan di Majalengka khusunya di bidang LH. “Ada beberapa hal yang ditangani terkait sampah, terkait lingkungan hidup itu sendiri, lalu taman, terkait limbah dan lain senagainya. Dan kami dari Komisi IiI DPRD ingin melihat cek kangsung ke Dinas LH terkait kesiapan LH dalam mengawal pembangunan khususnya bidang Lingkungan Hidup, ” papar Iing. Masih kata Iing, disini kami lihat, kami cek alat alat yang dimiliki Dinas LH, ada truk sampah ada peralatan lab juga yang sampai sekarang masih belum berfungsi. “Walau alat berat ada di Heuleut atau TPA dan kita lihat kondisi kantor dan worshop yang kemarin di tahun anggaran sudah bisa melaksanakan karena sebelumnya belum ada anggaran. Kita apresiasi meskipun masih sedikit, mudah mudahan ke depan ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk memperhatikan Dinas LH ini. Kenapa ? Ya LH ini penting buat kita dan tidak bisa disepelekan, ” tukasnya. Ditambahkannya, harapan dari Komisi III DPRD Majalengka, kalau di kantor kita mendapat laporan lisan dan tulisan, kami hari ini melihat langsung kondisinya, kami dari Komisi III bisa terus mensupport supaya Dinas LH ini bisa lebih berdaya, punya kekuatan untuk sama sama membangun Majalengka dimana Majalengka ingin Langkung Sae harus betul betul.diupayakan. Sementara itu Kepala Dinas LH Kabupaten Majalengka, Wawan Sarwanto mengatakan bahwa armada truk pengangkut sampah yang dimiliki Dinas LH ini dari 13 unit yang berfungsi ada 11 unit, yang rusak berat ada 4 unit. “Kami bersama Komisi III DPRD Majalengka ingin sama sama mencari bantuan anggaran karena APBD juga minim untuk pengadaan kendaraan sampah termasuk untuk kendaraan taman, karena kendaraan air untuk taman cuma ada satu akan tetapu tadi kita akan sama sama fokus kepada penanganan sampah termasuk yang di TPA Heuleut,” papar Wawan. (Asep Rusliman)