MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah perangkat daerah yang ditinggalkan pejabat sebelumnya karena memasuki masa pensiun. Acara pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka dan dihadiri Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala BKPSDM, para kepala OPD, para camat, serta tamu undangan lainnya. Adapun pejabat yang dilantik yakni Yayan Sumantri, yang sebelumnya menjabat Kepala Bapedalitbang, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menggantikan Lalan Suherlan yang telah memasuki masa purna tugas. Posisi Kepala Bapedalitbang selanjutnya dijabat Arif Daryana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerKUKM). Sementara jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini dipercayakan kepada Iwan Dirwan, yang sebelumnya menjabat Asisten Daerah III Setda Majalengka. Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta penyegaran birokrasi. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan integritas. “Pelantikan hari ini merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang dilantik dapat langsung bekerja, cepat beradaptasi, dan mampu menghadirkan inovasi di perangkat daerah masing-masing,” ujar Bupati. Mutasi kali ini merupakan hasil perdana dari mekanisme Manajemen Talenta yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu. Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme aparatur sipil negara di tengah tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Ia meminta seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi lintas OPD, menjaga kekompakan, serta bekerja berdasarkan target dan capaian yang terukur. Khusus kepada pejabat yang baru dilantik, Eman meminta agar mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga. “Jabatan itu amanah. Jangan hanya mengejar posisi, tapi tunjukkan kinerja nyata. Masyarakat menunggu kerja cepat dan solusi konkret dari pemerintah,” tegasnya. Khusus kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bupati menginstruksikan untuk memastikan setiap rupiah APBD dikelola dengan prinsip efisiensi dan transparansi. Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, etika birokrasi, serta mengedepankan semangat melayani masyarakat dibanding dilayani. Pelantikan berlangsung khidmat dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan kepada para pejabat yang baru dilantik. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,BIDIK-KASUSNEWS.COM,. Jajaran Komisi III DPRD Majalengka melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup guna melihat secara langsung kondisi kantor dan alat alat yang dimiliki Dinas LH. ‘Hari ini kami dari Komisi III DPRD Majalengka berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) yang beralamat di Jalan Gerakan Koperasi Nomor 38 Majalengka Wetan,” kata Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Iing Misbahuddin kepada media, Rabu (13/05/26). Dikatakan Iing atas kunjungan kerja Komisi III ini, yang pertama tentu silaturahmi, karena Dinas LH adalah salah satu mitra penting dari Komisi III DPRD Majalengka yang mana menangani Lingkungan Hidup di Kabupaten Majalengka. Kemudian, yang kedua, ingin mengetahui seberapa siap Dinas LH mengawal pembangunan di Majalengka khusunya di bidang LH. “Ada beberapa hal yang ditangani terkait sampah, terkait lingkungan hidup itu sendiri, lalu taman, terkait limbah dan lain senagainya. Dan kami dari Komisi IiI DPRD ingin melihat cek kangsung ke Dinas LH terkait kesiapan LH dalam mengawal pembangunan khususnya bidang Lingkungan Hidup, ” papar Iing. Masih kata Iing, disini kami lihat, kami cek alat alat yang dimiliki Dinas LH, ada truk sampah ada peralatan lab juga yang sampai sekarang masih belum berfungsi. “Walau alat berat ada di Heuleut atau TPA dan kita lihat kondisi kantor dan worshop yang kemarin di tahun anggaran sudah bisa melaksanakan karena sebelumnya belum ada anggaran. Kita apresiasi meskipun masih sedikit, mudah mudahan ke depan ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk memperhatikan Dinas LH ini. Kenapa ? Ya LH ini penting buat kita dan tidak bisa disepelekan, ” tukasnya. Ditambahkannya, harapan dari Komisi III DPRD Majalengka, kalau di kantor kita mendapat laporan lisan dan tulisan, kami hari ini melihat langsung kondisinya, kami dari Komisi III bisa terus mensupport supaya Dinas LH ini bisa lebih berdaya, punya kekuatan untuk sama sama membangun Majalengka dimana Majalengka ingin Langkung Sae harus betul betul.diupayakan. Sementara itu Kepala Dinas LH Kabupaten Majalengka, Wawan Sarwanto mengatakan bahwa armada truk pengangkut sampah yang dimiliki Dinas LH ini dari 13 unit yang berfungsi ada 11 unit, yang rusak berat ada 4 unit. “Kami bersama Komisi III DPRD Majalengka ingin sama sama mencari bantuan anggaran karena APBD juga minim untuk pengadaan kendaraan sampah termasuk untuk kendaraan taman, karena kendaraan air untuk taman cuma ada satu akan tetapu tadi kita akan sama sama fokus kepada penanganan sampah termasuk yang di TPA Heuleut,” papar Wawan. (Asep Rusliman)

  INDRAMAYU,BIDIK-KASUSNEWS.COM,.Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke RSUD Indramayu pada Senin (5/5/26). Kunjungan Bupati ini guna memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indramayu, terutama di rumah sakit milik pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau langsung area pelayanan publik, termasuk poliklinik dan ruang tunggu prioritas bagi lanjut usia. Lucky juga berdialog dengan sejumlah pasien guna menyerap aspirasi terkait kecepatan dan kenyamanan layanan di RSUD Indramayu. Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim melihat kesiapan Instalasi Radiologi dan fasilitas Cath Lab yang merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan. Kehadiran fasilitas ini memungkinkan RSUD Indramayu menangani kasus jantung intervensi dan neurointervensi secara mandiri tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah. “Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di RSUD Indramayu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan adanya fasilitas seperti Cath Lab ini, masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk penanganan jantung, sehingga bisa lebih cepat dan efisien,” ujarnya. Lucky Hakim menambahkan, peningkatan fasilitas harus diiringi dengan kualitas pelayanan yang humanis dan responsif. “Selain peningkatan fasilitas, kami juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu dan lanjut usia,” tambahnya. Selain itu, Bupati juga memantau pelaksanaan bakti sosial operasi katarak yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Sebanyak 200 pasien dari keluarga kurang mampu mendapatkan layanan operasi secara gratis setelah melalui proses assessment. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Ade Suhayati, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Bakti sosial operasi katarak ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam membantu masyarakat kurang mampu agar mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam penguatan layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sejumlah tenaga medis telah disiapkan dan mengikuti pelatihan khusus untuk mengoperasikan peralatan medis tersebut. Melalui kunjungan ini, berharap seluruh jajaran RSUD Indramayu terus meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen rumah sakit agar fasilitas yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, resmi terpilih sebagai Ketua Asosiasi Perangkat Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi (Apekkasi) masa bakti 2026–2029. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam musyawarah yang digelar di Saung Hegar Rizky, Selasa (5/5/2026). Usai proses pemilihan, Bupati Sukabumi H. Asep Japar langsung mengukuhkan jajaran pengurus Apekkasi dalam kesempatan yang sama. Momentum ini menjadi titik awal penguatan peran camat sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah. Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya Apekkasi sebagai ruang strategis bagi para camat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas wilayah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal tanpa kekompakan seluruh elemen, terutama di tingkat kecamatan. “Apekkasi harus menjadi wadah untuk saling bertukar gagasan, memperkuat koordinasi, dan mendorong percepatan pembangunan di masing-masing wilayah,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa peran aparatur sipil negara tidak hanya sebatas administratif, tetapi harus berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. “Kita semua memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Itu yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Apekkasi terpilih, Ridwan Agus Mulyawan, menyatakan kesiapannya mengemban amanah serta memperkuat organisasi melalui program kerja yang adaptif dan kolaboratif. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah. “Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Mohon arahan dan dukungan agar Apekkasi bisa berkontribusi lebih dalam memajukan wilayah Kabupaten Sukabumi,” tandasnya. (Dicky)

KUNINGAN-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, memimpin peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 tingkat Kabupaten Kuningan yang digelar serentak pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan berlangsung bertepatan dengan Car Free Day di depan Masjid Syiarul Islam Kuningan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari fokus penanganan pasca bencana menjadi kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi. Dalam sambutannya, Dian menyoroti kondisi topografis Kabupaten Kuningan yang berbukit-bukit sehingga memiliki kerawanan bencana cukup tinggi, mulai dari longsor hingga banjir. Ia menegaskan pentingnya upaya kolektif untuk membangun kemandirian dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi tersebut. “Hari ini, saya mengajak kita semua untuk lebih mengenali alam kita, mencintai lingkungan kita, dan memahami potensi bencana di sekitar,” ujarnya. Menurutnya, membangun kesiapsiagaan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membentuk budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Ia menekankan prinsip sederhana bahwa menjaga alam adalah bagian dari upaya melindungi diri dari bencana. Peringatan HKBN yang jatuh setiap 26 April ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, dengan tema nasional “Siap untuk Selamat” dan subtema “Bersatu dalam Siaga Tangguh Menghadapi Bencana”. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini menekankan aksi nyata di lapangan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu kegiatan utama adalah plogging, yakni lari santai sambil memungut sampah. Aktivitas ini dinilai sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mitigasi bencana, khususnya untuk mencegah banjir akibat saluran tersumbat sampah. Selain itu, BPBD bersama berbagai pihak juga menggelar simulasi evakuasi mandiri, pengecekan jalur evakuasi, pengenalan titik kumpul aman, serta uji coba sistem peringatan dini yang ditandai bunyi sirine dan kentongan secara serentak. Simbol bunyi kentongan menjadi penanda dimulainya simulasi respons bencana. Para relawan, termasuk komunitas Kuningan Runner, tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan pentingnya peran komunitas dalam sistem penanggulangan bencana. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam konteks ini, bersiap jauh lebih baik daripada hanya merespons saat bencana terjadi,” tegas Indra. Usai kegiatan, Bupati Dian didampingi Indra Bayu melakukan pengecekan mobil tangki baru milik BPBD Kuningan. Bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana tersebut dilengkapi berbagai peralatan dan siap menjadi armada utama dalam operasi penanggulangan bencana di wilayah Kuningan. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai tertinggi yang harus dijaga bersama. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembina apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Kantor BPBD Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/4/2026). Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kesiapsiagaan sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penguatan sinergi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi secara bijak sangat penting dalam menyebarkan informasi kebencanaan yang akurat. “Kami percaya investasi pada kesiapsiagaan jauh lebih murah dibandingkan biaya pemulihan pascabencana,” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, terus berupaya memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui berbagai program. Di dalamnya ada pengembangan desa tangguh bencana (Destana), penguatan Tim Reaksi Cepat (TRC), pemasangan early warning system (EWS), serta pelaksanaan simulasi kebencanaan secara berkala. “Keselamatan jiwa adalah harga tertinggi yang harus kita jaga. Kesiapsiagaan merupakan tugas dan tanggung jawab bersama,” tegasnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi. Kondisi ini menuntut seluruh pihak untuk selalu siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. “Di balik potensi kekayaan alamnya yang luar biasa, wilayah ini juga menyimpan ancaman bencana,” ungkapnya. Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk forum kebencanaan dan relawan, yang selama ini berkontribusi dalam upaya kesiapsiagaan di Kabupaten Sukabumi. “Mari kita terus jaga semangat kebersamaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan,” ajaknya. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki menambahkan bahwa pelaksanaan HKB bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. “Melalui kegiatan ini, kami juga memastikan seluruh peralatan kesiapsiagaan bencana dapat berfungsi dengan baik,” pungkasnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi, relawan, dan komunitas yang dinilai berkontribusi aktif dalam upaya penanggulangan bencana di wilayahnya. (Dicky)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manajemen ASN Kabupaten Majalengka menggelar sosialisasi implementasi transformasi layanan manajemen ASN guna mempercepat pencapaian visi misi daerah. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara dan berlangsung di Aula BKPSDM, Rabu (22/04/2026). Kegiatan dibuka langsung oleh Eman Suherman didampingi Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan. Kepala BKPSDM Majalengka, Ikin Asikin, dalam laporannya menegaskan pentingnya reformasi birokrasi yang selaras dengan arah pembangunan daerah. Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong integrasi sistem kepegawaian sekaligus memangkas hambatan dalam tata kelola. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya transformasi digital, termasuk implementasi sistem E-Kinerja berbasis Badan Kepegawaian Negara yang transparan dan akuntabel,” ujarnya. Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM ASN sekaligus memperkuat daya saing daerah. Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa transformasi layanan ASN menjadi bagian penting dalam misi pembangunan, khususnya pada poin penguatan reformasi birokrasi berbasis kolaborasi. “Transformasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan efisien, dengan sistem pengelolaan kepegawaian yang modern dan berbasis kinerja,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan capaian positif Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam penerapan sistem merit ASN. Dengan nilai 328,5, Majalengka masuk kategori sangat baik, mencerminkan komitmen kuat dalam menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kinerja. Kegiatan ini diikuti para pejabat struktural, pengelola kepegawaian, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Majalengka. Diharapkan, seluruh elemen dapat bersinergi dalam mewujudkan birokrasi yang semakin maju dan berkelas, sejalan dengan visi Majalengka “Langkung SAE.” (Asep Rusliman)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Bappedalitbang Kabupaten Majalengka menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BKPSDM Majalengka, Selasa (21/04/2026), dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepala daerah, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, hingga pelaku usaha. Forum strategis ini menjadi ruang sinkronisasi antara aspirasi masyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah yang berpedoman pada visi “Majalengka Langkung SAE”. Sekretaris Bappedalitbang, Dede Sunarya, dalam laporannya menjelaskan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 telah melalui tahapan berjenjang, dimulai dari tingkat desa dan kelurahan, konsultasi publik, hingga Musrenbang kecamatan pada Februari lalu. “Total terdapat 2.164 usulan dari masyarakat yang masuk melalui Musrenbang kecamatan, serta 605 usulan yang bersumber dari pokok pikiran DPRD. Ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan,” ungkapnya. Ia menegaskan, Musrenbang RKPD ini bertujuan untuk menyepakati program prioritas pembangunan serta memastikan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara optimal dalam kebijakan daerah. Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Menurutnya, forum ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum menyatukan gagasan demi kemajuan daerah. “Melalui Musrenbang ini, kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif memberikan ide dan masukan demi pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci dalam mewujudkan visi Majalengka yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan digelarnya Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan arah pembangunan Kabupaten Majalengka ke depan semakin terarah, partisipatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Majalengka, Eman Suherman, resmi melakukan kick off penataan dan perapihan kabel udara di wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (16/4). Langkah ini menjadi upaya awal pemerintah daerah dalam menciptakan tata kota yang lebih tertib, nyaman dipandang, serta aman bagi masyarakat. Dalam keterangannya, Eman menegaskan bahwa penataan kabel udara bukan sekadar soal estetika, tetapi juga berkaitan langsung dengan aspek keselamatan publik. Kabel yang tidak tertata rapi dinilai berpotensi menimbulkan risiko, sehingga perlu dilakukan penataan secara terintegrasi. “Ini bukan hanya soal keindahan kota, tetapi juga menyangkut keamanan warga. Kabel yang semrawut harus ditata agar tidak membahayakan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan para operator dan penyedia jaringan dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar penataan dapat berjalan sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan. Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Jawa Barat, Yudiana Arifin, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemkab Majalengka. Ia memastikan pihaknya siap berkoordinasi dan mendorong seluruh anggota untuk melakukan penyesuaian di lapangan, termasuk merapikan instalasi kabel serta memastikan standar keamanan jaringan terpenuhi. “Penataan kabel ini merupakan kebutuhan bersama. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar pelaksanaannya berjalan efektif,” ungkapnya. Program ini diharapkan mampu menghadirkan wajah kota Majalengka yang lebih modern, tertata, dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas mendampingi penasihat khusus presiden Dudung Abdurachman dalam peresmian hunian tetap (huntap) adaptif bencana di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kamis (16/4/2026). Peresmian huntap ini menjadi langkah nyata pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, serta jajaran Forkopimcam Cisolok dan berbagai pihak terkait. Dalam kesempatan itu, Dudung Abdurachman menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang sempat mengakibatkan sejumlah rumah warga hanyut. Meski demikian, ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu percepatan pemulihan, termasuk dukungan pembangunan hunian bagi warga terdampak. Bahkan, tambahan unit rumah direncanakan akan dibangun di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu. “Hunian ini diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Asep Japar mengingatkan warga agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di kawasan rawan seperti lereng perbukitan. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus melengkapi kebutuhan infrastruktur pendukung di lokasi relokasi, mulai dari akses jalan hingga sistem distribusi air bersih agar warga dapat hidup lebih nyaman dan layak. Di sisi lain, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sukabumi, KH. Encep Hadiana, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam pembangunan huntap tersebut. Ia menyebut, terbangunnya hunian ini merupakan hasil gotong royong lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, TNI, legislatif, hingga pemerintah daerah. “Ini bukti bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus bersama-sama,” pungkasnya. (Dicky)