JATENG:Bidik-kasusnews.com
Jepara, 6 Agustus 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus mendorong peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan melalui berbagai program pembinaan kemandirian. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembuatan pakan ternak fermentasi yang dilaksanakan oleh warga binaan di lingkungan Rutan Kelas IIB Jepara.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis di bidang peternakan. Dalam pelaksanaannya, warga binaan mengikuti proses pembuatan pakan ternak secara bertahap, mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pengolahan, hingga menghasilkan pakan yang siap digunakan.
Pembinaan kemandirian ini tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif, tetapi juga sebagai upaya memberikan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya dan kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Jepara dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berorientasi pada kemandirian warga binaan.
“Kami terus berupaya memberikan kegiatan pembinaan yang produktif dan memiliki manfaat bagi warga binaan. Melalui pembuatan pakan ternak fermentasi ini, kami berharap mereka mendapatkan keterampilan yang dapat dikembangkan dan menjadi bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat,”ujar Kepala Rutan.
Lebih lanjut, kegiatan pembinaan kemandirian juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kreativitas warga binaan. Dengan demikian, program pembinaan di Rutan Kelas IIB Jepara tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan kerja.
Melalui kegiatan pembuatan pakan ternak fermentasi tersebut, Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari proses mempersiapkan warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara