AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM            Suasana malam di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diwarnai pagelaran seni dan pertunjukan budaya bertajuk “Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin Agung” yang digelar di halaman Makodim 1001 Amuntai, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.45 WITA tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, TNI, Polri, perwakilan Kesultanan Banjar, serta tamu undangan lainnya. Dari jajaran Polres Hulu Sungai Utara, Kapolres HSU diwakili oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari dukungan jajaran kepolisian terhadap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan seni dan budaya. Sementara itu, unsur Kodim 1001 Amuntai-Balangan turut hadir melalui Pasiter Lettu Mulyanto, yang mewakili Dandim 1001 Amuntai-Balangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Hulu Sungai Utara beserta ibu, perwakilan Kesultanan Banjar, serta sejumlah undangan lainnya. Diisi Penampilan Seni Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, kegiatan diisi dengan penyerahan penghargaan dan sambutan dari pihak terkait. Puncak acara berlangsung dengan penampilan pagelaran seni dari Sanggar Seni Tanaharum Bakarasmin Agung. Pertunjukan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian acara sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat dan para tamu yang hadir. Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 23.45 WITA. Selama pelaksanaan, seluruh rangkaian acara dilaporkan berjalan dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. Kegiatan seni dan budaya seperti ini turut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertunjukan sekaligus memperkenalkan dan menjaga keberadaan seni budaya di tengah perkembangan zaman. (Agus)

PEMALANG, Bidik-kasusnews.com                Ribuan masyarakat memadati lapangan Desa Sibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, untuk menyaksikan pagelaran seni Wayang Kulit dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Pertunjukan seni tradisional tersebut berlangsung meriah. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias datang dan memenuhi lokasi acara untuk menikmati kesenian wayang kulit yang menjadi salah satu warisan budaya Nusantara. Pagelaran menghadirkan dalang Gandik Wayah Sugiono. Dengan kepiawaiannya memainkan karakter dalam cerita pewayangan, pertunjukan semakin menarik perhatian masyarakat. Alunan gamelan yang mengiringi jalannya pagelaran turut menciptakan suasana khas pertunjukan wayang kulit hingga acara berlangsung larut malam. Tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-81 sekaligus momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya tradisional. Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Ibu Affna, bersama Kepala Desa Sibuyur, Yoyok. Kehadiran keduanya mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang mengikuti acara dengan penuh antusias. Ibu Affna dan Kepala Desa Sibuyur Yoyok menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya pagelaran wayang kulit tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini memiliki nilai positif karena tidak hanya menghadirkan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga keberadaan kesenian tradisional di tengah perkembangan zaman. Pagelaran wayang kulit juga dinilai mampu menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat. Warga dapat menikmati hiburan bersama sekaligus mempererat hubungan sosial dan semangat gotong royong di lingkungan desa. Antusiasme warga terlihat sepanjang acara. Lapangan Desa Sibuyur dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kepiawaian sang dalang dalam membawakan cerita pewayangan. Peringatan HUT RI ke-81 di Desa Sibuyur melalui pagelaran wayang kulit tersebut akhirnya tidak hanya menjadi sebuah pertunjukan seni. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat tradisi, memperkuat kebersamaan warga, serta menumbuhkan semangat nasionalisme melalui pelestarian budaya bangsa. Dengan tetap digelarnya kesenian tradisional di tengah masyarakat, warisan budaya seperti wayang kulit diharapkan dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi muda, sehingga tidak kehilangan tempat di tengah perubahan zaman. (Penji Pribana)

PEMALANG, Bidik-kasusnews.com          Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa kental di Desa Rimpak, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. PAC GRIB Jaya Kecamatan Belik menggelar pentas kesenian tradisional kuda lumping yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga keberadaan seni budaya tradisional di tengah masyarakat. Ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi pertunjukan. Nuansa merah putih menghiasi area kegiatan, berpadu dengan panggung pertunjukan serta alunan musik gamelan yang mengiringi penampilan para penari kuda lumping. Penampilan para penari dengan kostum khas dan gerakan yang dinamis berhasil menghibur masyarakat. Suasana semakin semarak ketika para penonton memberikan apresiasi terhadap setiap penampilan yang disuguhkan. Selain menjadi hiburan bagi warga, pertunjukan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai kesenian tradisional. Keterlibatan anak muda dalam kegiatan budaya dinilai penting agar warisan leluhur tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman. Ketua PAC GRIB Jaya Kecamatan Belik sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Nur Kholis, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi masyarakat dan seluruh pihak yang telah ikut mendukung acara. “Alhamdulillah, kita dapat berkumpul bersama warga Desa Rimpak untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-81 melalui kesenian tradisional kuda lumping. Selain memeriahkan kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi upaya melestarikan budaya leluhur dan mempererat silaturahmi,” ujar Nur Kholis. Menurutnya, kegiatan seni dan budaya seperti itu diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan ruang positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda. “Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin dicintai oleh generasi muda. Kita ingin budaya daerah tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” lanjutnya. Antusiasme warga juga menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Desa Rimpak. Dukungan dan gotong royong warga menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman dan meriah. Nur Kholis berharap ke depan PAC GRIB Jaya Belik dapat terus berkontribusi melalui kegiatan-kegiatan positif yang memiliki manfaat bagi masyarakat. “Harapan kami, semangat kemerdekaan, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya daerah semakin tumbuh. Semoga Desa Rimpak dan Kecamatan Belik semakin maju, rukun, serta sejahtera,” pungkasnya. Pentas kuda lumping dalam rangka HUT RI ke-81 tersebut pun menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk merawat budaya, memperkuat persaudaraan, dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Penji Pribana

PEMALANG, BELIK, BIDIK-KASUSNEWS.COM  Suasana kebersamaan dan pelestarian budaya terasa kental di Desa Kalisaleh, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Pemerintah Desa Kalisaleh menggelar rangkaian kegiatan Ruwat Bumi, malam resepsi, dan pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kepala Desa Kalisaleh tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga dari berbagai wilayah desa hadir untuk mengikuti rangkaian acara sekaligus menikmati pertunjukan seni tradisional yang menjadi bagian penting dari kebudayaan masyarakat Jawa. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga turut hadir. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan dalam memperingati momentum kemerdekaan. Kepala Desa Kalisaleh, Bejo Utomo, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas partisipasi serta kekompakan masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa nilai positif bagi kehidupan masyarakat. “Alhamdulillah, peringatan HUT RI ke-81 kali ini menjadi sangat istimewa dengan terselenggaranya tradisi Ruwat Bumi dan pagelaran wayang kulit. Semoga kegiatan ini membawa berkah, keselamatan, dan kemajuan bagi Desa Kalisaleh, serta semakin mempererat persaudaraan antarwarga,” ujar Bejo Utomo. Dalang Rofi Bawakan Lakon Pandawa Syukur Kem meriahan acara semakin terasa saat pagelaran wayang kulit dimulai. Pertunjukan tersebut menampilkan Dalang Rofi, seniman asal Purbalingga, yang membawakan lakon “Pandawa Syukur”. Lakon tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Penonton tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan yang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral mengenai kebaikan, ketabahan, kebersamaan, dan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan. Melalui seni pewayangan, masyarakat diajak menikmati warisan budaya sekaligus mengambil nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam cerita. Sementara itu, tradisi Ruwat Bumi menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas kehidupan, hasil bumi, serta keselamatan yang telah diberikan. Tradisi tersebut juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa dan mempererat hubungan sosial antarwarga. Perpaduan antara tradisi Ruwat Bumi, resepsi kemerdekaan, dan pagelaran wayang kulit membuat peringatan HUT RI ke-81 di Desa Kalisaleh berlangsung penuh makna. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pelestarian budaya, gotong royong, dan kebersamaan. Pemerintah Desa Kalisaleh berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan sehingga generasi muda tidak kehilangan kedekatan dengan budaya lokal sekaligus memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Reporter: Penji Pribana

SUKABUMI-BIDIK-LASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mencegah stunting. Pesan moral tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus membuka Gelar Budaya Pesona Kadudampit Tahun 2026 di Lapang Cijagung, Kecamatan Kadudampit, Rabu (12/8/2026). Menurut Andreas, kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat secara luas harus sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Kebersihan lingkungan, kata dia, tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika ada kegiatan tertentu, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kemeriahan ini harus diimbangi dengan menjaga alam dan kebersihan lingkungan. Stunting salah satunya dipicu oleh lingkungan yang tidak bersih,” ujar Andreas. Ia menjelaskan, kondisi lingkungan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya menekan angka stunting. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggal. Andreas pun mendorong pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa untuk terus menggerakkan masyarakat dalam menjaga kebersihan. Upaya tersebut dinilai penting agar pembangunan kesehatan tidak hanya dilakukan melalui program pemerintah, tetapi juga didukung perilaku hidup bersih di tingkat keluarga. Selain persoalan kesehatan, Wabup berharap nilai-nilai budaya dan keagamaan yang tumbuh di masyarakat Kadudampit dapat tercermin melalui kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga mengapresiasi pelaksanaan Gelar Budaya Pesona Kadudampit yang dinilai mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya daerah. Ketua Panitia Gelar Budaya Pesona Kadudampit, Deden, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diisi berbagai agenda, mulai dari lomba pelajar, perkemahan Pramuka yang diikuti sekitar 1.500 peserta, pementasan seni tradisional, jalan santai, tabligh akbar hingga santunan anak yatim. Deden mengatakan, rangkaian kegiatan juga diarahkan sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Salah satu pesannya yakni mengajak anak-anak mengurangi penggunaan gawai dan kembali aktif dalam kegiatan olahraga serta aktivitas sosial. “Acara ini lebih ke arah edukasi untuk mengajak anak-anak meninggalkan gadget sejenak. Kita hidupkan kembali budaya olahraga dan kebersamaan,” katanya. Rangkaian Gelar Budaya Pesona Kadudampit berlangsung selama sepekan sejak 10 Agustus 2026. Selain menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan olahraga, agenda tersebut turut menjadi wadah pelestarian seni budaya lokal serta rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Berbagai kesenian khas turut ditampilkan, di antaranya rampak gendang, pencak silat, angklung bujo dari Desa Cikidang, serta teater kolosal Situ Gunung. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak melestarikan budaya, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat. (Dicky)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Tahun 2026 berlangsung meriah di Aula KH. Dr. Idham Chalid, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (18/7/2026) malam. Acara yang menjadi puncak ajang pemilihan duta budaya daerah tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto diwakili oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., yang turut menghadiri kegiatan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pembinaan generasi muda serta pelestarian seni dan budaya Banjar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Dewi Raisha Aprillia, Sekretaris Daerah HSU H. Adi Lesmana, unsur DPRD HSU, Dandim 1001 Amuntai-Balangan yang diwakili Danramil Amuntai Utara, perwakilan Kejaksaan Negeri HSU, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HSU, Ketua DPD KNPI HSU, Ketua Inaga Kalimantan Selatan, dewan juri, serta tamu undangan lainnya. Rangkaian acara diawali dengan registrasi tamu, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan Tari Sumangat Babarkat, doa bersama, sambutan para pejabat, hingga penampilan para finalis Nanang Galuh. Suasana semakin semarak saat pengumuman enam besar, sesi pidato, penampilan seni budaya, hingga babak tiga besar yang diisi sesi tanya jawab sebelum dewan juri menetapkan para pemenang. Selain menjadi ajang kompetisi, Pemilihan Nanang Galuh HSU 2026 juga menjadi wadah untuk melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan budaya, berkarakter, serta mampu menjadi duta promosi pariwisata dan budaya Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kehadiran jajaran Polres HSU dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan positif yang memperkuat identitas budaya sekaligus membangun karakter generasi muda. Seluruh rangkaian Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Hulu Sungai Utara Tahun 2026 berakhir pada Minggu (19/7/2026) pukul 00.19 Wita. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan maupun penyelenggaraan acara. (Agus)

Indramayu,Bidik-kasusnews.com,.Satu tahun sudah Lucky Hakim menakhodai Kabupaten Indramayu sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Mengusung visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), periode pertama kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin ditandai dengan gerak cepat melalui 14 Program Percepatan. Program-program ini dirancang bukan sekadar sebagai slogan, melainkan instrumen konkret untuk menjawab jeritan masyarakat di akar rumput. Menanam Nilai Religius melalui Indramayu Mengaji dan Berzakat Di bawah komando Lucky Hakim, aspek spiritualitas menjadi fondasi pembangunan. Melalui program Indramayu Mengaji, Pemkab menggalakkan kegiatan Hafidz Quran, Khataman 30 Juz, hingga pembangunan Rumah Tahfidz. Tak hanya itu, program Indramayu Berzakat yang diinisiasi hanya sebulan setelah menjabat, kini telah membuahkan hasil nyata. Dana zakat yang terkumpul disalurkan secara transparan untuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan beasiswa pendidikan bagi keluarga tidak mampu. Revolusi Pendidikan dan Kesehatan: Investasi Sumber Daya Manusia. Sektor pendidikan mendapatkan nafas baru melalui Indramayu Belajar. Kehadiran “Sekolah Rakyat” dan program “Sanggar Seni Masuk Sekolah (SSMS)” bertujuan menyeimbangkan kemampuan akademik dengan pelestarian budaya lokal. Di sisi kesehatan, terobosan besar dilakukan dengan rencana pengaktifan kembali eks bangunan RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD. Langkah ini diambil untuk memecah konsentrasi pasien di pusat kota dan mendekatkan layanan kesehatan kepada warga di wilayah Indramayu Barat. Selain itu, optimalisasi layanan BPJS, penurunan angka stunting, dan cek kesehatan gratis menjadi agenda rutin yang menyentuh ribuan warga. Sektor Agraria: Upaya Mewujudkan Petani Sejahtera Sebagai lumbung pangan nasional, Lucky Hakim memberikan perhatian khusus pada stabilitas harga gabah. Pemkab membangun 31 demplot pertanian di seluruh kecamatan sebagai pusat edukasi dan percontohan. Menariknya, pendekatan alami juga ditempuh dengan pelepasan predator alami seperti ular dan burung hantu untuk membasmi hama tikus, didukung dengan penguatan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk melindungi petani dari gagal panen. “Jalan Mulus dan Aman”: Menjawab Keluhan Infrastruktur Infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat mulai menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun 2025, realisasi perbaikan mencakup: •Pemeliharaan Rutin: 74 ruas jalan sepanjang 270 kilometer. •Rekonstruksi Jalan: 32 ruas jalan kabupaten sepanjang 28 kilometer. •Rehabilitasi Jalan Desa: 349 titik sepanjang 75 kilometer. Beberapa proyek strategis seperti jalan beton sepanjang 2,6 km di Situraja–Kiarapayung dan perbaikan ruas jalan Pondoh telah rampung, memberikan dampak langsung pada kelancaran ekonomi warga. Transformasi Digital dan Respons Cepat “Wong Reang Wadul” Di era keterbukaan informasi, Lucky Hakim meluncurkan Super Apps Wong Reang dan kanal aduan Wong Reang Wadul. Komitmen ini bukan sekadar formalitas; data Diskominfo menunjukkan bahwa dalam 100 hari pertama, dari 929 aduan yang masuk, sebanyak 871 aduan (93 persen) berhasil diselesaikan oleh perangkat daerah terkait. Transparansi ini dibarengi dengan reformasi birokrasi, termasuk penandatanganan 1.000 izin usaha secara cepat dan pengisian kekosongan jabatan direksi di BUMD (PT. BWI dan Perumda Tirta Darma Ayu) melalui seleksi terbuka untuk memastikan profesionalisme. Pembangunan Berbasis Kepedulian Sosial dan Lingkungan Program “REANG EMAN NING SEMA” (Sayangi Ibu) hadir sebagai sentuhan humanis kepemimpinan Lucky Hakim. Program ini melibatkan ASN sebagai pendamping lansia, memastikan tidak ada orang tua yang terabaikan di Indramayu. Di bidang lingkungan dan pemukiman, Pemkab telah membangun: 1.SPAM (Sumur Bor): Di 16 desa untuk akses air bersih. 2.SPALD (MCK): 184 unit di 9 desa untuk sanitasi layak. 3.Normalisasi Sungai: Pengerukan di 13 muara sungai untuk mencegah banjir dan membantu akses nelayan. Tantangan Menuju Tahun Kedua, Satu (Asep Rusliman)

KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,.Kodim 0615/Kuningan menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Serentak dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 0615/Kuningan, Senin (09/02/2026), dihadiri langsung oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung yang didampingi istri tercinta Ny. Azrida Hafda Prima Agung. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kontribusi TNI AD melalui Persit KCK dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya untuk memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan se-Kabupaten Kuningan. Selain itu, acara juga diisi dengan penyuluhan kesehatan dasar serta penyerahan cinderamata kepada seluruh pendonor yang berhasil menyumbang darah. Pelaksanaan donor darah yang menetapkan target sasaran 200 orang ini meraih antusiasme tinggi dari berbagai kalangan, antara lain prajurit Kodim 0615/Kuningan beserta keluarga, anggota Bhayangkari Polres Kuningan, peserta KKN Tematik, pelajar SMA/SMK se-Kuningan, dan masyarakat umum. Tercatat sebanyak 222 orang mendaftarkan diri untuk menjadi pendonor. Setelah melalui tahap pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis dari RSUD Kuningan dan PMI Kabupaten Kuningan, sebanyak 198 orang dinyatakan layak dan berhasil menyumbangkan darah, menghasilkan total 198 kantong darah. Adapun pembagian golongan darah yang terkumpul adalah sebagai berikut Golongan A 44 kantong, Golongan B 51 kantong, Golongan O 79 kantong, Golongan AB 24 kantong. Sebanyak 24 orang pendonor tidak dapat menyumbangkan darah dengan alasan kesehatan, antara lain 8 orang memiliki kadar hemoglobin (HB) rendah, 12 orang dengan tensi darah tinggi, dan 4 orang dengan tensi darah rendah. Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyampaikan, bahwa HUT ke-80 Persit KCK menjadi momentum penting untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian yang sederhana namun sangat berarti, karena setiap kantong darah bisa menjadi harapan bagi nyawa orang lain. “Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah menyempatkan diri hadir hari ini, serta tim medis yang telah bekerja profesional dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus kita laksanakan secara berkala untuk mendukung kebutuhan darah di wilayah kerja Kodim 0615/Kuningan,” ungkap Dandim di sela kegiatan. Dandim juga menambahkan bahwa hasil darah dari kegiatan ini akan langsung disalurkan ke PMI Kabupaten Kuningan untuk didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan. (Asep.R)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di kalangan generasi muda, Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka Polda Jabar. melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa melalui program Police Goes To Campus dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2026, bertempat di Kampus Instbunas Majalengka, pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi Instbunas Majalengka dengan tujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terkait Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas), sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata S., S.T.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To Campus merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas. “Melalui kegiatan ini, kami memberikan sosialisasi Kamseltibcarlantas dalam rangka Ops Keselamatan Lodaya 2026, agar para mahasiswa memahami pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Pandu Renata. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan Kasat Lantas Polres Majalengka, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Majalengka, serta anggota Kamsel Sat Lantas Polres Majalengka yang secara interaktif menyampaikan materi dan imbauan keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya kegiatan ini, Sat Lantas Polres Majalengka berharap tercipta kesadaran kolektif di lingkungan kampus untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, sehingga dapat mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep.R)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang diraih Archilles Alexsyah Junior atau yang akrab disapa Alex. Dia adalah atlet pencak silat muda asal Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. ‎ ‎Alex berhasil menembus seleksi nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Program Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN), yang diumumkan pada 29 Oktober 2025 yang lalu. ‎ ‎Keberhasilan tersebut menempatkan Alex sebagai bagian dari pembinaan atlet nasional. Saat ini, Alex tengah menempuh pendidikan dan latihan di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta, salah satu pusat pendidikan olahraga unggulan di Indonesia. ‎ ‎Dalam proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan kompetitif, Alex terpilih sebagai satu dari tiga peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Konsistensi latihan, kemampuan teknik, serta potensi besar di cabang olahraga pencak silat, serta tekadnya yang membaja, menjadi faktor utama yang mengantarkannya lolos ke program pembinaan Kemenpora. ‎ ‎Tidak berhenti sampai di situ, Alex kembali mengharumkan nama Indramayu dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Antar Pelajar Nasional yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat. ‎ ‎Kementerian Pemuda dan Olahraga turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut serta menyatakan komitmen untuk mendukung pengembangan Alex agar mampu berprestasi hingga tingkat internasional. ‎ ‎“Kami berharap Archilles Alexsyah Junior dapat terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya, khususnya di Kabupaten Indramayu,” ujar perwakilan Kemenpora. ‎ ‎Di sisi lain, orang tua Alex, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan pembinaan yang telah diberikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras kolektif para pelatih, guru, dan seluruh pihak yang konsisten mendampingi perkembangan Alex. ‎ ‎“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bimbingan yang telah diberikan kepada Alex. Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa peran para pelatih, guru, dan semua pihak yang telah mendampingi,” ujar orang tuanya. ‎ ‎Sebelum bergabung dalam pembinaan nasional, Alex merupakan siswa SMP Negeri 2 Sindang. Alex menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Indramayu yang juga Kepala SMPN 2 Sindang, Fajar Ismadi, serta Ketua Padepokan Pencak Silat BDS Silatindo, Master Dukim Pray, bersama jajaran pelatih dan pendamping. ‎ ‎Alex menyampaikan rasa syukur dan tekadnya untuk terus meningkatkan kemampuan. ‎ ‎“Saya ingin terus berprestasi dan suatu hari bisa membawa nama Indonesia di tingkat internasional. Terima kasih kepada para guru di SMP Negeri 2 Sindang dan SD Negeri 2 Jatibarang yang telah mendidik dan mendukung saya,” ungkap Alex. ‎ ‎Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, prestasi Archilles Alexsyah Junior dapat menjadi motivasi bagi generasi muda daerah untuk terus berlatih, berprestasi, dan berani bermimpi membawa nama Indramayu dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional. ‎ ‎(Asep Rusliman)