MAJALENGKA, Bidik-kasusnews.com SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapat bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dari sumber anggaran APBN dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Majalengka.
Ketua pelaksana P2SP Revitalisasi SD Negeri Majalengka Wetan VII, Ajat Sudrajat didampingi Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab, Iyus Susnardi, SPd, MPd mengatakan bahwa alhamdulillah SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapatkan revitalisasi sekolan di tahun ini dengan dibentuk panitia atau swakelola.
“Untuk revitalisasi tahun 2026 ini SD Negeri Majalengka Wetan VII mendapatkan 9 lokal ruang kelas berikut satu ruang kantin atau koperasi sekolah dengan anggaran yang diturunkan sekitar Rp. 1,2 miliar dari APBN,’ kata Ajat kepada media, Selasa (01/09/26).
Sambung dia, pelasanaan pekerjaan dimulai dari tanggal 30 Juni sampai dengan tanggal 27 November 2027 atau 150 hari kalender dan saat ini sudah mencapai 50 persen pengerjaan.
“Untuk jumlah siswa di SD Negeri Majalengka VII ini di tahun ini ada di kisaran 500 siswa, dan alhamdulillah ketika revitalisasi sedang berlangsung, kebetulan ada sisa ruang kelas yang tidak direhab sebanyak 6 ruang kelas maka kita pergunakan untuk kegiatan KBM siswa kami secara bergantian,” kata Ajat.
Lebih jauh Ajat mengatakan bahwa mebeler untuk ruang kelas masih menggunakan yang lama, jadi kita hanya menganggarkan untuk perbaikan ruang kelasnya saja seperti lantai, atap dan lain lainnya, dan ini sudah hasil musyawarah bersama sama dengan komite sekolah untuk kemudian diusulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka.
“Sebagai penerima manfaat, saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan revittalisasi ini melalui ABPN agar anak anak semakin nyaman dalam proses KBM sehingga peningkatan mutu pendidikan akan tercapai,” ujarnya.
Ditambahkan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Dr. Joko Setiyono, M.Kom mengatakan bahwa alhamdulillah sekolah SD di Kabupaten Majalengka mendapatkan bantuan revitalisasi dari Pemerintah Pusat dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
“Ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo melalui APBN, alhamdulilah kondisi ruang kelas bisa lebih baik atau Langkung Sae seperti yang diharapkan di Kabupaten Majalengka,” tutupnya.
(Asep Rusliman)