SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMA Negeri 1 Surade, Kabupaten Sukabumi, resmi merilis jadwal pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027. Seluruh tahapan disusun secara sistematis guna memberikan kemudahan bagi calon peserta didik maupun orang tua dalam mengikuti proses penerimaan siswa baru. Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan bahwa sekolah telah menyiapkan seluruh mekanisme pelaksanaan dengan matang agar proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah melibatkan seluruh unsur manajemen sekolah mulai dari Wakasek Kurikulum Jalaludin Sayuti, S.Ag., M.Ag, Wakasek Kesiswaan,Sugeng Nuryanto, S.Pd. Wakasek Sarana Prasarana Ahmad, S.Pd., hingga Wakasek Humas Dian Wardiana, S.Pd. “Seluruh tahapan kami persiapkan secara detail agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan terbaik selama proses penerimaan murid baru berlangsung,” ujar Hardika, Kamis (28/5/2026). Tahapan awal diawali dengan kegiatan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dijadwalkan pada 29 Mei serta 2, 3, 4, 5, dan 8 Juni 2026. Dalam tahap ini, calon peserta didik diwajibkan mengisi sejumlah data penting seperti nilai rapor, pilihan sekolah tujuan, data domisili, hingga dokumen pendukung berupa bukti bantuan sosial maupun prestasi jika dimiliki. Sementara itu, pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 15, 17, 18, dan 19 Juni 2026. Sedangkan tahap kedua berlangsung pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026. Untuk persyaratan umum, calon murid diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen seperti ijazah atau surat keterangan lulus SMP/MTs, akta kelahiran atau KIA, KTP orang tua, kartu keluarga, hingga Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang diunduh melalui laman resmi SPMB. Selain jalur umum, SMAN 1 Surade juga membuka jalur prestasi dan afirmasi bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik tingkat kabupaten dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Jalur ini juga diperuntukkan bagi siswa yang memiliki pengalaman kepemimpinan seperti Ketua OSIS maupun Ketua Pramuka yang dibuktikan dengan surat keputusan kepala sekolah. Adapun jalur khusus diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga pindah tugas orang tua/wali serta anak guru atau tenaga kependidikan. Persyaratan administrasi disesuaikan dengan kategori masing-masing pendaftar. Pada tahap kedua, sekolah juga membuka jalur domisili dengan syarat utama melampirkan nilai rapor semester 1 hingga semester 5. Selain itu tersedia pula jalur KETM-DTSEN bagi calon murid dari keluarga ekonomi lemah, penerima bantuan sosial, maupun anak panti asuhan yang terdata resmi pada instansi terkait. Tak hanya itu, SMAN 1 Surade turut memberikan kesempatan kepada Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) dengan melampirkan kartu atau surat keterangan penyandang disabilitas serta rekomendasi tenaga medis atau psikolog. Hardika berharap seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat memahami seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan administrasi. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dengan prinsip transparansi dan keadilan agar kepercayaan masyarakat terhadap SMAN 1 Surade tetap terjaga,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat sportivitas dan kreativitas mewarnai peringatan Dies Natalis ke-22 SMKN 1 Surade yang digelar meriah, Sabtu (16/5/2026). Mengusung tema “Disiplin Tangguh dan Siap Berkarya” serta semangat “Sportivitas dan Kreativitas Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menghadirkan agenda unggulan Jelajah Alam “Ngider Kahirupan”. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Surade itu dilepas langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama. Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai sekolah di wilayah Pajampangan turut ambil bagian dalam kegiatan lintas alam tersebut. Suasana acara tampak semarak dengan dekorasi bernuansa budaya dan nilai karakter, seperti Gapura Panca Waluya hingga simbol Jangkar Empat Sikap V yang menjadi representasi jati diri dan semangat pembentukan karakter siswa. Dalam sambutannya, Erpa Aris Purnama mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu membangun mental, kedisiplinan, dan kebersamaan generasi muda. Ia juga secara simbolis melepas peserta jelajah alam sekaligus memberikan dukungan berupa bantuan uang tunai sebesar Rp1 juta kepada panitia pelaksana. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menumbuhkan semangat olahraga dan kreativitas, tetapi juga memperkuat karakter serta kebersamaan antar pelajar,” ujarnya. Jelajah Alam “Ngider Kahirupan” menjadi salah satu rangkaian utama Dies Natalis yang bertujuan melatih ketangguhan fisik, kedisiplinan, serta mempererat silaturahmi antar pelajar di wilayah Pajampangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMKN 1 Surade, Asep Suhendi, perwakilan KCD Wilayah V Provinsi Jawa Barat, unsur komite sekolah, tenaga pendidik, serta panitia pelaksana. Asep Suhendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam suksesnya kegiatan Dies Natalis ke-22 tersebut. “Dukungan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mencetak generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap berkarya demi kemajuan daerah,” ungkapnya. Melalui peringatan Dies Natalis ini, SMKN 1 Surade menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembinaan karakter, olahraga, dan kreativitas siswa agar mampu bersaing dan berprestasi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Surade, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Pesta Siaga di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Raya Nasional, Kecamatan Surade, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Ceria Berkarya, Santun Berbudaya” itu berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari seluruh gugus depan se-Kecamatan Surade. Pesta Siaga menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus pengembangan kreativitas bagi anggota Pramuka usia siaga. Kegiatan ini juga dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, sopan santun, dan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Surade, Kak Purna Irawan, S.Pd., mengatakan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki pesan penting bagi generasi muda agar mampu berkarya dengan penuh keceriaan tanpa meninggalkan nilai budaya dan etika. “Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, aktif, dan tetap menjunjung tinggi sopan santun serta budaya bangsa. Itu yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini,” ujarnya dalam sambutan pembukaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pendidikan dan kepramukaan di wilayah Surade, mulai dari Ketua Gugus Depan, Ketua K3S, Ketua PGRI, pengawas pendidikan, kepala sekolah, hingga para pembina dan pendamping peserta. Ketua Panitia Pelaksana, Kak Ai Anggraeni, menjelaskan Pesta Siaga tahun ini diikuti sebanyak 55 barung dari 55 Gugus Depan dengan jumlah peserta mencapai 330 anak. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan untuk memberikan pengalaman edukatif sekaligus menyenangkan bagi peserta. “Berbagai kegiatan lomba dan permainan edukatif disusun untuk melatih kreativitas, kekompakan, dan keberanian anak-anak sesuai semangat tema yang diusung,” jelasnya. Kegiatan secara resmi dibuka oleh perwakilan Komandan Satuan Radar 402 Cibalimbing, Letda Alif Abadi, dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan Pesta Siaga yang dinilai mampu menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. “Kegiatan Pramuka seperti ini sangat positif karena membentuk anak-anak menjadi generasi yang aktif, disiplin, santun, dan memiliki rasa cinta terhadap budaya daerah maupun bangsa,” ungkapnya. Sepanjang kegiatan, suasana GOR Surade dipenuhi semangat dan antusiasme peserta yang mengikuti berbagai aktivitas permainan, seni, keterampilan, dan pembelajaran karakter. Keceriaan peserta terlihat mewarnai seluruh rangkaian acara yang berlangsung penuh keakraban dan semangat persaudaraan khas Gerakan Pramuka. Melalui kegiatan ini, Kwartir Ranting Surade berharap Gerakan Pramuka semakin berperan sebagai wadah pendidikan nonformal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan berbudaya luhur. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Sekolah SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi gemilang yang diraih para siswa dalam berbagai ajang kompetisi tingkat Kabupaten Sukabumi. Dalam ajang tersebut, SMAN 1 Surade berhasil meraih 9 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu, serta dinobatkan sebagai Juara Umum. Tak hanya itu, sejumlah siswa juga berhasil melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Prestasi membanggakan datang dari cabang olahraga atletik. Muhammad Fahmi Mubarok (atletik putra) dan Carissa Huaidah (atletik putri) tampil impresif dan berhasil mengamankan tiket ke tingkat provinsi. Selain di bidang olahraga, prestasi juga diraih dalam ajang PLS3N (Pekan Lomba Seni Siswa Nasional) tingkat kabupaten. Dalam event tersebut SMAN 1 Surade meraih Juara 1 Kreativitas Musik Tradisional dan Juara 1 Menulis Cerita Pendek. Kedua kategori tersebut juga mengantarkan perwakilan sekolah ke tingkat provinsi. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran orang tua dan seluruh warga sekolah,” ujar Hardika, Sabtu (2/5/2026). Ia menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa SMAN 1 Surade tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan bakat dan minat siswa. Lebih lanjut, capaian sebagai juara umum dan keberhasilan melaju ke tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Sekolah berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar para siswa dapat kembali berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Hardika juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. “Terima kasih kepada siswa, guru, dan masyarakat atas dukungannya. Semoga ini menjadi awal dari prestasi yang lebih besar di masa depan,” tutupnya. Seluruh warga SMAN 1 Surade berharap para perwakilan yang akan berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMAN 1 Surade berlangsung penuh makna. Kepala sekolah, Hardika, S.Pd., menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh warga sekolah dengan menegaskan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur pendidikan. Dalam sambutannya, Hardika mengutip semboyan pendidikan nasional warisan Ki Hajar Dewantara, “Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” sebagai pedoman utama dalam dunia pendidikan. Menurutnya, semboyan tersebut mengandung makna bahwa seorang pendidik harus mampu menjadi teladan di depan, membangun semangat di tengah, dan memberikan dorongan dari belakang. Nilai-nilai ini, kata dia, terus diterapkan oleh para guru di SMAN 1 Surade dalam membimbing siswa menjadi generasi yang berkarakter dan berdaya saing. “Selamat Hari Pendidikan Nasional. Terima kasih kepada seluruh guru dan siswa yang terus berinovasi dan tak lelah memberi inspirasi,” ujar Hardika, Sabtu (2/5/2026). Ia menambahkan, semangat inovasi dan kreativitas menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern. Menurutnya, baik guru maupun siswa memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan produktif. Peringatan Hardiknas tahun ini juga dimaknai sebagai momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan. Dengan berpegang pada nilai-nilai yang memanusiakan manusia, SMAN 1 Surade diharapkan terus melahirkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Melalui peringatan ini, semangat Hari Pendidikan Nasional diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi seluruh insan pendidikan, khususnya di lingkungan SMAN 1 Surade, demi kemajuan pendidikan Indonesia. (Dicky)
MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.CO – Aksi unjuk rasa digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Majalengka pada Jumat (24/4/2026), menyusul polemik penerbitan statuta baru tahun 2026. Aksi tersebut melibatkan perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas yang menuntut kejelasan dan transparansi dalam proses penyusunannya. Dalam orasinya, mahasiswa menilai statuta 2026 disusun tanpa mengikuti prosedur yang semestinya. Mereka menyebut dokumen tersebut diduga cacat administratif karena tidak melalui tahapan uji publik serta tidak dibahas dalam forum senat akademik. Ketua BEM UNMA, Nendi Nurdiana, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan hasil konsolidasi lintas organisasi mahasiswa yang telah dilakukan secara bertahap. Ia menegaskan, sejumlah tuntutan telah disampaikan dan diklaim mendapat respons awal dari pihak rektorat maupun yayasan. “Ini bentuk akumulasi aspirasi mahasiswa dari berbagai forum yang sudah kami gelar. Tuntutan kami sudah disampaikan dan pada prinsipnya diterima oleh rektorat serta yayasan,” ujarnya, Sabtu (25/4). Adapun tuntutan mahasiswa antara lain meminta rektor mencatat dan menindaklanjuti seluruh aspirasi, merevisi statuta UNMA 2026 yang dinilai bermasalah secara prosedural, serta kembali memberlakukan statuta tahun 2022. Selain itu, mahasiswa juga mendesak pembubaran panitia atau tim seleksi pemilihan rektor dan dekan. Mahasiswa turut menetapkan batas waktu kepada yayasan untuk merespons tuntutan tersebut, yakni sebelum 10 Mei 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa surat keputusan (SK) rektor dan dekan. Menurut Nendi, dugaan cacat prosedural merujuk pada ketentuan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 16 Tahun 2018. Di mana di dalamnya mengatur bahwa penyusunan statuta perguruan tinggi swasta harus melalui pembahasan dan persetujuan senat akademik sebelum diajukan kepada badan penyelenggara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak yayasan terkait tuntutan mahasiswa tersebut. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KAUSNEWS.COM – Sejumlah orang tua siswa di salah satu SMK negeri di wilayah Sukabumi mengaku menghadapi kesulitan dalam memenuhi biaya kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi anak-anak mereka. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, mencari uang tunai menjadi tantangan utama. Meski pihak sekolah bersama komite telah menyepakati besaran biaya melalui musyawarah serta memberikan opsi pembayaran secara cicilan, hal tersebut belum sepenuhnya meringankan beban para wali murid. Sebagian orang tua harus menyiasati kondisi dengan menyisihkan penghasilan sedikit demi sedikit. Upaya ini dilakukan agar anak-anak mereka tetap dapat mengikuti kegiatan PKL tanpa terkendala biaya. Di balik keterbatasan tersebut, tersimpan tekad kuat para orang tua untuk tetap mendukung pendidikan anak. Mereka rela berjuang lebih keras demi memastikan masa depan putra-putrinya tetap berjalan sesuai harapan. Sejumlah wali murid mengungkapkan bahwa penghasilan harian yang tidak menentu menjadi faktor utama sulitnya memenuhi kewajiban tersebut. Terlebih bagi mereka yang bekerja di sektor informal, kondisi ekonomi yang fluktuatif membuat perencanaan keuangan menjadi semakin berat. Di sisi lain, kegiatan PKL dinilai penting sebagai bagian dari proses pembelajaran siswa di SMK. Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mendapatkan pengalaman kerja langsung yang dapat menjadi bekal saat terjun ke dunia industri setelah lulus nanti. Para orang tua berharap adanya solusi yang lebih meringankan, baik dari sisi skema pembayaran maupun dukungan lain yang dapat membantu siswa tetap mengikuti PKL tanpa membebani keluarga secara berlebihan. Mereka juga menginginkan adanya perhatian lebih terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan. (Dicky)
CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP/LPK) Grand Wisata kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dengan memberangkatkan tujuh alumni ke luar negeri pada 12 April 2026. Pemberangkatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam membuka akses kerja internasional melalui jalur resmi dengan visa kerja sesuai ketentuan pemerintah. Para alumni akan meniti karier di industri perhotelan di Turki. Direktur LKP/LPK Grand Wisata, Ali Wardana, menjelaskan bahwa para siswa yang diberangkatkan telah melalui berbagai tahapan pelatihan, baik teknis maupun administratif. “Mereka yang berangkat merupakan siswa yang telah lulus seluruh proses pelatihan dan seleksi. Ini adalah kelanjutan program yang sudah berjalan secara konsisten,” ujarnya saat ditemui di Aula LKP/LPK Grand Wisata, Sabtu (18/4/2026). Dalam periode ini, tujuh alumni yang diberangkatkan berasal dari berbagai daerah, yakni Jalil (Jakarta), Hadi Nasrulloh (Kebumen), Saeful Ali (Indramayu), Lukman Hakim dan Revan Chandra Augie Suherman (Kabupaten Cirebon), Ikbal Muroqi Ghani (Majalengka), serta Mufarrihun Nuvus (Kabupaten Cirebon). Seluruh peserta merupakan alumni pelatihan tahun 2025 yang dinilai telah memenuhi standar kompetensi, mulai dari kemampuan teknis perhotelan, penguasaan bahasa asing, hingga kesiapan mental bekerja di lingkungan internasional. Ali Wardana menegaskan, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi alumni lainnya untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kesiapan kerja. “Program ini bukan hanya membuka peluang kerja global, tetapi juga mendorong generasi muda Indonesia untuk lebih kompetitif di industri internasional,” jelasnya. Ia juga berpesan kepada para alumni agar menjaga nama baik Indonesia dengan menjunjung tinggi profesionalisme, disiplin, dan etos kerja selama bekerja di luar negeri. Program penempatan kerja internasional ini merupakan hasil kerja sama LKP/LPK Grand Wisata dengan berbagai mitra industri hospitality global di Turki, dan akan terus berlanjut secara bertahap seiring penyelesaian administrasi serta visa kerja. Sementara itu, salah satu alumni, Syaeful Ali asal Majalengka, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. “Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan bekerja secara profesional. Ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk berkembang dan membawa nama baik Indonesia,” ungkapnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pemberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian program berkelanjutan LKP/LPK Grand Wisata dalam mencetak tenaga kerja profesional yang siap bersaing di pasar global. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukabumi mengintensifkan edukasi hukum kepada pelajar melalui programSatpol PP Goes To School. Kali ini, sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) digelar di SMA Negeri 1 Surade, Selasa (14/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasat Pol PP Kabupaten Sukabumi Deni Yudoyono bersama jajaran, Camat Surade Unang Suryana, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra serta unsur Forkopimcam lain serta pihak sekolah. Ratusan siswa dan dewan guru tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. Perwakilan Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Dr. Dikdik Supriyadi, menyampaikan materi yang menyoroti berbagai isu kedisiplinan remaja. Di antaranya pencegahan kenakalan remaja, bahaya tawuran, penyalahgunaan narkoba, pentingnya tertib berlalu lintas, hingga kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi dialog interaktif. Para siswa diberi ruang untuk bertanya dan berdiskusi terkait penerapan aturan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Kepala sekolah Hardika menilai program ini sangat relevan dalam membentuk karakter pelajar. Ia berharap, melalui sosialisasi tersebut, siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini. Senada, Kasat Pol PP Deni Yudoyono menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi langkah preventif dalam menekan potensi pelanggaran di kalangan remaja. Menurutnya, pelajar harus didorong menjadi agen perubahan dan pelopor ketertiban. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Makmur di Kampung Loji, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar kursus bahasa Inggris bagi para peserta didik, Minggu (8/3/2026). Program tersebut diadakan guna meningkatkan keterampilan hidup (life skill) siswa agar lebih siap menghadapi berbagai peluang di masa depan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program bimbingan belajar yang rutin dikembangkan PKBM Makmur untuk memperluas kemampuan peserta didik. Artinya tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan materi pembelajaran bahasa Inggris yang mencakup kemampuan membaca, menulis, berbicara, hingga mendengarkan. Proses belajar dipandu oleh tutor berpengalaman dengan metode pembelajaran yang interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi. Kepala PKBM Makmur, Irwan Setiadi yang akrab disapa Eko, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri para siswa. “Kami berharap kursus bahasa Inggris ini dapat membantu siswa meningkatkan life skill serta membuka lebih banyak peluang bagi masa depan mereka,” ujarnya. Ia menambahkan, PKBM Makmur tidak hanya menyediakan kursus bahasa Inggris, tetapi juga berbagai pelatihan keterampilan lain yang dapat menunjang kemampuan peserta didik. Beberapa program life skill yang dikembangkan di antaranya pelatihan anyaman bambu berbasis kearifan lokal, pelatihan broadcast penyiaran radio yang melatih siswa menjadi presenter atau pembawa acara, serta kursus komputer yang membekali peserta dengan kemampuan penggunaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Menurut Eko, berbagai pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi para siswa agar lebih mandiri dan memiliki daya saing. “Melalui berbagai program pelatihan ini, kami ingin membekali siswa dengan kemampuan yang bisa mereka manfaatkan dalam dunia kerja maupun usaha mandiri,” katanya. PKBM Makmur sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dengan menghadirkan berbagai program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, para peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus meraih masa depan yang lebih baik. (Dicky)