HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan pertanian jagung milik petani di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian sekaligus upaya mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten HSU.
Dalam kegiatan tersebut, empat personel Polsek Amuntai Tengah diterjunkan, yakni AIPDA Dwi Hartono, BRIPKA Sugeng Ari Wibowo, BRIPKA Roy Hermawan, dan BRIPDA M. Zainal Hilmi.
Petugas melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan lahan jagung di wilayah binaan. Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pertumbuhan tanaman sekaligus mengumpulkan informasi terkait perkembangan sektor pertanian yang nantinya dilaporkan kepada pimpinan.
Selain melakukan pemantauan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung para petani agar potensi pertanian di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah dapat terus dikembangkan.
Program swasembada pangan sendiri memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian daerah, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak melalui peningkatan produksi pertanian lokal.
Melalui kegiatan monitoring secara berkala, Polsek Amuntai Tengah berharap perkembangan pertanian jagung di wilayah hukumnya dapat terpantau dengan baik sehingga berbagai upaya pendukung ketahanan pangan bisa berjalan secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Pinangkara terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Polsek Amuntai Tengah untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya ketahanan pangan nasional.
(Agus)