Lapor Pak Kapolda Kalbar !! Diduga Kebal Hukum,Hampir Ratusan Seat PETI Makin Terang di DAS Kapuas Sintang

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barta,Selasa 13 Oktober 2026.
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang kalbar,kembali menjadi sorotan serius. Dokumentasi lapangan yang diterima Awak Media pada Sabtu, 10 Oktober 2026, memperlihatkan sejumlah besar, yang diperkirakan hampir ratusan seat Lanting Jek yang beraktivitas maupun berjejer di sepanjang kawasan perairan Sungai Kapuas.

Yang membuat persoalan ini semakin mengundang tanda tanya,lokasi yang didokumentasikan berada tidak jauh dari kawasan Perkotaan Sintang.Dalam rekaman,terdapat metadata koordinat pada titik pengambilan gambar, antara lain 0.090376, 111.511504 dan 0.087832, 111.512319, dengan waktu dokumentasi sekitar pukul 15.59 WIB.

Visual lapangan tersebut memperlihatkan keberadaan banyak struktur/lanting di atas maupun di tepian sungai.Namun, jumlah pasti unit yang terlihat dan status masing-masing lanting sebagai sarana PETI tetap memerlukan verifikasi langsung dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan Instansi berwenang.

Seorang Warga yang ditemui di sekitar lokasi dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku resah melihat aktivitas yang menurutnya sudah berlangsung secara terbuka.

Masyarakat mempertanyakan pengawasan Aparat Penegak Hukum. Kalau aktivitas itu memang PETI dan dilakukan secara terang-terangan di kawasan yang mudah dilihat Publik, mengapa bisa terus berjalan?” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan banyak lanting jek di kawasan DAS Kapuas menimbulkan kesan seolah-olah para pelaku tidak takut terhadap Proses Hukum.

Jangan sampai Masyarakat punya kesan bahwa aktivitas seperti ini Kebal Hukum. Kalau memang Ilegal, tindak tegas. Kalau Legal, tunjukkan dasar izinnya. Jangan Masyarakat dibuat bertanya-tanya,” tegasnya.

Pernyataan tersebut tentu menjadi persoalan yang perlu dijawab secara objektif oleh pihak berwenang. Tidak tepat jika dugaan pembiaran langsung dianggap sebagai fakta tanpa pemeriksaan, namun banyaknya aktivitas yang terlihat dalam Dokumentasi jelas layak menjadi dasar bagi Aparat Penegak Hukum untuk melakukan pengecekan lapangan.

Masyarakat meminta Kapolda Kalimantan Barat tidak hanya menerima laporan di atas meja, tetapi memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kawasan DAS Kapuas Sintang.

Jika benar terdapat aktivitas PETI tanpa izin, maka penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk menelusuri siapa pemodal, operator, pemilik lanting, jalur distribusi hasil tambang, serta pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

Lebih jauh, apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya Oknum Aparat yang memberikan perlindungan atau membekingi aktivitas Ilegal, maka persoalannya bukan lagi sekadar PETI, tetapi sudah menyentuh Integritas Penegakan Hukum.

Polda Kalbar sebaiknya turun bersama Tim dan periksa langsung. Kalau memang Ilegal, bongkar sampai ke pemodalnya. Jangan hanya pekerja lapangan yang ditindak, sementara aktor di belakangnya tidak tersentuh,” pungkas Warga tersebut.

Jangan Sampai Sungai Kapuas Menjadi Wilayah Tanpa Pengawasan. Aktivitas PETI bukan hanya menyangkut persoalan Hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap kualitas air, Ekosistem Sungai, Sedimentasi, keselamatan pelayaran, serta kehidupan Masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada Sungai Kapuas.

Karena itu, keberadaan banyak lanting/jek di kawasan tersebut semestinya tidak dipandang sebagai pemandangan biasa.

Kapolda Kalbar, Kapolres Sintang, Pemkab Sintang, serta Instansi terkait perlu menjawab satu pertanyaan sederhana: jika benar aktivitas PETI berlangsung di kawasan tersebut, siapa yang mengawasi dan kapan tindakan tegas dilakukan?

Publik berhak mendapatkan kepastian. Sungai Kapuas bukan Wilayah tanpa Hukum.

Dokumentasi dan koordinat di atas menunjukkan lokasi pengambilan gambar, bukan dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh lanting yang terlihat merupakan sarana PETI. Status Legalitas dan aktivitas masing-masing unit perlu diverifikasi melalui pemeriksaan lapangan oleh Aparat dan Instansi berwenang. Pihak Polres Sintang, Polda Kalbar, serta pihak terkait perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.

MEDIA // TIMRED [*]

Follow Us On

Trending Now​

Dana BOS Rp124 Juta untuk Pagar SMAN 5 Ketahun Dipertanyakan, Respons Anggota DPRD Bengkulu Utara Jadi Sorotan

Bengkulu Utara – Bidik-kasusnews.com Kontroversi komentar Anggota DPRD Bengkulu Utara dari...

Kapolri Suyudi:Saya Ingin Bersihkan Indonesia Dari Peredaran Narkoba

Jakarta -Bidik-kasusnews.com Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk...

Sehat dalam Bertugas, Humanis dalam Melayani: Pesan untuk Personel Polres Majalengka

Majalengka – Bidik-kasusnews.com                      Polres Majalengka Polda Jabar terus...

Prianto Tegas: Jika Tidak Bisa Buktikan Hak Kelola di Lapangan, Itu Perampasan Hak!

MUARA TEWEH, Bidik-kasusnews.com                Prianto Bin Samsuri mendampingi Heri dan John...

Polsek Amuntai Tengah Pantau Ketahanan Pangan, Kemarau Panjang Jadi Tantangan Penanaman Jagung di HSU

Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com              Polsek Amuntai Tengah terus memantau perkembangan...

TMMD ke-130 di Ciemas, Wabup Andreas Dorong Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan dukungannya terhadap...

Recent Post​

Dana BOS Rp124 Juta untuk Pagar SMAN 5 Ketahun Dipertanyakan, Respons Anggota DPRD Bengkulu Utara Jadi Sorotan

Bengkulu Utara – Bidik-kasusnews.com Kontroversi komentar Anggota DPRD Bengkulu Utara dari Partai Golkar, Wahyudi, terkait pemberitaan Dana...

Kapolri Suyudi:Saya Ingin Bersihkan Indonesia Dari Peredaran Narkoba

Jakarta -Bidik-kasusnews.com Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Ia...

Sehat dalam Bertugas, Humanis dalam Melayani: Pesan untuk Personel Polres Majalengka

Majalengka – Bidik-kasusnews.com                      Polres Majalengka Polda Jabar terus memperkuat kesiapan personel dalam menjalankan tugas...

Prianto Tegas: Jika Tidak Bisa Buktikan Hak Kelola di Lapangan, Itu Perampasan Hak!

MUARA TEWEH, Bidik-kasusnews.com                Prianto Bin Samsuri mendampingi Heri dan John Kenedy, selaku penerima kuasa dari masyarakat pemilik...

Polsek Amuntai Tengah Pantau Ketahanan Pangan, Kemarau Panjang Jadi Tantangan Penanaman Jagung di HSU

Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com              Polsek Amuntai Tengah terus memantau perkembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung...

TMMD ke-130 di Ciemas, Wabup Andreas Dorong Percepatan Pembangunan dan Kesejahteraan Warga

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan dukungannya terhadap percepatan pembangunan desa melalui program TNI Manunggal...

Polsek Babirik Pantau Pertumbuhan Jagung 3 Hektare di Desa Pinangkara, Panen Ditargetkan November 2026

Amuntai Tengah, Bidik-kasusnews.com Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jagung pakan di lahan seluas 3 hektare...

Polri Hadapi Tantangan Global Dan Regional

Jakarta-Bidik-kasusnews.com Di tengah tantangan global dan regional yang semakin kompleks, Polri terus memperkuat profesionalisme personel, kolaborasi...

Resmi Pimpin Polda Jabar, Irjen Pol. Hengki Janji Lanjutkan Program Baik dan Bereskan PR

BANDUNG – Bidik-kasusnews.com                      Irjen Pol. Hengki resmi memegang tongkat komando Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat...