Komisi II DPRD Soroti Minimnya Keterbukaan BPKPD Sukabumi Soal Data Wajib Pajak Bermasalah

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komisi II DPRD Kota Sukabumi menyoroti sikap Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi yang dinilai tertutup dalam memberikan akses data Wajib Pajak (WP) bermasalah.

Kurangnya transparansi dalam masalah tersebut dikhawatirkan dapat menghambat fungsi pengawasan dan upaya penguatan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel.

‎Anggota Komisi II dari Fraksi PKS, Inggu Sudeni, menyampaikan bahwa hingga kini BPKPD belum menunjukkan kemauan menjalin komunikasi terbuka dengan DPRD.

Menurutnya, DPRD merupakan lembaga resmi yang memiliki mandat untuk mengawasi kinerja pendapatan daerah termasuk data-data wajib pajak yang tidak menunaikan kewajibannya dengan baik.

Merespons pernyataan Kepala BPKPD, kami melakukan studi banding ke Kabupaten Bogor dan Kota Bandung untuk melihat pola kemitraan antara DPRD dan Bapenda di sana,” ungkap Inggu, Rabu (30/7/2025).

Dari hasil kunjungan tersebut, Komisi II menemukan fakta bahwa Bapenda di dua daerah tersebut justru menerapkan azas keterbukaan dalam pengelolaan pajak secara bertanggungjawab.

Di Kabupaten Bogor, misalnya kata dia, Bapenda memberikan akses data WP bermasalah kepada DPRD karena menganggapnya mitra kerja, bukan sekadar masyarakat umum.

Bahkan, menurut Inggu, Kepala Bapenda Kota Bandung secara langsung menyebut nama-nama WP bermasalah meskipun yang hadir bukan anggota DPRD setempat. “Ini menunjukkan tingkat transparansi yang jauh lebih tinggi dibanding Kota Sukabumi,” ujarnya.

Inggu menegaskan bahwa permintaan data WP oleh Komisi II dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan atas nama lembaga yang sah menjalankan fungsi pengawasan. Ia pun menyoroti dugaan kebocoran potensi pajak di salah satu rumah makan besar di Kota Sukabumi.

“Dari hitungan kami, potensi pajaknya bisa mencapai Rp60–70 juta per bulan. Tapi realisasi yang diterima BPKPD hanya sekitar Rp12 juta. Itu pun dengan asumsi omset harian cuma Rp4 juta. Padahal saya makan berdua saja bisa habis Rp500 ribu,” kata Inggu.

Komisi II telah mencoba membuka dialog dengan BPKPD, namun sikap tertutup tetap menjadi hambatan. Ia menyayangkan sikap tersebut karena bisa merugikan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎“Datanya sudah ada, tapi tidak dibuka. Ini kontraproduktif dengan misi pemerintah kota dalam memperkuat fiskal,” tambahnya.

‎Komisi II berencana melaporkan hal ini secara resmi kepada Wali Kota Sukabumi. Inggu bahkan menyarankan agar Wali Kota melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala BPKPD.

‎“Kami akan bersurat kepada Wali Kota. Jangan sampai terlena dengan capaian PAD saat ini, karena potensi yang belum tergali masih sangat besar jika BPKPD lebih terbuka,” pungkasnya. (Usep)

Follow Us On

Trending Now​

Narkoba Intai Anak Muda Lewat Vape,Kepala BNN Minta Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Bidik-kasusnews.com,Jakarta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto...

Cegah Karhutla, Polsek Banjang Gencarkan Sosialisasi kepada Warga Desa Banjang

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus meningkatkan...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Ditargetkan Panen Oktober

Hulu Sungai utara, Bidik-kasusnews.com          Upaya mendukung program swasembada pangan terus...

CEGAH KARHUTLA, POLSEK AMUNTAI UTARA GENCARKAN PATROLI DIALOGIS DAN SOSIALISASI MAKLUMAT KAPOLDA KALSEL

Amuntai, Bidik-kasusnews.com                          Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran...

Jangan Tunggu Abu Menebal, Wanju Minta Warga Kota Sukabumi Perkuat Kewaspadaan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Kota Sukabumi diminta tidak lengah menyikapi laporan...

Recent Post​

Pembersihan Masjid Hingga Pembagian Masker, Babinsa Kodim 0410/KBL Bergerak Cepat Hadapi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau di Bandar Lampung

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, jajaran Babinsa...

Narkoba Intai Anak Muda Lewat Vape,Kepala BNN Minta Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

Bidik-kasusnews.com,Jakarta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, mengajak mahasiswa untuk menjadi agen perubahan...

Cegah Karhutla, Polsek Banjang Gencarkan Sosialisasi kepada Warga Desa Banjang

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Ditargetkan Panen Oktober

Hulu Sungai utara, Bidik-kasusnews.com          Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Hulu...

CEGAH KARHUTLA, POLSEK AMUNTAI UTARA GENCARKAN PATROLI DIALOGIS DAN SOSIALISASI MAKLUMAT KAPOLDA KALSEL

Amuntai, Bidik-kasusnews.com                          Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Amuntai...

Jangan Tunggu Abu Menebal, Wanju Minta Warga Kota Sukabumi Perkuat Kewaspadaan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Warga Kota Sukabumi diminta tidak lengah menyikapi laporan dugaan munculnya sebaran abu vulkanik tipis di...

Polres HSU Pantau Distribusi BBM di SPBU Tayur dan Pekapuran, Situasi Tetap Kondusif

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                   Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran kembali melakukan patroli dan monitoring pendistribusian...

Pastikan Distribusi BBM Berjalan Lancar, Polsek Amuntai Tengah Pantau Dua SPBU di HSU

AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com                    Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah melakukan patroli dan monitoring pendistribusian bahan bakar...

Kolaborasi Kec Majalengka Dan Karang Taruna Hadirkan Culinary Night

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Pemerintah Kecamatan Majalengka bersama Karang Taruna dalam mendorong promosi khususnya pelaku UMKM di Majalengka...