AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com Kabar duka menyelimuti keluarga besar Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan. Salah satu anggotanya, M. Mahdi bin H. Tarmiji (alm), meninggal dunia pada Jumat pagi, 7 Agustus 2026.
Almarhum M. Mahdi, yang tercatat sebagai anggota bernomor 0336, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.45 Wita. Almarhum diperkirakan berusia 64 tahun dan merupakan warga RT 2, Desa Tanjung Ulin Hulu, Amuntai.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto turut hadir dalam acara pemakaman almarhum M. Mahdi
Kabar berpulangnya almarhum disampaikan kepada keluarga besar Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan pada Jumat pagi. Kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga, kerabat, serta para anggota perkumpulan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan keluarga dan pengurus, pelaksanaan fardu kifayah dijadwalkan pada Jumat siang setelah salat Jumat. Prosesi tersebut dilaksanakan di Masjid Raya At-Taqwa Amuntai.
Setelah proses fardu kifayah selesai, jenazah almarhum akan dimakamkan di alkah keluarga di kawasan RT 2, Desa Tanjung Ulin Hulu, Amuntai.
Keluarga yang ditinggalkan di antaranya H. Muksin Haita serta H. Ikhsan dari Tanjung Ulin/Patarikan. Pengurus Majelis Dzikir Shalawat dan Rukun Kematian Irsyadul Ibad Patarikan juga mengajak seluruh anggota, khususnya kaum laki-laki, untuk hadir dan turut melaksanakan fardu kifayah sebagai bentuk kepedulian serta kebersamaan terhadap sesama anggota.
Bagi keluarga besar perkumpulan tersebut, pelaksanaan fardu kifayah merupakan salah satu tujuan utama keberadaan Rukun Kematian, sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepergian M. Mahdi meninggalkan duka bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Namun, doa dan penghormatan terus dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melimpahkan rahmat dan memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
(Agus)