Tiga Calon Wisatawan Taiwan Diduga Tertipu Pengurusan Visa, Kerugian Capai Rp66 Juta

BOGOR, Bidik-kasusnews.com                   Rencana tiga warga untuk berlibur ke Taiwan pada pertengahan 2026 justru berujung persoalan. Mereka mengaku mengalami kerugian total sekitar Rp66 juta setelah menyerahkan uang untuk jasa pengurusan visa kepada seorang perempuan berinisial R.

Ketiga calon wisatawan tersebut, yakni Aris, Firman, dan Anto, awalnya berencana melakukan perjalanan wisata ke Taiwan sekitar Juni 2026. Dalam proses persiapan keberangkatan, mereka bertemu dengan R yang disebut menawarkan jasa pengurusan visa dengan biaya Rp22 juta untuk masing-masing orang.

Karena percaya dengan tawaran tersebut, ketiganya kemudian menyerahkan uang sesuai nominal yang diminta. Namun, setelah pembayaran dilakukan, visa yang dijanjikan belum juga diterima.

Para korban menyebut berbagai alasan sempat disampaikan terkait proses pengurusan visa. Akan tetapi, hingga waktu yang dijanjikan, kepastian mengenai penerbitan visa maupun keberangkatan ke Taiwan tidak kunjung diperoleh.

Persoalan tersebut semakin panjang setelah Firman dan Aris mengaku sempat tinggal selama hampir dua bulan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Perumahan Manzil Blok A15, Kabupaten Bogor, sembari menunggu proses pengurusan yang mereka harapkan segera selesai.

Karena tidak melihat adanya kepastian, para korban kemudian meminta agar uang yang telah diserahkan dikembalikan. Menurut pengakuan mereka, R sempat menyatakan kesediaannya untuk mengembalikan seluruh dana tersebut dan berjanji menyelesaikan pembayaran dalam waktu dekat.

Namun, hingga lebih dari satu bulan berlalu, uang yang mereka harapkan kembali belum diterima secara penuh.

“Kami sangat kecewa. Bukan hanya kami bertiga yang mengalami kerugian, tetapi keluarga juga ikut terdampak. Awalnya kami ingin berlibur bersama keluarga,” ujar Firman saat dikonfirmasi media pada 28 Juli 2026.

Para korban berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara hukum. Mereka meminta aparat penegak hukum menelusuri dugaan penipuan tersebut, termasuk aliran dana yang telah diserahkan, apabila laporan resmi nantinya dibuat.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri agar lebih berhati-hati menggunakan jasa pengurusan dokumen perjalanan. Calon wisatawan disarankan memastikan legalitas pihak yang menawarkan jasa, prosedur pengurusan visa, serta bukti pembayaran dan dokumen pendukung sebelum menyerahkan sejumlah uang.

Hingga berita ini diterbitkan, R belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas tuduhan yang disampaikan para korban. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Perlu ditegaskan, dugaan tersebut masih berdasarkan keterangan pihak yang mengaku sebagai korban dan belum merupakan kesimpulan hukum. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

(Agus)

Follow Us On

Trending Now​

Sertifikat Tanah Diduga Dicuri dan Digadaikan, Polisi Amankan Menantu Pemilik di Amuntai Tengah

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Unit Reskrim Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai...

Polres Majalengka Gelar KRYD, Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Jaga Kamtibmas

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang...

Polres Indramayu ungkap penyebab kebakaran kapal nelayan di Karangsong

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menyatakan dari...

Semarak HUT RI ke-81, Warga Cicariu Kompak Sulap Kampung Jadi Lebih Meriah

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik...

Cekcok Berujung Parang di Teluk Paring HSU, Pria 46 Tahun Terluka dan Pelaku Diamankan Polisi

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Perselisihan terkait pekerjaan berujung aksi penganiayaan...

Recent Post​

Sertifikat Tanah Diduga Dicuri dan Digadaikan, Polisi Amankan Menantu Pemilik di Amuntai Tengah

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Unit Reskrim Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), mengungkap dugaan tindak pidana...

Pastikan Keamanan Pengunjung Objek Wisata, Sat Samapta Polres Majalengka Gelar Patroli Pam Obvit di Tiga Destinasi Favorit

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat...

Polres Majalengka Gelar KRYD, Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Jaga Kamtibmas

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka Polda Jawa Barat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga situasi...

Polres Indramayu ungkap penyebab kebakaran kapal nelayan di Karangsong

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, menyatakan dari hasil penyelidikan sementara penyebab kebakaran kapal...

Semarak HUT RI ke-81, Warga Cicariu Kompak Sulap Kampung Jadi Lebih Meriah

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa hingga pelosok kampung. Di...

Cekcok Berujung Parang di Teluk Paring HSU, Pria 46 Tahun Terluka dan Pelaku Diamankan Polisi

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Perselisihan terkait pekerjaan berujung aksi penganiayaan di Desa Teluk Paring, Kecamatan Amuntai Selatan...

Kapolres HSU dan Balangan Kompak Tangani Karhutla di Perbatasan, 35 Hektare Lahan Jadi Sasaran Pembasahan

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan...

Komisi IV DPRD Majalengka Sidak Ke SMPN 1 Dan SDN 7 Majalengka

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Komisi IV DPRD Majalengka melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 1 Majalengka dan SD Negeri 7 Majalengka...

GCP Kampanyekan Medsos Santun, Wali Kota Sukabumi Sinergikan Program Pusat dan Daerah

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Gelaran Apel Akbar Gerakan Cinta Prabowo (GCP) 08 se-Jawa Barat yang berlangsung di kawasan Jalan Lingkar...