BOJONGGEDE – BIDIK-KASUSNEWS.COM Abdul Kadir, S.Ak, dan Slamet Hartono ditetapkan sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Waringin Jaya untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 melalui musyawarah mufakat pada Rabu malam (14/10/2026). Penetapan berlangsung di Majelis Ta’lim Nurul Iman Qolbu, Perumahan Puri Artha Sentosa, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keduanya mengisi dua kursi anggota BPD yang dialokasikan untuk Dapil 1. Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Waringin Jaya, Rusdiyono, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Waringin Jaya, menjelaskan bahwa Dapil 1 meliputi lima wilayah rukun warga (RW), yakni RW 01, RW 02, RW 07, RW 011, dan RW 013. Semula, dapil tersebut memperoleh alokasi tiga kursi anggota BPD. Namun, menurut keterangan panitia, satu kuota dialihkan untuk memenuhi keterwakilan perempuan di dapil lain sehingga tersisa dua kursi untuk Dapil 1. Penetapan melalui musyawarah mufakat Proses pemilihan di Dapil 1 berlangsung melalui musyawarah mufakat karena terdapat dua kandidat untuk mengisi dua kursi yang tersedia. Setelah proses musyawarah, kedua kandidat ditetapkan pada malam yang sama. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari proses pemilihan anggota BPD di tingkat desa dengan mengedepankan kesepakatan bersama. Penetapan ini diharapkan menjadi awal bagi kedua anggota untuk menjalankan amanah masyarakat di wilayah masing-masing. Usung transparansi dan digitalisasi desa Sebelum penetapan, kedua kandidat menyampaikan gagasan mengenai tata kelola pemerintahan desa dan penyaluran aspirasi masyarakat. Abdul Kadir, S.Ak, mengusung visi “Bersatu, Maju, dan Berwawasan”. Gagasannya berfokus pada transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta pengawasan pembangunan yang akuntabel. Pembacaan visi dan misi Abdul Kadir diwakili oleh istrinya, Warsinah, S.Pd, karena yang bersangkutan sedang menjalankan tugas ke daerah. Sementara itu, Slamet Hartono mengusung visi pengembangan desa berbasis digital dan perbaikan komunikasi antarrukun warga. Gagasan tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi antar-RW dan memperlancar penyampaian aspirasi warga kepada pemerintah desa. Kedua gagasan tersebut menjadi bagian dari harapan masyarakat terhadap anggota BPD yang mampu menjalankan fungsi representasi warga, menyalurkan aspirasi, serta mengawal penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa sesuai ketentuan yang berlaku. Diharapkan mengawal aspirasi masyarakat BPD memiliki peran dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, serta menjalankan fungsi pengawasan sesuai peraturan perundang-undangan. Dengan ditetapkannya dua anggota BPD dari Dapil 1, masyarakat berharap komunikasi antara warga dan pemerintah desa dapat berjalan lebih efektif. Transparansi pengelolaan anggaran, pengawasan pembangunan, serta koordinasi antar-RW juga menjadi sejumlah hal yang diharapkan mendapat perhatian. Pemilihan anggota BPD Desa Waringin Jaya ini menjadi bagian dari proses pembentukan kelembagaan desa yang diharapkan mampu mewakili kepentingan masyarakat secara bertanggung jawab. (Red)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, resmi membentuk sekaligus melantik pengurus Forum Silaturahmi Desa Sehat (FSDS) periode 2025–2030. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menegaskan agar keberadaan forum tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Pembentukan dan pelantikan pengurus FSDS berlangsung di Aula Kantor Desa Cipeundeuy, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, kader kesehatan, serta perwakilan Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat (FSKS) Kecamatan Surade. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Kepala Desa Cipeundeuy Bakang Anwar As’Adi, Ketua BPD Ujang Tatan Junaedi. Selain itu tampak hadir Ketua LPM Rifki Firmansya, Ketua MUI Desa Cipeundeuy Ustadz Aang Nursidiq serta Ketua FSKS Kecamatan Surade Zubairi yang mewakili unsur pemerintah kecamatan. Pelantikan dan pengukuhan pengurus dilakukan oleh Ketua FSKS Kecamatan Surade, Zubairi. Dalam kesempatan tersebut, pengurus menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi untuk masa bakti 2025–2030. Adapun struktur Dewan Penasihat FSDS Desa Cipeundeuy diketuai oleh Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi, dengan Dicky Sopyan sebagai sekretaris. Anggotanya terdiri atas Ketua TP-PKK Desa Cipeundeuy, Ketua MUI Desa Cipeundeuy, dan Iyan. Sementara itu, kepengurusan inti FSDS dipercayakan kepada Aisyah sebagai ketua, Epon Suryawati sebagai sekretaris, dan Rosita sebagai bendahara. Para pengurus, mulai dari ketua hingga anggota, berasal dari kalangan kader yang selama ini telah terlibat langsung dalam kegiatan di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Bakang Anwar As’Adi menekankan bahwa pembentukan FSDS harus menjadi langkah konkret untuk mendorong masyarakat hidup lebih sehat, dengan memulai dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan. “Tujuan dibentuknya FSDS di tingkat Desa Cipeundeuy adalah agar masyarakat lebih sehat, yang diawali dari kebersihan. Semoga kelembagaan ini berjalan dengan nyata, tidak hanya menjadi hiasan dinding saja,” tegasnya. Menurut Bakang Anwar, keberadaan FSDS tidak boleh berhenti pada kegiatan pembentukan dan pelantikan semata. Forum tersebut harus menjadi wadah bagi para kader untuk bergerak langsung, membangun kesadaran masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan desa yang bersih dan sehat. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan tugas secara konsisten dan menjadikan kesehatan masyarakat sebagai perhatian bersama. Dengan demikian, keberadaan FSDS diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga Desa Cipeundeuy. Sementara itu, Ketua FSKS Kecamatan Surade, Zubairi, mengapresiasi pembentukan FSDS di Desa Cipeundeuy. Ia menilai proses pemilihan pengurus kali ini memiliki perbedaan dibandingkan sebelumnya karena dilakukan melalui pemilihan langsung dan kesepakatan bersama. “FSDS di Desa Cipeundeuy hari ini sedikit berbeda. Jika sebelumnya ditunjuk, sekarang dipilih langsung dan disepakati bersama. Semoga dalam pelaksanaan ke depan, pengurus bekerja dengan sungguh-sungguh, khususnya di bidang kesehatan dan kebersihan lingkungan yang menjadi fokus utama kita bersama,” ungkapnya. Zubairi berharap mekanisme pemilihan tersebut dapat memperkuat rasa tanggung jawab pengurus dalam menjalankan program kerja. Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan seluruh anggota agar FSDS benar-benar berperan dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan penataan kebersihan lingkungan desa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan dipandu oleh pembawa acara Ai Nur Jamilah. Melalui pembentukan FSDS ini, Pemerintah Desa Cipeundeuy berharap kolaborasi antara pemerintah desa, kader, dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang sehat dapat dijalankan secara berkelanjutan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM— Komitmen membangun desa dengan mengedepankan kepentingan masyarakat menjadi landasan Solih Sunarya menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, untuk periode 2027–2030. Pernyataan tersebut disampaikan Solih saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2026). Dengan mengusung semangat “Bersama Membangun Desa”, ia membawa harapan untuk mendorong Desa Sukatani menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan sejahtera. Bagi Solih, kemajuan desa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Dibutuhkan kepemimpinan yang amanah, kedekatan dengan masyarakat, serta kerja nyata yang mampu menjawab kebutuhan warga. Prinsip tersebut menjadi pijakan yang ingin ia kedepankan apabila mendapat kepercayaan memimpin Desa Sukatani. Ada lima nilai utama yang menjadi landasan komitmennya, yakni amanah dalam mengelola sumber daya desa, dekat dengan masyarakat melalui keterbukaan terhadap aspirasi warga, serta mengutamakan kerja nyata yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung. Selain itu, Solih menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan, disertai kepedulian sosial untuk memperkuat kebersamaan antarwarga. Kelima nilai tersebut diarahkan untuk membangun tata kelola desa yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. “Desa Sukatani adalah rumah kita bersama. Kemajuan desa bukan tanggung jawab satu orang saja, melainkan hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua. Jika saya dipercaya memimpin Desa Sukatani, saya berkomitmen untuk bekerja dengan jujur, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa niatnya maju sebagai bakal calon kepala desa PAW dilandasi keinginan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sejumlah hal yang menjadi perhatiannya meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan perekonomian warga, pelestarian lingkungan, serta penjagaan kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas Desa Sukatani. Dengan semangat pengabdian tersebut, Solih berharap pembangunan desa ke depan dapat berjalan secara inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Baginya, cita-cita mewujudkan Sukatani yang maju, mandiri, dan sejahtera membutuhkan kebersamaan, kepedulian, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan warga sebagai prioritas utama. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jembar di Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada Rabu (14/10/2026), lembaga keuangan desa tersebut menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Kelompok Unit Simpan Pinjam (USP) dengan mengusung tema strategis: “Kelompok Maju, Keluarga Sejahtera, dan Berkah”. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh pengurus Kelompok USP, Kepala BUMDes Jembar beserta jajaran, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Jampangkulon, serta berbagai tokoh undangan. Sebagai narasumber utama, hadir Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Andriansyah Subandi, yang memberikan arahan teknis sekaligus motivasi bagi para pelaku usaha mikro di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, Andriansyah Subandi menekankan bahwa pelatihan ini tidak boleh berhenti pada tataran teori semata, melainkan harus berorientasi pada praktik nyata yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga, khususnya bagi ibu-ibu pengusaha UMKM. Ia menyoroti potensi besar produk lokal Jampangkulon yang memiliki nilai jual tinggi jika dikelola dengan standar pasar yang tepat. “Harapan kami dari pelatihan ini lebih kepada aspek praktik untuk peningkatan usaha ibu-ibu. Di Jampangkulon banyak produk unggulan yang sayang jika hanya menjadi pajangan tanpa ada pembelinya. Kita berharap melalui kegiatan ini, pelaku usaha mampu mengidentifikasi dan mengembangkan produk yang benar-benar menjadi ciri khas kecamatan, sehingga memiliki nilai ekonomis yang berkelanjutan,” ujar Andriansyah. Lebih lanjut, Sekdis DPMD Sukabumi itu mengajak para peserta untuk menjadikan Jampangkulon sebagai barometer produk kreatif di Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah BUMDes tidak hanya diukur dari aset keuangan, tetapi juga dari seberapa besar dampak kesejahteraannya terhadap masyarakat sekitar. “Kita ingin produk-produk dari Jampangkulon bisa menjadi ikon ‘Sukabumi Mubarokah’. Jangan biarkan potensi lokal tersia-siakan. Dengan manajemen USP yang baik dan inovasi produk yang terus-menerus, Insya Allah keberkahan ekonomi akan mengalir deras bagi keluarga-keluarga di desa ini,” pungkasnya. Melalui agenda strategis ini, BUMDes Jembar Jampangkulon berupaya menciptakan ekosistem usaha yang mandiri dan resilien. Sinergi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan kelompok masyarakat diharapkan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang tangguh, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat paling bawah.( Dicky)
Pemalang – Bidik-kasusnews.com Antusiasme warga Desa Datar menyambut laga final FIFA ASEAN Cup 2026 terasa di tengah masyarakat. Puluhan warga berkumpul untuk menyaksikan pertandingan Indonesia menghadapi Thailand melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di kawasan RT 09/03, Desa Datar, Senin (5/10/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Katam yang juga menjadi salah satu titik berkumpulnya warga. Nobar digelar sebagai ajang kebersamaan sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang tampil pada partai puncak turnamen sepak bola kawasan Asia Tenggara tersebut. Pertandingan Indonesia melawan Thailand dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin malam. Laga tersebut mempertemukan dua negara yang berhasil melaju ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026. Sejak sebelum pertandingan dimulai, warga mulai berdatangan dan memenuhi lokasi nobar. Suasana semakin semarak ketika layar pertandingan dinyalakan. Warga dari berbagai kalangan tampak menikmati jalannya pertandingan sambil berbincang dan memberikan dukungan bagi skuad Garuda. Selain menyaksikan pertandingan, kegiatan tersebut juga diisi dengan suasana santai antarwarga. Kopi serta makanan ringan disediakan bagi masyarakat yang hadir sehingga kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Katam mengatakan, kegiatan nobar diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga. “Melalui kegiatan ini, kita ingin bersama-sama menikmati pertandingan sekaligus mempererat silaturahmi. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, dukungan terhadap Timnas Indonesia dapat menjadi salah satu momentum yang mempertemukan masyarakat dalam suasana positif. Semangat memberikan dukungan kepada tim nasional juga diharapkan dapat berjalan seiring dengan semangat menjaga kerukunan di lingkungan desa. Sejumlah warga yang mengikuti nobar mengaku antusias menyaksikan pertandingan final tersebut. Mereka berharap Timnas Indonesia mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil positif dalam pertandingan menghadapi Thailand. Kegiatan nobar berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Momen tersebut menjadi gambaran bagaimana pertandingan sepak bola nasional dapat menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat sekaligus memperkuat interaksi dan kebersamaan di lingkungan Desa Datar. Dengan semangat Merah Putih, warga pun memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang berjuang membawa nama bangsa di pentas FIFA ASEAN Cup 2026. (Penji Pribana)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Pemerintah Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mulai mematangkan arah pembangunan desa untuk dua tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026. Musrenbangdes yang digelar di Aula Gedung Desa Gunungsungging, Kamis (1/10/2026), menjadi forum untuk menyusun sekaligus menyepakati rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 dan Dokumen Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP) Tahun 2028. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Surade Usep Supelita bersama jajaran, Kepala Desa Gunungsungging Nanang, Babinsa, Kepala UPTD Dukcapil Surade, Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Surade, para kepala sekolah, RT/RW, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta sejumlah unsur masyarakat lainnya. Camat Surade Usep Supelita mengapresiasi pelaksanaan Musrenbangdes sebagai ruang untuk menyerap kebutuhan masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan desa. Selain persoalan pembangunan, Usep juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. “Mengingat suasana masih musim kemarau, kami mengimbau untuk menghemat pemakaian air serta berhati-hati dalam menggunakan instalasi listrik. Banyak kejadian kebakaran belakangan ini bermula dari korsleting arus pendek listrik,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Desa Gunungsungging Nanang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan terlibat dalam proses perencanaan pembangunan desa. Dalam kesempatan tersebut, Nanang memaparkan sejumlah pembangunan yang telah direalisasikan pemerintah desa. Selain itu, berbagai rencana program pembangunan ke depan turut disampaikan sebagai bahan pembahasan dalam penyusunan rencana kerja desa. Pembahasan Musrenbangdes juga diisi dengan penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat. Kepala UPTD Dukcapil Surade Ejang Muhtar Adam, yang baru mengemban jabatan tersebut, memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan berbagai layanan administrasi kependudukan. Pelayanan tersebut mencakup pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran hingga penerbitan akta kematian. Sementara Kepala UPTD Dalduk Kecamatan Surade Evi Kardevi memberikan penjelasan mengenai pelayanan program Keluarga Berencana (KB) serta upaya penanganan dan pelayanan kesehatan berkaitan dengan stunting. Dari unsur Pemerintah Desa, Sekretaris Desa Gunungsungging turut memberikan penjelasan mengenai pagu anggaran desa sebagai bagian dari informasi dalam proses penyusunan rencana pembangunan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan berbagai usulan pembangunan berdasarkan kebutuhan dan kondisi di wilayah masing-masing. Usulan tersebut menjadi bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan Desa Gunungsungging agar program yang dirancang untuk 2027 maupun yang diusulkan untuk 2028 dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran desa. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perbaikan ruas Jalan Mareleng–Cikadal yang melintasi Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Akses yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas warga kini mulai menunjukkan perubahan setelah dilakukan pengerjaan dari lapisan lapen hingga hotmix. Kepala Desa Cibenda, Adi Rizwan yang akrab disapa Hurung, bersama sejumlah warga meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut, Kamis (1/10/2026). Suasana peninjauan berlangsung penuh antusias. Diawali salam “Salam Mubarokah” yang disambut warga dengan seruan “Aamiin”, kemudian “Sampurasun” yang dijawab kompak “Rampes”. Menurutnya, perbaikan jalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Desa Cibenda. Selain membuat perjalanan lebih nyaman, kondisi jalan yang semakin baik dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas warga, termasuk akses pendidikan bagi anak-anak. “Atas nama masyarakat Desa Cibenda, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perbaikan jalan ini,” kata Hurung. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, serta Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Uus Firdaus. Apresiasi juga disampaikan kepada Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Ujang Abdurrochim Rochmi yang selama ini dikenal dengan sapaan Dewan Batmen. Hurung menilai dukungan tersebut turut mendorong terealisasinya penanganan ruas jalan yang memiliki arti penting bagi masyarakat di wilayah Ciemas tersebut. “Alhamdulillah, proses perbaikan jalan ini berjalan lancar, mulai dari pengerjaan lapen sampai dilanjutkan dengan lapisan hotmix. Kami tentu sangat mengapresiasi perhatian dan alokasi anggaran untuk jalan ini,” ujarnya. Ia menyebut, perubahan kondisi jalan mulai dirasakan masyarakat. Warga yang sehari-hari menggunakan jalur tersebut kini memiliki akses yang lebih nyaman untuk menjalankan berbagai aktivitas. “Warga sangat senang dan sumringah. Jalan yang bagus tentu memudahkan aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak kita yang pergi dan pulang sekolah,” ungkapnya. Bagi pemerintah desa, perbaikan infrastruktur jalan bukan sekadar memperbaiki permukaan jalan. Infrastruktur yang memadai juga menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi, pendidikan, pelayanan masyarakat, serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Karena itu, Hurung berharap penanganan infrastruktur di wilayahnya tidak berhenti pada satu ruas jalan saja. Ia mendorong agar pembangunan dan pemeliharaan jalan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. “Atas nama seluruh masyarakat Desa Cibenda, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan pembangunan seperti ini terus berlanjut dan berkesinambungan,” pungkasnya. Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut semakin memperkuat upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah yaitu Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah, sejalan dengan semangat Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Puncak perayaan Hari Jadi ke-61 Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, berlangsung meriah di Alun-alun Desa Ciracap, Rabu (30/9/2026). Mengusung tema “Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat”, perayaan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersuka cita sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan antarwarga. Kepala Desa Ciracap, Sopandi, mengatakan rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-61 tidak hanya dirancang sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui Ketua Panitia Pelaksana Noyief Naretsya yang didampingi Sekretaris Pelaksana Herdianto, berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan hari jadi tersebut. Sejumlah kegiatan di antaranya Senam Sehat AADC, karnaval, upacara pembukaan, final lomba pidato antar-Ketua RT/RW, Singing Contest, hingga pembagian doorprize. Tak hanya menghadirkan hiburan, panitia juga menghadirkan sejumlah pelayanan sosial yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Di antaranya Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan Keluarga Berencana (KB), pelayanan administrasi kependudukan dari Dukcapil, serta kegiatan Fun Bike Gowes Bareng. Kemerihaan semakin lengkap dengan penampilan seni Beleketek Marqos Performance. Sementara rangkaian perayaan akan ditutup dengan Tabligh Akbar pada malam hari. Tabligh Akbar tersebut menghadirkan KH. Usep Sulaiman Assiydiqiah atau MZ Muda, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amir Shidiq Sukabumi, sebagai pengisi tausiyah. Sementara pembacaan Wahyu Ilahi akan dikumandangkan Al-Ustadz Syahrul Ramdani, SH. Kepala Desa Ciracap Sopandi juga mengajak Forkopimcam Ciracap, masyarakat Desa Ciracap maupun warga desa tetangga untuk bersama-sama menghadiri dan memeriahkan puncak perayaan, khususnya Tabligh Akbar. Kegiatan tersebut turut didukung Ambassador Tour & Travel. Sejumlah unsur turut hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Forkopimcam Ciracap yang dipimpin Camat Ciracap Rukman Taufik. Hadir pula Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., bersama Sekretaris Jenderal PJTM Hendrik Firmansyah dan jajaran pengurus. Selain itu, tampak hadir tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pengurus Karang Taruna, Ketua dan anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Ciracap, para Ketua RT/RW, serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PJTM H. Hendra Permana menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Ciracap Sopandi beserta seluruh jajaran atas terselenggaranya perayaan Hari Jadi ke-61. “Saya berapresiasi kepada Kepala Desa Ciracap beserta seluruh jajaran yang telah sukses menggelar perayaan ini. Semoga ke depannya kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan dan menjadi kebanggaan kita semua,” ujar Hendra. Perayaan Hari Jadi ke-61 Desa Ciracap tidak sekadar menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan. Semangat tersebut diharapkan terus terjaga sebagai modal sosial dalam mendorong Desa Ciracap semakin maju, harmonis, dan sejahtera. (Dicky)
PEMALANG – BIDIK-KASUSNEWS.COM Pemerintah Kecamatan Watukumpul bersama Polsek Watukumpul bergerak cepat menyikapi rencana penutupan jalan darurat yang berada di Dusun Dukuh Kluwih, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Selasa (29/9/2026). Rencana penutupan akses jalan sepanjang sekitar 50 meter tersebut sempat menjadi perhatian karena jalur itu selama ini dimanfaatkan warga sebagai akses penghubung menuju wilayah Kecamatan Randudongkal maupun sebaliknya. Mendapat informasi terkait rencana tersebut, jajaran Pemerintah Kecamatan Watukumpul bersama Polsek Watukumpul langsung mendatangi lokasi. Pertemuan dengan pemilik lahan, Ratno, dilakukan melalui pendekatan persuasif dan mediasi guna mencari solusi yang tidak merugikan kepentingan masyarakat. Diketahui, lahan yang saat ini digunakan sebagai jalan darurat tersebut merupakan tanah milik Ratno. Kepemilikan lahan disebut dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM). Dalam mediasi tersebut, pemerintah kecamatan dan kepolisian meminta agar rencana penutupan akses untuk sementara ditangguhkan dengan mempertimbangkan kebutuhan mobilitas warga yang selama ini menggunakan jalur tersebut. “Pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan bergerak sigap mendatangi lokasi untuk menemui pemilik tanah secara langsung. Kami melakukan pendekatan dan memohon agar jalan darurat ini tidak ditutup terlebih dahulu demi kepentingan serta mobilitas warga masyarakat umum,” ujar perwakilan Pemerintah Kecamatan Watukumpul, Mas Ageng, saat berada di lokasi. Rencana Penutupan Ditangguhkan Proses mediasi berlangsung dengan lancar. Setelah dilakukan komunikasi antara pihak pemilik lahan, pemerintah kecamatan, dan kepolisian, rencana penutupan jalan darurat tersebut akhirnya ditangguhkan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan serta kebutuhan warga terhadap akses jalan yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jalur tersebut dinilai memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama warga yang melakukan perjalanan dari Watukumpul menuju Randudongkal dan sebaliknya. Pemerintah Kecamatan Watukumpul dan Polsek Watukumpul juga mengedepankan penyelesaian secara persuasif agar persoalan akses jalan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat. Hingga Selasa siang, situasi di lokasi dilaporkan kondusif. Aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan masih berjalan seperti biasa. Dengan ditundanya rencana penutupan tersebut, akses jalan darurat untuk sementara masih dapat digunakan masyarakat sembari menunggu penyelesaian lebih lanjut antara pihak-pihak yang berkepentingan. Penji Pribana
Banten, Bidik-kasusnews.com Pelaksana proyek diduga membagikan sejumlah uang kepada puluhan oknum wartawan diduga demi menutupi kekurangan volume atau kualitas pekerjaan di lapangan, Minggu (13/9/2026). Dugaan ini mencuat setelah salah seorang warga setempat, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengaku melihat langsung aktivitas pembagian uang tersebut, dikutib dari Targetberita.co.id Menurutnya, uang tunai dibagikan oleh perwakilan pemborong berinisial R. ”Banyak oknum wartawan yang diberi uang oleh pihak pemborong melalui seseorang berinisial R. Kami tentu mempertanyakan apa tujuan di balik pembagian uang tersebut,” ujar warga kepada awak media, dikutib dari targetberita.co.id Warga mengkhawatirkan tindakan tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya menyuap pers agar tidak mempublikasikan potensi kecurangan dalam proyek infrastruktur tersebut. Jika fungsi pengawasan media bungkam, masyarakat khawatir kualitas fisik bangunan tidak akan optimal dan cepat rusak. ”Kalau oknum wartawannya sudah diberi uang, kami menduga kuat pengerjaan proyek ini banyak diselewengkan sehingga hasilnya tidak sesuai spesifikasi yang ditentukan,” pungkasnya. M yang juga salah satu warga masyarakat mengatakan, saya juga bingung, banyak oknum wartawan dibagi bagikan uang oleh R, setahu saya R yang bertanggung jawab terhadap wartawan yang datang ke lokasi proyek yang sedang dikerjakan. M menambahkan, untuk normalisasi kali, tanah yang digali dibuang kemana juga tidak ada kejelasannya, pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun perwakilan pemborong berinisial R belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan pembagian uang yang dikeluhkan oleh masyarakat setempat. (Agus)