SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, kembali terlihat dalam pembangunan jalan penghubung yang menghubungkan dua Kedusunan antara Kampung Bantar Limus dengan Kampung Pasir Ceuri, Minggu (30/8/2026). Pembangunan akses tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Cibenda, Adi Rizwan, yang akrab disapa Hurung. Kehadiran orang nomor satu di Desa Cibenda itu sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam membuka dan meningkatkan akses transportasi antarwilayah. Hurung mengapresiasi kekompakan warga yang secara bersama-sama terlibat dalam pengerjaan jalan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting sehingga pembangunan akses tersebut dapat direalisasikan. “Dengan menyatukan kekompakan, Alhamdulillah pembangunan jalan ini akhirnya bisa terealisasi. Maju terus semangat gotong royong kita,” ujar Hurung. Ia menilai, semangat kebersamaan menjadi modal besar dalam mewujudkan pembangunan di tingkat desa. Dengan tekad yang kuat dan persatuan warga, berbagai keterbatasan dapat dihadapi secara bersama-sama. “Tidak ada kata lelah maupun menyerah ketika kita memiliki tekad kuat dan semangat persatuan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkah kita,” katanya. Hurung juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kampung Bantar Limus dan warga sekitar yang telah berkontribusi dalam pembangunan tersebut. Ia berharap jalan baru itu tidak hanya menjadi akses penghubung, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Terlebih, jalur tersebut memiliki fungsi penting bagi kegiatan pertanian warga. Kemudahan akses diharapkan dapat membantu petani dalam membawa sarana produksi maupun mengangkut hasil pertanian, sehingga aktivitas usaha tani menjadi lebih efektif. “Semoga jalan ini memudahkan akses usaha tani warga. Jalan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini memberikan manfaat besar dan turut mendorong kemajuan Desa Cibenda,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dua kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendapat bantuan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini bergantung pada jaringan irigasi untuk menunjang aktivitas pertanian. Paket bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok P3A Tani Muda yang berada di Daerah Irigasi Cigangsa dengan ketua Saepul Samsudin, serta Kelompok P3A Garda Muda yang juga berada di daerah irigasi yang sama dan diketuai Gusti Persada. Program peningkatan tata guna air irigasi ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena membantu memperbaiki dan meningkatkan fungsi jaringan irigasi yang menjadi salah satu penunjang produktivitas lahan pertanian. Perwakilan kelompok penerima bantuan, Hadi dan Gusti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program. Keduanya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. “Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung semuanya berjalan dengan baik. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Hadi dan Gusti, Jumat (14/8/2026). Menurut mereka, keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas para petani. Selain mendukung kelancaran pengairan, pemeliharaan infrastruktur irigasi juga diharapkan mampu menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat. Kepala Desa Pasiripis, Nandang Saepul Mikdar, turut memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat. “Pemerintah Desa Pasiripis mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian serta membantu pembangunan dan pengembangan desa, termasuk melalui program peningkatan jaringan irigasi ini,” ungkap Nandang. Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Pasiripis, Sobirin, menilai bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi para petani. Menurutnya, perbaikan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Para petani tentu bersyukur dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan perbaikan irigasi dapat mendukung pertanian dan meningkatkan hasil produksi masyarakat,” tutur Sobirin. Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang semakin baik, masyarakat Desa Pasiripis berharap sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal. Bantuan P3-TGAI pun diharapkan tidak hanya memperbaiki jaringan pengairan, tetapi turut memperkuat produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dua kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendapat bantuan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini bergantung pada jaringan irigasi untuk menunjang aktivitas pertanian. Paket bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok P3A Tani Muda yang berada di Daerah Irigasi Cigangsa dengan ketua Saepul Samsudin, serta Kelompok P3A Garda Muda yang juga berada di daerah irigasi yang sama dan diketuai Gusti Persada. Program peningkatan tata guna air irigasi ini dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena membantu memperbaiki dan meningkatkan fungsi jaringan irigasi yang menjadi salah satu penunjang produktivitas lahan pertanian. Perwakilan kelompok penerima bantuan, Hadi dan Gusti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program. Keduanya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. “Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung semuanya berjalan dengan baik. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Hadi dan Gusti, Jumat (14/8/2026). Menurut mereka, keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas para petani. Selain mendukung kelancaran pengairan, pemeliharaan infrastruktur irigasi juga diharapkan mampu menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat. Kepala Desa Pasiripis, Nandang Saepul Mikdar, turut memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat. “Pemerintah Desa Pasiripis mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian serta membantu pembangunan dan pengembangan desa, termasuk melalui program peningkatan jaringan irigasi ini,” ungkap Nandang. Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Pasiripis, Sobirin, menilai bantuan tersebut menjadi kabar baik bagi para petani. Menurutnya, perbaikan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. “Para petani tentu bersyukur dengan adanya bantuan ini. Mudah-mudahan perbaikan irigasi dapat mendukung pertanian dan meningkatkan hasil produksi masyarakat,” tutur Sobirin. Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang semakin baik, masyarakat Desa Pasiripis berharap sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal. Bantuan P3-TGAI pun diharapkan tidak hanya memperbaiki jaringan pengairan, tetapi turut memperkuat produktivitas dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, bergerak cepat menangani kondisi tanah di ruas jalan desa menuju Perumahan BCA. Penanganan dilakukan melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang kini tengah dikebut pengerjaannya. Kepala Desa Mekarsari, Iwan Bakar, mengatakan pembangunan TPT tersebut menggunakan anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp50 juta. “Anggaran dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kondisi tanah di sepanjang akses jalan desa menuju kawasan Perumahan BCA,” kata Iwan (12/8). Iwan Bakar turun langsung memantau proses pekerjaan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kondisi tanah dapat segera dilaksanakan sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang berpotensi mengganggu akses masyarakat maupun lingkungan sekitar. Menariknya, pembangunan TPT tidak hanya mengandalkan pembiayaan dari pemerintah desa. Masyarakat ikut terlibat secara langsung melalui semangat gotong royong dalam berbagai tahapan pekerjaan di lokasi. Dia menambahkan, warga membantu proses pengerukan tanah dan pekerjaan pendukung lainnya. Keterlibatan masyarakat tersebut dinilai turut mempercepat pengerjaan sekaligus mencerminkan kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur di lingkungan mereka. “Dukungan datang dari RW Perumahan BCA dan RW Cicewol. Keduanya ikut berpartisipasi bersama warga dalam proses pembangunan sehingga pekerjaan di lapangan dapat dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya. Selain masyarakat, Bhabinkamtibmas dan unsur keamanan desa turut hadir untuk mendukung kegiatan. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat dan aparat dalam menangani kebutuhan infrastruktur di wilayah Mekarsari. Kades Iwan Bakar menekankan pentingnya percepatan penanganan agar kondisi tanah dapat segera diperkuat. “Saya berharap, pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang keamanan dan kenyamanan akses jalan,” tuturnya. Penggunaan DD sebesar Rp50 juta menjadi bagian penting dalam pembangunan TPT tersebut. Masyarakat berharap anggaran yang telah dialokasikan dapat diwujudkan dalam pekerjaan konstruksi yang berkualitas dan sesuai dengan perencanaan serta ketentuan yang berlaku. Dengan pembangunan yang berlangsung secara gotong royong, masyarakat kini menantikan penyelesaian TPT jalan menuju Perumahan BCA. Pemerintah desa diharapkan terus melakukan pengawasan hingga pekerjaan rampung sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan memperkuat infrastruktur desa. (Reno)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, memperkuat koordinasi bersama unsur kepemudaan dan keagamaan dalam mempersiapkan rangkaian peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) dan Hari Besar Islam (PHBI). Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan yang digelar Kepala Desa Tanjungsari, Aom Muharam, bersama Ketua Karang Taruna Desa Tanjungsari sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, serta Sekretaris MUI Desa Tanjungsari yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia PHBI, Ustadz Ade, Senin (10/8/2026). Pertemuan menjadi momentum untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan berbagai persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan di tingkat desa. Koordinasi dinilai penting agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketua Karang Taruna sekaligus Ketua Panitia PHBN, Asep, menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan yang diberikan Pemerintah Desa Tanjungsari. Apresiasi serupa disampaikan Ustadz Ade selaku Ketua Panitia PHBI. Menurut Kades Aom Muharam, koordinasi perlu dilakukan sejak awal karena pelaksanaan peringatan PHBI tahun ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Besar Nasional di bulan Agustus. “Karena peringatan Hari Besar Islam tahun ini bertepatan dengan bulan Agustus yang juga menjadi momentum Hari Besar Nasional, maka seluruh rencana kegiatan harus disusun dan dimatangkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Aom. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah desa, Karang Taruna, MUI, panitia, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan setiap kegiatan yang akan digelar. Aom berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial, meningkatkan kebersamaan, serta memperkuat semangat persatuan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Kita berharap Desa Tanjungsari terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Mari bersama-sama bersinergi dan berkontribusi dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat, sekaligus mempererat tali persaudaraan demi kemaslahatan bersama,” katanya. Dengan terbangunnya koordinasi dan kesepahaman antarunsur masyarakat, persiapan PHBN dan PHBI di Desa Tanjungsari diharapkan dapat berjalan optimal. Seluruh kegiatan pun diharapkan terlaksana secara tertib, lancar, serta mampu memperkokoh kerukunan dan kebersamaan masyarakat Desa Tanjungsari. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa hingga pelosok kampung. Di Kampung Cicariu, RT 08/RW 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, warga bergotong royong mempercantik lingkungan sekaligus membangun suasana kemerdekaan, Minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga dari berbagai kalangan. Sejumlah ruas jalan dibersihkan, umbul-umbul dipasang, gapura kampung dibangun dan dihiasi bendera Merah Putih. Tidak hanya itu, lingkungan sekitar turut dipercantik, sementara pos ronda dirapikan agar semakin nyaman digunakan. Kekompakan warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong tersebut diwarnai canda dan tawa, menciptakan suasana akrab sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga. Ketua RT 08 Kampung Cicariu, Ateng, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar persiapan menyambut perayaan kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diwariskan para pejuang bangsa. “Kita tidak ikut berjuang, namun kita menikmati hasil perjuangan para pahlawan kemerdekaan. Semoga para pahlawan bangsa yang telah gugur di medan perang senantiasa ditempatkan di surga-Nya Allah SWT, Amin,” ujar Ateng. Ia menegaskan, menghias dan membersihkan lingkungan menjelang HUT RI merupakan salah satu cara sederhana masyarakat dalam menunjukkan kecintaan kepada Tanah Air. Di balik kegiatan tersebut, terdapat pesan penting agar generasi saat ini tidak melupakan sejarah dan pengorbanan para pahlawan. “Kegiatan ini merupakan wujud kecintaan terhadap tanah air, rasa syukur sekaligus penghormatan yang tulus kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang secara mandiri menghidupkan suasana kemerdekaan di lingkungan masing-masing. Menurut Bakang, kegiatan serupa dilakukan oleh sejumlah RT dan RW di wilayah Desa Cipeundeuy. Semangat warga dalam membersihkan serta menghias lingkungan dinilai menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong di tengah masyarakat. Bahkan, pemerintah desa berencana melakukan penilaian terhadap berbagai persiapan yang dilakukan setiap lingkungan. Warga atau wilayah yang dinilai paling aktif dan kreatif akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi. “Penilaian ini diharapkan menjadi motivasi agar tahun mendatang persiapan dan semangat warga dalam menyambut hari kemerdekaan semakin baik dan penuh semangat,” pungkas Bakang. Kemeriahan di Kampung Cicariu pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni. Bagi warga, menjaga kebersihan, memperindah lingkungan dan mempererat persaudaraan menjadi cara sederhana untuk mengisi kemerdekaan sekaligus merawat semangat gotong royong. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Camat Cimanggu Dusep Sadeli mendampingi Pemerintah Desa Sukamanah dalam kegiatan Penilaian Pemaparan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Cibitung, Selasa (21/7/2026). Penilaian ini diikuti sembilan desa yang menjadi perwakilan dari sembilan kecamatan di Wilayah VI Jampangkulon. Desa Sukamanah dipercaya mewakili Kecamatan Cimanggu dengan menampilkan berbagai inovasi, capaian pembangunan, serta program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan. Kepala Desa Sukamanah, Rahmat Kurnia, memaparkan sejumlah keberhasilan desa di hadapan tim penilai. Presentasi tersebut turut didukung oleh perangkat desa dan Tim Penggerak PKK Desa Sukamanah yang menjelaskan berbagai program pemberdayaan keluarga serta kegiatan yang telah dijalankan di tingkat desa. Camat Cimanggu Dusep Sadeli mengatakan keikutsertaan Desa Sukamanah merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kebanggaan bagi Kecamatan Cimanggu. Menurutnya, desa tersebut dinilai mampu menampilkan potensi dan hasil pembangunan yang telah dicapai selama ini. “Kami mengapresiasi seluruh jajaran Pemerintah Desa Sukamanah yang telah mempersiapkan diri dengan baik. Semoga apa yang dipaparkan dapat menjadi nilai tambah dan memberikan hasil terbaik bagi Kecamatan Cimanggu,” ujar Dusep. Sementara itu, proses penilaian dilakukan oleh tim dari DPMD Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Subkoordinator SDM Bidang Pemerintahan Desa Soni Sondani, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Agus Manggala, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Sukabumi. Selain melakukan penilaian terhadap materi pemaparan, tim juga memberikan berbagai masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pengembangan potensi lokal, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap setiap desa terus meningkatkan inovasi, pelayanan publik, dan pembangunan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan Penilaian Pemaparan Anugrah Desa Mubarokah Tahun 2026 di Kantor Kecamatan Cibitung, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus apresiasi terhadap berbagai inovasi dan capaian pembangunan desa di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebanyak sembilan desa dari sembilan kecamatan yang berada di Wilayah Pembinaan VI Jampangkulon mengikuti tahapan pemaparan. Masing-masing desa mempresentasikan berbagai program unggulan, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan. Adapun desa yang mengikuti penilaian meliputi Desa Cidahu (Cibitung), Desa Buniwangi (Surade), Desa Tanjung (Jampangkulon), Desa Mekarmukti (Waluran), Desa Rambay (Tegalbuleud), Desa Ujunggenteng (Ciracap), Desa Cibenda (Ciemas), Desa Sukamanah (Cimanggu), serta Desa Kalibunder (Kalibunder). Tim penilai berasal dari DPMD Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Subkoordinator SDM Bidang Pemerintahan Desa Soni Sondani, Kepala Bidang Pengembangan Potensi Desa Agus Manggala, serta perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya, Soni Sondani mengapresiasi seluruh desa peserta yang dinilai mampu menunjukkan berbagai kemajuan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembangunan berbasis potensi lokal. Menurutnya, setiap desa memiliki keunggulan yang layak menjadi inspirasi bagi desa lainnya. Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa beserta perangkat desa, camat maupun sekretaris kecamatan dari Wilayah Pembinaan VI Jampangkulon. Camat Cibitung Hodan Pirmansyah turut hadir memberikan dukungan terhadap pelaksanaan penilaian. Pada kesempatan itu, Kepala Desa Cidahu Wahyu Hidayat memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dilaksanakan di wilayahnya, mulai dari peningkatan pelayanan masyarakat, pembangunan desa, hingga upaya pemberdayaan warga. Sementara itu, pada sesi pendalaman materi, perwakilan TP PKK Kabupaten Sukabumi memberikan pertanyaan kepada Ketua TP PKK Desa Cidahu, Ikawati. Ia menjelaskan berbagai program PKK yang telah dijalankan, termasuk capaian, inovasi, serta strategi pengembangan organisasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Penilaian Anugrah Desa Mubarokah diharapkan dapat mendorong lahirnya pemerintahan desa yang semakin inovatif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek pengaspalan jalan di Kampung Cikadu, Desa Padajaya, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan yang didanai melalui Dana Desa berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Monitoring dipimpin Sekretaris Kecamatan Jampangkulon, Dadun, didampingi unsur pembina dan pengawas (Binwas), perangkat kecamatan, serta Sekretaris Desa Padajaya. Peninjauan dilakukan untuk mengecek langsung progres pekerjaan sekaligus memastikan kesesuaian volume dan mutu konstruksi di lapangan. Pembangunan jalan tersebut menggunakan alokasi Dana Desa sebesar Rp100 juta. Ruas yang dikerjakan memiliki panjang sekitar 400 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Kampung Cikadu. Menurut Dadun, pengawasan lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan setiap program pembangunan desa dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. “Monitoring ini dilakukan agar hasil pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi, selesai tepat waktu, serta memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain pengelolaan Dana Desa juga harus dilaksanakan secara transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan, tambah dia. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, termasuk akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, hingga mobilitas warga sehari-hari yang pada akhirnya mampu mendukung peningkatan perekonomian desa. Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menegaskan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di seluruh desa. “Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan setiap program berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pembangunan rekonstruksi dan pengaspalan hotmix pada ruas Jalan Kabupaten Leuwi Cagak Hilir–Minajaya di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, mulai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan rusak. Keberadaan jalan yang lebih baik dinilai akan membawa dampak positif bagi aktivitas masyarakat, mulai dari kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengaku bersyukur karena aspirasi masyarakat akhirnya mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan khususnya kepada Bupati Sukabumi, Bapak Asep Japar, yang telah merealisasikan pembangunan jalan ini. Ini merupakan kebutuhan yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/7/2026). Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup berat sehingga menghambat aktivitas warga sehari-hari. Dengan dimulainya proses rekonstruksi dan pengaspalan, masyarakat optimistis akses transportasi akan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Mekar Raya Sejati dengan nilai kontrak sebesar Rp344.078.972,96. Seluruh pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Pelaksana lapangan, Eri atau biasa disapa Bebek, memastikan pekerjaan akan dilaksanakan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan. “Insya Allah kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dengan mengutamakan kualitas agar hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya. Ucapan terima kasih juga disampaikan warga Desa Cipeundeuy. Salah seorang warga, Dili, mengaku senang karena harapan masyarakat untuk memiliki jalan yang layak akhirnya terwujud. “Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Desa Bakang Anwar As’Adi yang terus memperjuangkan pembangunan jalan ini. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU, khususnya Bapak Bupati Asep Japar. Jalan yang selama ini kami tunggu akhirnya mulai dibangun,” ungkapnya. Masyarakat berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan perekonomian desa, memperlancar arus transportasi, serta menunjang berbagai aktivitas masyarakat di wilayah Desa Cipeundeuy dan sekitarnya. (Dicky)