Proyek SPAM Rp.10,4 Miliar:Warga Godang Damar Mengeluh Tak Nikmati Air Bersih,Dinas PUPR Pemkab.Bengkayang Kalbar Kemana ?

Bidik-kasusnews.com,Bengkayang Kalimantan Barat
Sorotan publik terhadap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp10.366.442.000 di Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, kian menguat.

Proyek yang bersumber dari anggaran negara tersebut kini menuai kritik tajam lantaran manfaat air bersih belum dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya di Desa Godang Damar, Dusun Jenang.

Berdasarkan data rincian anggaran, proyek SPAM tersebut dialokasikan untuk tiga desa, yakni:
Desa Papan Uduk: Rp4.094.135.000
Desa Godang Damar: Rp3.004.780.000
Desa Saka Taru: Rp3.267.527.000.

Namun hasil investigasi media di lapangan menemukan fakta mencolok: sejumlah rumah warga di Dusun Jenang hingga kini belum teraliri air bersih, meskipun proyek telah diklaim berjalan dan masa kontrak berakhir 19 Desember 2025.

Distribusi Manfaat Dipertanyakan, Keadilan Sosial Tercederai
Kondisi di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan penerima manfaat. Sebagian warga mengaku belum pernah menikmati aliran air dari program SPAM, sementara di titik lain air disebut telah mengalir.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai:
Akurasi data penerima manfaat,
Perencanaan teknis jaringan distribusi, serta
Keadilan sosial dalam pelaksanaan program publik.
Padahal, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang dijamin negara dan tidak boleh dibatasi oleh kelalaian teknis maupun administratif.

Tokoh Masyarakat:

Program Negara Tak Boleh Pilih Kasih
Tokoh masyarakat Desa Godang Damar, Pak Tapa, secara terbuka menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap pelaksanaan proyek SPAM yang dinilai belum menyentuh seluruh warga.

“Kami sebagai warga negara berhak mendapatkan perlakuan yang adil. Faktanya di Dusun Jenang masih ada warga yang tidak kebagian air bersih. Kalau memang ini program untuk masyarakat, seharusnya dirasakan bersama, bukan sebagian saja,” tegas Pak Tapa, Jumat (19/12/2025)

Ia menambahkan, ketidakmerataan tersebut berpotensi memicu kecemburuan sosial, menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, serta memperburuk kondisi kesehatan dan kesejahteraan warga.
Kepala Desa Bungkam Data, Transparansi Dipertanyakan
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Godang Damar belum menyajikan data rinci terkait:

Jumlah Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat,
Rumah yang telah teraliri air,
Rumah yang belum menikmati layanan SPAM.
Pihak desa justru mengarahkan media untuk mengonfirmasi Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang. Sikap ini dinilai memperkuat dugaan ketidaksinkronan data antara pemerintah desa dan kondisi riil di lapangan, sekaligus memunculkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas proyek.
Anggaran Besar, Pengawasan Lemah?
Proyek SPAM lintas tiga desa ini menelan anggaran negara lebih dari Rp10,3 miliar. Namun hingga kontrak berakhir, manfaatnya dinilai belum optimal dan belum merata.
Selain persoalan distribusi air, kondisi fisik pekerjaan di lapangan juga menjadi perhatian publik, sehingga mengarah pada dugaan:
Lemahnya perencanaan teknis,
Minimnya pengawasan pelaksanaan,
Potensi penyimpangan pelaksanaan proyek.
Dasar Hukum yang Diduga Dilanggar
Apabila terbukti terjadi ketidaksesuaian pelaksanaan, proyek ini berpotensi melanggar sejumlah regulasi, antara lain:

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN

Pemenuhan air bersih sebagai hak dasar rakyat.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

Pemda wajib menjamin pelayanan dasar, termasuk air minum.
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

Pekerjaan wajib sesuai spesifikasi teknis dan asas kemanfaatan.
Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres 12 Tahun 2021
tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tepat sasaran.
Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU 20 Tahun 2001
tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Jika merugikan keuangan negara dan hak masyarakat.

Warga Desak Aparat Turun Tangan

Warga dan tokoh masyarakat mendesak Pemkab Bengkayang, Dinas PUPR, serta aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan:
Validitas data penerima manfaat
Kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis
Tidak adanya praktik yang merugikan hak masyarakat.

“Kami tidak menuduh, kami hanya minta keadilan. Program ini pakai uang negara, jadi harus jelas dan transparan,” tutup Pak Tapa.

Sanksi Tegas Menanti Jika Terbukti Melanggar
Mengacu regulasi yang berlaku, apabila ditemukan pelanggaran, maka terbuka kemungkinan dikenakan:
Sanksi administratif,
Denda keterlambatan,
Blacklist penyedia jasa,
Tuntutan ganti rugi,
Hingga proses hukum pidana.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi akan terus melakukan konfirmasi demi menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan berpihak pada kepentingan publik.

Sumber: Masyarakat Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang
(Tim/read)

Follow Us On

Trending Now​

Kenal Lewat Facebook, ART Baru Sehari Kerja Diduga Curi Uang Majikan hingga Rp15 Juta

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Kepercayaan seorang warga Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong...

Polsek Banjang Dorong UMKM Manfaatkan KUR, Warga Desa Beringin Diberi Pemahaman soal Rafaksi

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Banjang terus mendorong masyarakat untuk...

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Antusias Ratusan Warga Ikuti Senam KORMI

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengikuti...

Ayep Zaki Pastikan Pembangunan Infrastruktur Menjawab Aspirasi Warga

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pembangunan...

Pokja Jurnalis Polres Cirebon Kota Terbentuk, Arief Yolando ditunjuk Sebagai Ketua Kordinator

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Kolaborasi Wartawan Kota Cirebon dalam pembentukan Kelompok Kerja...

Lahan Jagung Tergenang Air, Polsek Amuntai Tengah Intensif Pantau Swasembada Pangan di Palampitan Hilir

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Hulu...

Recent Post​

Kenal Lewat Facebook, ART Baru Sehari Kerja Diduga Curi Uang Majikan hingga Rp15 Juta

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Kepercayaan seorang warga Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, kepada seorang perempuan yang...

Polsek Banjang Dorong UMKM Manfaatkan KUR, Warga Desa Beringin Diberi Pemahaman soal Rafaksi

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Banjang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan akses permodalan usaha yang legal dan sesuai...

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Apresiasi Antusias Ratusan Warga Ikuti Senam KORMI

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Komite Olahraga...

Ayep Zaki Pastikan Pembangunan Infrastruktur Menjawab Aspirasi Warga

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan...

Pokja Jurnalis Polres Cirebon Kota Terbentuk, Arief Yolando ditunjuk Sebagai Ketua Kordinator

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Kolaborasi Wartawan Kota Cirebon dalam pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan media lokal terwujud dalam bentuk...

Lahan Jagung Tergenang Air, Polsek Amuntai Tengah Intensif Pantau Swasembada Pangan di Palampitan Hilir

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menghadapi tantangan kondisi...

Polsek Banjang Sosialisasikan KUR dan Tabel Rafaksi, Dorong UMKM Akses Modal Usaha Secara Bijak

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus mendorong masyarakat agar memahami akses pembiayaan usaha yang...

Polres Cirebon Gelar Upacara Hari Juang Polri.2026.Momentum Perkuat Semangat Pengabdian.

CIREBON KOTA,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Cirebon Kota melaksanakan Upacara Hari Juang Polri Tahun 2026 di halaman Mako Polres Cirebon Kota, Jumat...

DANRAMIL SEPAUK BERSAMA FORKOPINCAM GELAR PATROLI KARHUTLA DI DESA GERNIS DAN LENGKENAT

Bidik-kasusnews.com,Sintang,Kalimantan Barat Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus digencarkan. Peltu Yohanes, S.H. selaku Pj. Danramil...