SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Berbagai program pembangunan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung, meski dalam pelaksanaannya masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi dan disempurnakan.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengatakan pembangunan infrastruktur harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.
Karena itu, pemerintah terus mendorong agar setiap program yang dilaksanakan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi memberikan manfaat bagi mobilitas, konektivitas wilayah dan aktivitas warga.
Komitmen tersebut terlihat dari peninjauan langsung terhadap Jalan Prana, Sabtu (22/8/2026). Dalam kegiatan itu, Ayep Zaki didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi Soni Hermanto serta anggota DPRD Kota Sukabumi Munchendra dari Fraksi PPP dan Inggu Sudeni dari Fraksi PKS.
Ayep Zaki menegaskan pembangunan merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan evaluasi. Setiap kekurangan yang ditemukan di lapangan harus menjadi bahan perbaikan agar kualitas pelayanan dan infrastruktur semakin baik.
“Pembangunan tidak sekadar mengejar pekerjaan fisik, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap aktivitas warga, konektivitas wilayah, serta kualitas pelayanan pemerintah,” kata Ayep Zaki.
Sementara itu, Kadis PUTR Soni Hermanto menyampaikan pemerintah terus melakukan pemetaan terhadap kebutuhan infrastruktur dengan menyesuaikannya pada kemampuan anggaran daerah.
Langkah tersebut dilakukan agar program pembangunan dapat tetap berjalan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Soni, adanya evaluasi terhadap hasil pekerjaan merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas pembangunan.
Aspirasi maupun masukan masyarakat juga menjadi bahan penting bagi pemerintah untuk menentukan langkah perbaikan di lapangan.
“Setiap program pembangunan harus dikawal sejak tahap perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan agar hasilnya berkualitas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Soni.
Sinergi pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pembangunan menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran yang bersumber dari masyarakat kembali dalam bentuk pelayanan dan infrastruktur yang bermanfaat.
Dengan evaluasi secara berkelanjutan, berbagai kekurangan yang masih ditemukan diharapkan dapat segera diperbaiki tanpa mengesampingkan capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat.
Pemerintah Kota Sukabumi pun menempatkan kebutuhan warga sebagai pijakan dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan.
Dengan pola tersebut, pembangunan diharapkan tidak hanya memenuhi target pekerjaan, tetapi semakin mampu menjawab aspirasi publik secara nyata, terukur dan berkelanjutan. (Usep)