HSU, Bidik-kasusnews.com – Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Jagung Nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada petani agar target produksi dapat tercapai saat musim panen nanti.
Monitoring dipimpin oleh personel Polsek Banjang, yakni AIPTU Noryadi, BRIGADIR Fahmi Rachman, dan BRIPTU M. Alfito Gusna. Mereka melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan milik Sadikin yang dikelola Kelompok Tani Mandiri sebagai kelompok binaan Polri.
Lahan jagung seluas 4 hektare tersebut ditanami jagung pakan varietas Hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026. Memasuki usia tanam sekitar 72 hari, tanaman menunjukkan perkembangan yang baik dengan kondisi pertumbuhan yang dinilai cukup optimal. Panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026.
Dalam budidayanya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih Hibrida Bisi 18, dipadukan dengan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, serta pengendalian gulma memakai herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan masih dilakukan secara manual.
Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring rutin merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani sekaligus mengidentifikasi lebih awal apabila terdapat kendala yang berpotensi menghambat produktivitas tanaman.
“Melalui pendampingan dan pemantauan secara berkala, diharapkan tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen, sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal serta berkontribusi terhadap penguatan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.
(Agus)