Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Rabu (5/8/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 Wita tersebut menyasar SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama aktivitas pelayanan BBM berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, personel dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sulistono, S.Sos. Sejumlah personel kemudian ditempatkan di masing-masing lokasi SPBU untuk melakukan pemantauan.
Di SPBU Muara Tapus, berdasarkan laporan yang diterima, tersedia BBM jenis Pertamax sebanyak 4.300 liter, Pertalite 16.000 liter dan Pertamina Dex 5.400 liter.
Sementara di SPBU Banua Lima, dalam laporan monitoring tersebut tidak tercantum ketersediaan Pertamax maupun Dexlite pada saat pemantauan.
Personel Polsek Amuntai Tengah melakukan pemantauan situasi di kedua SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga agar aktivitas masyarakat berjalan tertib.
Monitoring juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian BBM, sekaligus menjaga kondisi di sekitar lokasi SPBU tetap kondusif.
Hingga kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di SPBU Muara Tapus maupun Banua Lima dilaporkan berjalan lancar dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan yang dilaporkan selama pelaksanaan patroli dan monitoring.
Kapolsek Amuntai Tengah melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi pelayanan publik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Kegiatan patroli dan monitoring distribusi BBM ini diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah.
Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas di wilayahnya sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.
(Agus)