Palembang, Bidik-kasusnews.com – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai Upacara Pelepasan Purnabakti Pedang Pora yang digelar di Markas Komando (Mako) Satbrimob Polda Sumatera Selatan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumsel, Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., sebagai bentuk penghargaan kepada Kompol Sugeng yang resmi memasuki masa purna tugas setelah menuntaskan pengabdiannya di Korps Brimob Polri.
Tradisi Pedang Pora yang menjadi simbol penghormatan tertinggi bagi personel yang mengakhiri masa dinas berlangsung khidmat dan sarat makna. Seluruh rangkaian acara menjadi wujud apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian panjang yang telah diberikan Kompol Sugeng selama bertugas.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Susnadi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan Kompol Sugeng kepada Satbrimob Polda Sumsel. Menurutnya, perjalanan pengabdian yang telah dilalui merupakan teladan bagi generasi penerus di lingkungan Brimob.
“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai loyalitas, disiplin, serta semangat pengabdian yang telah ditunjukkan selama bertugas merupakan warisan berharga yang patut dicontoh oleh seluruh personel,” ujar Kombes Pol. Susnadi.
Prosesi Pedang Pora berlangsung dengan penuh khidmat. Barisan personel membentuk gerbang kehormatan menggunakan pedang sebagai simbol penghargaan terakhir dari institusi kepada personel yang memasuki masa pensiun. Didampingi keluarga, Kompol Sugeng melangkah melewati gerbang Pedang Pora yang menjadi tanda berakhirnya masa dinas aktif sekaligus penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam rangkaian acara. Rekan-rekan sejawat, pejabat utama, serta personel Satbrimob Polda Sumsel tampak memberikan penghormatan dan doa terbaik bagi Kompol Sugeng dalam memasuki fase baru kehidupannya.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan pemberian ucapan selamat dari jajaran pimpinan serta seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol eratnya ikatan kekeluargaan di lingkungan Korps Brimob Polri.
Tradisi pelepasan purnabakti melalui Pedang Pora tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi, integritas, dan loyalitas dalam setiap pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Melalui kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi penghormatan terhadap setiap personel yang telah memberikan kontribusi terbaik selama bertugas, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Korps Brimob Polri.
(Agus)
