BIDIK-KASUSNEWS.COM
Bandar Lampung – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak Selasa sore (10/03/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian. Sedikitnya 304 rumah warga dilaporkan terdampak genangan air dengan ketinggian yang bervariasi.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, genangan air mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan meluas ke beberapa wilayah pemukiman. Tujuh titik utama yang terdampak antara lain berada di Jalan P. Antasari (Gang Persada, Gang Waru 1 dan Gang Waru 3), Jalan Ridwan Rais (Gang Ainan dan Gang H. Sarib), Jalan Urip Sumoharjo (Gang Bintara), Jalan Arif R Hakim (Gang Basar), serta Jalan Soekarno Hatta (Gang Man 1).
Dari sejumlah lokasi tersebut, wilayah yang paling terdampak berada di Jalan Ridwan Rais Gang H. Sarib dengan total 111 rumah tergenang. Disusul kawasan Jalan P. Antasari Gang Waru 1 dan Gang Waru 3 yang mencatat 78 rumah terdampak banjir.
Babinsa Kelurahan Kalibalau Kencana, Serma Selamet, langsung bergerak cepat melakukan pemantauan dan membantu proses evakuasi warga begitu air mulai menggenangi permukiman. Ia juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan, ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat untuk memastikan kondisi warga dalam keadaan aman.
“Ketika air mulai naik, kami segera melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, terutama lansia dan anak-anak,” ujar Serma Selamet saat memimpin pemantauan di lokasi banjir.
Dalam proses penanganan tersebut, sejumlah warga yang rumahnya terendam cukup tinggi berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Mereka sementara ditempatkan di masjid dan mushola terdekat sambil menunggu kondisi air surut.
Selain membantu evakuasi, Babinsa juga turut mendampingi petugas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan penyedotan air di beberapa titik genangan. Bersama warga, ia juga membantu membersihkan saluran air yang tersumbat sampah agar aliran air dapat kembali lancar.
Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat memberikan rasa aman bagi warga yang terdampak banjir. Salah seorang warga mengaku terbantu dengan langkah cepat yang dilakukan aparat dan relawan di lapangan.
Hingga pukul 21.00 WIB, kondisi air dilaporkan mulai berangsur surut di beberapa wilayah dataran, meskipun genangan masih terlihat di titik-titik yang lebih rendah. Sementara itu, proses pendataan kerugian material masih terus dilakukan oleh petugas bersama perangkat kelurahan.
Petugas gabungan bersama relawan dan masyarakat setempat masih bersiaga untuk memastikan situasi kembali normal serta menyalurkan bantuan awal bagi warga yang terdampak banjir.
(Agus)

