PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperketat pengamanan dalam pelaksanaan konferensi pers terkait penanganan kasus bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi, Minggu (26/7/2026).
Pengamanan berlangsung di dua lokasi, yakni Mapolda Sumsel dan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Kertapati Kementerian Perhubungan Palembang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan seluruh rangkaian konferensi pers berjalan aman, tertib, dan lancar.
Sebanyak 20 personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Personel dipimpin PS Kanit 2 Subden 3 Detasemen Gegana, Ipda Wardi Suwardi.
Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dengan tetap berpedoman pada prosedur operasional. Pengamanan dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari sterilisasi area, pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan akses keluar-masuk, hingga pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan selama konferensi pers berlangsung, terlebih kegiatan tersebut berkaitan dengan penanganan kasus BBM yang menjadi perhatian masyarakat.
Selain Mapolda Sumsel sebagai lokasi utama konferensi pers, pengamanan juga dilakukan di UPPKB Kertapati Kementerian Perhubungan Palembang sebagai lokasi pendukung kegiatan.
Kehadiran personel Gegana menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memastikan kegiatan yang melibatkan sejumlah pihak dan menjadi perhatian publik dapat berlangsung dalam situasi yang kondusif.
Pelaksanaan pengamanan juga menunjukkan kesiapan jajaran Satbrimob Polda Sumsel dalam memberikan dukungan keamanan pada berbagai kegiatan kepolisian. Profesionalisme dan koordinasi personel menjadi bagian penting untuk menjaga kelancaran kegiatan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi pengamanan dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan berarti selama pelaksanaan konferensi pers terkait kasus BBM subsidi dan non-subsidi tersebut.
(Agus)