SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Empat dekade lebih perjalanan Pitaloka AMS Distrik 013 menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian, solidaritas, dan produktivitas organisasi. Memasuki usia ke-41 tahun, Pitaloka Kota Sukabumi didorong semakin solid dalam membangun kapasitas kader serta menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Pitaloka, Euis Purnama, saat menghadiri peringatan Milangkala ke-41 Pitaloka AMS Distrik 013 Kota Sukabumi di Kecamatan Warudoyong, Sabtu (10/10). Dalam kesempatan itu, Euis mengapresiasi perjalanan panjang Pitaloka yang mampu bertahan melewati berbagai dinamika organisasi. Baginya, usia 41 tahun bukan sekadar penanda perjalanan, melainkan fase penting untuk memperkuat fondasi organisasi dan meningkatkan kualitas kontribusi para kader. Ia secara khusus mengapresiasi kepemimpinan Mamih Deudeu yang memberikan ruang kepada rayon-rayon untuk terlibat langsung dalam kepanitiaan Milangkala. Pelibatan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap kemampuan kader di tingkat wilayah dalam menjalankan tanggung jawab organisasi. Menurut Euis, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun kepercayaan diri, meningkatkan kompetensi, serta menumbuhkan kemandirian setiap rayon. “Kader tidak hanya menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Euis. Kepercayaan kepada rayon, lanjutnya, harus menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Setiap wilayah diharapkan mampu mengembangkan program sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat, sekaligus menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan secara langsung. Sementara itu, Ketua Pitaloka AMS Distrik 013 Kota Sukabumi, Mamih Deudeu, menegaskan bahwa kemandirian organisasi perempuan tersebut harus berjalan beriringan dengan terpeliharanya hubungan historis dan organisatoris bersama AMS sebagai organisasi induk. Ia menilai, Pitaloka perlu memiliki keleluasaan dalam mengembangkan kapasitas kader dan menjalankan agenda organisasi. Namun, kebebasan tersebut tidak berarti mengabaikan koordinasi, komunikasi, maupun hubungan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan kedua organisasi. Mamih Deudeu mencontohkan pelaksanaan pelantikan pengurus Pitaloka yang dapat dijalankan oleh kader perempuan sendiri, termasuk dalam hal membawa bendera organisasi. “Ini sebagai bukti bahwa kader Pitaloka memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas organisasi secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kemandirian tidak boleh dimaknai sebagai upaya menjauhkan diri dari AMS. “Hubungan yang harmonis tetap diperlukan, terutama ketika kedua organisasi memiliki kegiatan yang dapat disinergikan untuk memperkuat kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyinggung rencana AMS memperingati hari ulang tahunnya pada 10 November mendatang. Momentum tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan, membangun kolaborasi, dan memperkuat kebersamaan tanpa menghilangkan identitas maupun ruang gerak masing-masing organisasi. Lebih jauh, Mamih Deudeu berharap Pitaloka semakin konsisten melahirkan karya dan mampu mengembangkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kematangan organisasi harus tercermin dari kualitas kegiatan, kekompakan anggota, serta manfaat yang dihasilkan, bukan semata-mata dari lamanya usia organisasi. Semangat menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat juga menjadi pesan penting dalam peringatan Milangkala kali ini. Ia mengaku tetap berupaya menghadiri kegiatan Pitaloka di daerah meskipun kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, karena ingin berbagi pengalaman sekaligus memberikan dorongan bagi kemajuan organisasi. Dalam pengembangan organisasi di tingkat wilayah, Mamih Deudeu menyebut sejumlah rayon di Kota Sukabumi, mulai dari Ciwangi, Singasari, Baros, Warudoyong, Gunungpuyuh, Cibeureum, hingga Citamiang. Seluruh rayon tersebut diharapkan terus bertumbuh, memperkuat kapasitas kader, dan mengambil peran sesuai potensi masing-masing. Ia juga mendorong setiap rayon menyusun program kerja dengan karakteristik dan fokus yang jelas. Bidang kegiatan seperti pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelayanan posyandu, serta kegiatan sosial kemasyarakatan perlu dikoordinasikan agar pelaksanaannya lebih terarah dan tidak saling tumpang tindih. Pembagian peran yang proporsional dinilai dapat membuka ruang bagi setiap rayon untuk mengembangkan keunggulan masing-masing. Di sisi lain, koordinasi antarrayon menjadi kunci agar berbagai program dapat saling melengkapi dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Dengan pengelolaan program yang terarah, potensi kader perempuan diharapkan semakin optimal. Pitaloka juga diharapkan mampu membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga produktif dalam menciptakan kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan kemasyarakatan. Peringatan Milangkala ke-41 akhirnya menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang organisasi perlu diikuti dengan pembaruan semangat dan peningkatan kualitas kerja. Kemandirian, solidaritas, serta pembagian peran yang jelas menjadi modal penting bagi Pitaloka Kota Sukabumi untuk terus berkembang. Melalui komitmen bersama dan program kerja yang berkesinambungan, Pitaloka diharapkan semakin matang sebagai organisasi perempuan yang berdaya, produktif, dan mampu menebarkan manfaat bagi anggota maupun masyarakat luas. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Persiapan pembentukan kepengurusan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) di tingkat desa terus dilakukan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJTM Kecamatan Surade kembali melakukan kunjungan ke Desa Kademangan, Rabu (16/9/2026), untuk mematangkan agenda pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC). Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPC PJTM Kecamatan Surade, Uday Syafrudin, S.Pd., M.M., yang akrab disapa Ujang Uday. Ia didampingi Sekretaris DPC Dadan Supendi, perwakilan pengurus Teja Arum, serta jajaran pengurus lainnya. Menurut Ujang Uday, pembentukan kepengurusan PJTM di seluruh desa se-Kecamatan Surade sebelumnya telah dilakukan. Namun, masih terdapat dua desa yang belum melaksanakan pelantikan, yakni Desa Kademangan dan Desa Sukatani. “Kami bersama jajaran datang ke Desa Kademangan untuk bersilaturahmi sekaligus mematangkan waktu pelantikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera dilaksanakan,” ujar Ujang Uday. Untuk Desa Kademangan sendiri, struktur calon pengurus DPAC telah rampung. Dedi Abdullah dipercaya sebagai calon ketua, Asep sebagai sekretaris, sedangkan posisi bendahara diisi Mulyadin. “Alhamdulillah, calon pengurus sudah tersusun lengkap. Sekarang tinggal menentukan dan mematangkan waktunya,” tambahnya. Keberadaan DPAC di setiap desa, lanjut Ujang, menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan organisasi sekaligus membangun kebersamaan masyarakat melalui semangat PJTM yang mengusung slogan “Ngahiji Ngajadi Hiji” atau Bersatu Menjadi Satu. Sekretaris DPC PJTM Kecamatan Surade, Dadan Supendi, menambahkan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat desa bukan semata-mata berkaitan dengan struktur organisasi. Lebih jauh, DPAC diharapkan mampu menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial masyarakat. “Tujuannya untuk mempererat kebersamaan, kekeluargaan, kerukunan dan ketertiban. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul,” tegas Dadan. Sambutan positif juga disampaikan calon Ketua DPAC Desa Kademangan, Dedi Abdullah. Ia mengaku mengapresiasi kedatangan jajaran DPC PJTM Surade dan menyatakan kesiapan untuk menjadi bagian dari keluarga besar organisasi tersebut. “Alhamdulillah kami menyambut kedatangan Bapak Ketua beserta jajaran. Terima kasih atas kunjungannya, semoga pertemuan ini menjadi berkah. Kami bersedia bergabung menjadi bagian dari keluarga besar PJTM,” kata Dedi. Dalam pertemuan itu, dia sekaligus menyampaikan aspirasi yang dinilai berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya adalah harapan agar PJTM Pusat dapat memiliki kendaraan ambulans yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk membantu warga ketika membutuhkan akses menuju dokter maupun rumah sakit. Menurutnya, keberadaan ambulans tambahan tetap dibutuhkan meskipun hampir setiap desa telah memiliki fasilitas serupa. Sebab, dalam kondisi tertentu ambulans desa bisa saja sedang digunakan atau menghadapi kendala sehingga tidak dapat langsung memberikan pelayanan. “Apabila PJTM Pusat memiliki mobil ambulans untuk membantu warga yang membutuhkan pengantar ke dokter atau rumah sakit, itu akan sangat bermakna. Meski hampir setiap desa sudah memiliki ambulans, kadang sedang digunakan atau ada kendala, sementara ada warga yang sangat mendesak membutuhkan pertolongan,” ungkapnya. Usulan tersebut mendapat respons dari Ketua DPC PJTM Surade. Ujang Uday menyatakan aspirasi mengenai ambulans tersebut akan dicatat dan menjadi bahan pertimbangan untuk disampaikan kepada jajaran pengurus PJTM di tingkat pusat. Ia berharap keberadaan PJTM tidak hanya memperkuat tali silaturahmi antarmasyarakat, tetapi juga dapat berkembang menjadi wadah yang mampu memberikan manfaat nyata ketika masyarakat menghadapi kebutuhan maupun persoalan sosial. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan jamaah memadati Padepokan Sapujagat di Kampung Pasirpulus, Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan. Kegiatan yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Ikhlas Sapujagat tersebut berlangsung khidmat pada Selasa malam menjelang Rabu, bertepatan dengan 26 Maulud 1448 Hijriah atau 8 September 2026. Peringatan Maulid Nabi dipimpin Ketua Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan, Ustadz Yudi Pratama yang dikenal dengan sapaan Si Peci Merah Tijampang. Sejumlah rangkaian kegiatan digelar, mulai dari pembacaan Maulid, sholawat, tausiah, dzikir, doa bersama hingga silaturahmi dan makan bersama. Kehadiran Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto, S.H., M.H. menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Ia hadir mewakili Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Polres Sukabumi. Turut hadir Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana, unsur Forkopimcam Cibitung yang dipimpin Camat Soleh. Turut membersamai Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, Kepala Desa Cidahu, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Selain itu, Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) H. Hendra Permana juga hadir didampingi Sekjen Hendrik Firmansyah serta Waka Jagaraksa yang akrab disapa Bah Dendi bersama anggota PJTM lainnya. Dalam sambutannya, Ustadz Yudi Pratama mengajak seluruh pihak untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pondasi utama. “Kita bersama-sama membangun bangsa demi keutuhan negara dengan pondasi agama yang kuat,” ujar Ustadz Yudi Pratama. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Wakapolres Sukabumi beserta seluruh jajaran dan tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghadiri peringatan Maulid Nabi tersebut. Sementara itu, Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto memberikan apresiasi kepada Perguruan Sapujagat Cabang Pajampangan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ia berharap Perguruan Sapujagat terus menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan sekaligus mengambil peran positif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. “Semoga Perguruan Sapujagat senantiasa mengedepankan nilai-nilai keagamaan serta turut aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya. Suasana religius sudah terasa sejak awal acara melalui pembacaan Marhaba dan lantunan sholawat yang dipimpin langsung Ustadz Yudi Pratama bersama para santri. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat Alquran oleh Ustadz Sihabudin dari Pondok Pesantren Al-Anwar, Pelabuhan Ratu. Ketua Umum PJTM, H. Hendra Permana, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi terhadap Perguruan Sapujagat. Ia berharap perguruan tersebut terus memberikan manfaat dan menjadi contoh dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Memasuki sesi tausiah, jamaah mendapat siraman rohani dari mubaligh muda Al-Ustadz Wildan Pratama, putra dari Ustadz Yudi Pratama. Tausiah kemudian dilanjutkan oleh mubaligh kondang KH. Yendi Al-Anwari, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar dari Kecamatan Simpenan. Dalam ceramahnya, KH. Yendi Al-Anwari menyampaikan berbagai hikmah dan keteladanan dari perjalanan serta risalah Kangjeng Nabi Muhammad SAW yang menjadi pedoman bagi umat Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, ratusan jamaah tampak tetap mengikuti acara dengan penuh khusyuk. Peringatan Maulid Nabi tersebut pun menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keagamaan, persatuan dan kebersamaan masyarakat Pajampangan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepengurusan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Jampang Tandang Makalangan (JTM) di seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Surade resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di halaman Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) JTM, Jalan Raya Cibungur, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pelantikan dipimpin Ketua DPC JTM Kecamatan Surade, Uday, S., bersama Sekretaris Dadan, S., dan Bendahara Hikmat, S.IP. Kepengurusan yang dikukuhkan berasal dari Desa Buniwangi, Sukatani, Kadaleman, Kademangan, Wanasari, Sirnasari, Citanglar, Jagamukti, Kelurahan Surade, hingga Desa Gunungsungging. Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM), H. Hendra Permana, S.Sos., M.M., turut hadir bersama jajaran DPP, termasuk Bendahara Umum Rudiana Marvel. Kehadiran Camat Surade Usep Supelita, unsur Forkopimcam, Lurah Surade, para kepala desa, serta tokoh masyarakat menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap keberadaan organisasi tersebut di tingkat kewilayahan. Prosesi diawali tawasul yang dipimpin Kiai Ahmad Badawi dan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ustadz Dani. Momentum pelantikan juga terasa lebih istimewa karena dirangkaikan dengan PHBI 1448 Hijriah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta Haul Akbar para sesepuh keluarga besar PJTM. Dalam sambutannya, H. Hendra Permana mengapresiasi jajaran DPC JTM Surade yang dinilai telah mengambil langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. Ia berharap pengurus yang baru dikukuhkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah desa. “Kami berharap seluruh pengurus DPAC di masing-masing desa dapat bersinergi secara erat dengan pemerintah desa setempat. Kita harus memiliki rasa kebanggaan yang tinggi karena telah memiliki kelembagaan sendiri yang kokoh,” tegas Hendra. Sementara itu, Pembina Pengurus DPC, Bakang Anwar As’Adi, mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman anggota. Ngahiji Ngajadi Hiji, sebagai landasan untuk membangun organisasi yang solid, kompak, dan memiliki tujuan bersama, tanbahnya. Camat Surade Usep Supelita juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPAC yang telah dilantik. Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan akan semakin memberikan manfaat apabila mampu berjalan seiring dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. “Semoga seluruh elemen PJTM, mulai dari tingkat DPP, DPC hingga DPAC, dapat berjalan beriringan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” ujarnya. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan musyafahah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Lantunan sholawat yang dibawakan Bendahara Umum DPP JTM, Rudiana Marvel, semakin menguatkan nuansa religius sekaligus kekeluargaan dalam acara tersebut. Dengan terbentuknya kepengurusan DPAC di seluruh wilayah Kecamatan Surade, JTM diharapkan semakin mampu memperkuat silaturahmi, menjaga nilai-nilai budaya Jampang, serta mengambil peran positif dalam mendukung pembangunan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di tingkat desa. (Dicky)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com Ketua Umum Bang Japar yang juga Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, menegaskan bahwa menjaga Jakarta merupakan bagian penting dari identitas, sejarah, dan garis pengabdian Bang Japar. Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan menghadirkan pendampingan, pemberdayaan, serta solusi nyata bagi masyarakat.(21/8/2026) “Bang Japar meneguhkan komitmen Jaga Jakarta. Bagi kami, menjaga Jakarta berarti menjaga masyarakatnya, persatuannya, lingkungannya, fasilitas publiknya, serta memastikan warga merasa aman, terbantu, dan tidak sendirian ketika menghadapi persoalan. Jakarta adalah rumah kita bersama, sehingga harus kita rawat dengan kepedulian, persaudaraan, dan cara-cara yang damai,” ujar Fahira Idris dalam konferensi pers Bang Japar Jaga Jakarta Untuk Indonesia di Markas Komando Pusat Bang Japar, Jakarta, Jumat (21/8). Menurut Fahira Idris, komitmen Jaga Jakarta merupakan salah satu wujud nyata dari garis perjuangan Bang Japar “Berbuat dan Bermanfaat”. Menjaga sebuah kota tidak cukup dimaknai hanya sebagai upaya mengamankan wilayah. Menjaga Jakarta juga berarti membantu warga memperoleh keadilan, membuka akses terhadap layanan kesehatan, memperkuat ekonomi keluarga, menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta merawat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Sebagai bagian dari penguatan komitmen Jaga Jakarta, Bang Japar akan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta untuk mengikuti Apel Siaga Jaga Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Bagi Senator Jakarta ini, keterlibatan Bang Japar dalam Apel Siaga Jaga Jakarta merupakan kelanjutan dari kiprah panjang organisasi dalam menjaga masyarakat, lingkungan, fasilitas publik, persatuan, serta kedamaian kota. Kegiatan tersebut tidak ditujukan untuk berhadapan dengan pihak atau kelompok mana pun. “Apel Siaga Jaga Jakarta bukan gerakan untuk membangun ketegangan dan bukan mobilisasi untuk melawan siapa pun. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mengingatkan bahwa Jakarta merupakan rumah kita semua. Rumah ini harus dijaga dengan gotong royong, dialog, ketertiban, dan semangat persaudaraan,” jelasnya. Fahira Idris juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya, potongan video tanpa konteks, maupun ajakan di media sosial yang dapat memicu kemarahan, kebencian, perusakan, dan konflik antarmasyarakat. “Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tidak boleh kehilangan persaudaraan. Mari menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, tertib, dan beradab,” ungkap aktivis perempuan ini. Komitmen Bang Japar Jaga Jakarta Untuk Indonesia, tegas Fahira Idris tidak berhenti pada satu apel atau satu momentum. Komitmen tersebut merupakan bagian dari pengabdian jangka panjang Bang Japar untuk memastikan kehadiran organisasi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Bang Japar akan terus menjaga Jakarta dengan berbuat dan bermanfaat. Kita jaga kotanya, kita bantu warganya, kita rawat persaudaraannya, dan kita kuatkan masyarakatnya. Bang Japar tidak boleh hanya besar dalam nama, tetapi harus semakin besar dalam manfaat,” pungkas Fahira Idris. (Agus/Heri)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kejuaraan Futsal Terbuka yang digelar PAC Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, mendapat apresiasi dari Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM). Selain menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, turnamen tersebut dinilai mampu menjadi ruang memperkuat silaturahmi, persaudaraan, dan sportivitas antarwarga. Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Jenderal PJTM, Hendrik Firmansyah, saat menghadiri partai final mewakili Ketua Umum PJTM H. Hendra Permana, Selasa (18/8/2026). Menurut Hendrik, kegiatan olahraga yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat memiliki nilai lebih karena mampu membangun interaksi positif sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi di wilayah Dapil VI dan sekitarnya. Turnamen tersebut memperebutkan hadiah berupa domba kambing untuk kategori putra dan putri. Namun, bagi PJTM, nilai penting kegiatan tidak semata terletak pada perebutan gelar juara maupun hadiah, melainkan pada semangat kebersamaan yang terbangun selama kompetisi berlangsung. “Semangat para peserta, dukungan masyarakat, dan kebersamaan seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami atas nama PJTM menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ormas Manggala Garuda Putih PAC Surade atas terselenggaranya kegiatan yang positif dan penuh semangat kebersamaan ini,” ujar Hendrik. Ia menegaskan, kehadiran PJTM dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan mempererat hubungan dengan berbagai organisasi maupun elemen masyarakat. Hendrik berharap kegiatan serupa dapat dipertahankan dan dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus belajar menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Kebersamaan dan silaturahmi adalah kekuatan nyata untuk membangun masyarakat yang lebih solid. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, menjunjung sportivitas, dan mempererat persaudaraan di wilayah Dapil VI dan sekitarnya,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua PAC Manggala Garuda Putih Surade, Suparli, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen, termasuk Sekjen PJTM Hendrik Firmansyah beserta rombongan yang hadir pada momentum final. “Semoga persahabatan dan kerja sama ini terus terjalin dengan erat,” kata Suparli. Dukungan terhadap pelaksanaan turnamen juga datang dari jajaran Manggala Garuda Putih dan organisasi kepemudaan lainnya. Sekretaris Manggala Garuda Putih DPC Wilayah Pajampangan, Ade Bima, turut hadir dan memberikan apresiasi kepada Suparli beserta seluruh anggota PAC MGP Surade. Ade berharap kegiatan positif tersebut tidak berhenti pada satu penyelenggaraan, tetapi dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai sarana membangun kebersamaan masyarakat melalui olahraga. Hal senada disampaikan Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Surade, Rudiana Marvel. Ia mendorong Suparli dan jajaran PAC MGP Surade untuk terus memfasilitasi pengembangan potensi masyarakat, khususnya di bidang olahraga, sekaligus memperluas kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan tersebut pada akhirnya bukan hanya menghasilkan kompetisi di lapangan, tetapi juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana kebersamaan. Semangat sportivitas yang diusung diharapkan dapat menjadi modal sosial untuk menjaga kekompakan dan kondusivitas masyarakat di wilayah Pajampangan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan Garda Mawar Goes to Sukabumi, Wakil Ketua Umum Garda Mawar, M. Resqy FR, menegaskan bahwa aktivitas touring tidak sekadar berkaitan dengan perjalanan dan tujuan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui program Touring Sosial, yang memadukan aktivitas berkendara dengan kegiatan sosial. Garda Mawar menjadikan hobi touring sebagai sarana untuk membangun kepedulian, solidaritas, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Touring bukan hanya tentang perjalanan dan tujuan, tetapi bagaimana perjalanan itu bisa memberikan manfaat,” kata M Resqy FR, Minggu (16/8). Menurut Resqy, kegiatan di Sukabumi menjadi salah satu contoh bahwa komunitas otomotif dapat mengembangkan aktivitasnya menjadi ruang untuk berbagi dan berkontribusi kepada masyarakat. Bagi Garda Mawar, kebersamaan tidak hanya dibangun melalui perjalanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. “Bagi kami, berbagi adalah kebahagiaan untuk kami,” ujarnya. Semangat kegiatan sosial tersebut, lanjut Resqy, akan terus dikembangkan melalui berbagai program di sejumlah wilayah. Saat ini, Garda Mawar juga masih menjalankan renovasi mushola di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, sebagai bagian dari kegiatan sosial yang tengah berlangsung. Garda Mawar pun membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung dan terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas maupun gerakan sosial yang dijalankan. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan keanggotaan Garda Mawar dapat diperoleh melalui Instagram @gardamawar.official maupun situs gardamawar.org. “Bagi Garda Mawar, touring bukan semata soal seberapa jauh perjalanan ditempuh atau ke mana tujuan dituju, tetapi tentang bagaimana setiap perjalanan dapat menghadirkan manfaat dan meninggalkan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rasa kepedulian terhadap korban kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, ditunjukkan Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) dengan menggelar aksi penggalangan bantuan, Minggu (26/7/2026). Aksi sosial tersebut dipusatkan di Prapatan Jalan Raya Minajaya, tepatnya di perbatasan Desa Buniwangi dan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat yang terjadi sehari sebelumnya. Diketahui, musibah kebakaran menghanguskan 51 rumah warga dan berdampak terhadap 70 kepala keluarga atau sekitar 420 jiwa. Seluruh bantuan yang berhasil dihimpun akan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. Penggalangan bantuan dipimpin Wakil Ketua Jagaraksa PJTM, Abah Dendi, didampingi Sekretaris Jenderal PJTM Hendrik Firmansyah bersama jajaran anggota paguyuban. Sekretaris Jenderal PJTM, Hendrik Firmansyah, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dengan menyumbangkan bantuan sesuai kemampuan. “Bagi masyarakat yang ingin berbagi, kami menerima bantuan berupa uang tunai, pakaian layak pakai maupun kebutuhan pokok lainnya. Bantuan dapat diserahkan langsung ke Sekretariat PJTM di Jalan Raya Cibungur, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade. Seluruh bantuan akan kami salurkan kepada warga yang membutuhkan,” ungkap Hendrik. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk gotong royong masyarakat Jampang dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi agar kebutuhan para korban dapat segera terpenuhi dan proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan lebih cepat. PJTM juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan secara tepat sasaran kepada warga Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya yang terdampak kebakaran. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar Polri semakin profesional, kuat, dan dicintai masyarakat dalam menjalankan tugasnya. Paguyuban yang berkedudukan di Jalan Raya Cibungur, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi itu berharap Polri senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, H. Hendara Permana, S.Sos., M.M., menyampaikan ucapan Dirgahayu Polri ke-80 disertai harapan agar sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin dengan baik. “Dirgahayu Polri ke-80. Semoga Polri semakin jaya dan terus mampu mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, serta kondusif demi keutuhan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Selasa (30/6/2026). Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun Indonesia yang maju. Karena itu, paguyuban mengusung semangat “Solid, Sinergi, untuk Indonesia Maju” serta mendukung moto “Salam Presisi, Polri untuk Masyarakat.” Ucapan dan dukungan tersebut juga disampaikan Sekretaris Jenderal Paguyuban Hendrik Firmansyah bersama Ketua Jaga Raksa Panglima yang juga menjabat Ketua Poskab Sapujagat Wilayah Pajampangan, Ustadz Yudi Pratama atau yang dikenal dengan sebutan “Si Peci Merah Tijampang”. “Kita membutuhkan polisi yang jujur, adil, dan tegas. Salam Presisi,” ungkap Ustadz Yudi Pratama. Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya siaran pers atau lebih bernuansa jurnalistik media cetak. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ratusan anggota Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM), santri, dan masyarakat menggelar Aksi Damai Gerakan Darurat Narkoba di Bundaran Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap maraknya peredaran narkotika, minuman keras, dan obat-obatan terlarang di wilayah Pajampangan. Aksi dipimpin langsung Ketua Pusat Jaga Raksa sekaligus Panglima PJTM, Yudi Pratama, yang juga menjabat Ketua Perguruan Sapu Jagat wilayah Pajampangan. Dalam orasinya, ia menegaskan bahwa peredaran narkoba telah menimbulkan dampak yang sangat merugikan masyarakat dan harus segera dihentikan. “Kami menyatakan perang terhadap narkoba. Sudah banyak korban yang menderita bahkan kehilangan nyawa akibat barang haram tersebut. Kami juga menolak segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Pajampangan dan meminta aparat bertindak tegas terhadap para pelakunya,” tegas Yudi. Selain menyerukan penolakan terhadap narkoba, massa aksi juga mendesak aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan ilegal secara menyeluruh demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda. Kegiatan tersebut diikuti sejumlah unsur, di antaranya Wakil Ketua Jaga Raksa Abah Dendi, Sekretaris Jenderal PJTM Hendrik Firmansyah, perwakilan GANNAS ANNAR MUI Jawa Barat, para ketua DPP berbagai bidang, Ketua PP Kecamatan Surade sekaligus Bendahara Umum JTM Rudiana Marvel, serta ratusan anggota PJTM, santri, dan masyarakat. Pengamanan aksi dilakukan aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP Surade, serta personel Polres Sukabumi yang dipimpin KBO bersama anggotanya. Turut hadir Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, dan perwakilan Polsek Ciracap. Dalam kesempatan tersebut, kedua Kapolsek menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya aksi damai sekaligus menegaskan komitmen kepolisian untuk terus memerangi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum masing-masing. Usai penyampaian aspirasi di Bundaran Surade, massa kemudian bergerak secara tertib menuju Mapolsek Surade dan melanjutkan perjalanan ke Mapolsek Jampangkulon sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum dalam pemberantasan narkoba. Dukungan juga disampaikan perwakilan MUI Kecamatan Surade, Ustadz Dede. Menurutnya, persoalan narkoba merupakan ancaman serius yang harus dihadapi bersama. “Kami tidak akan tinggal diam melihat narkoba merusak generasi muda. Bersama Paguyuban Jampang Tandang Makalangan, kami sepakat menolak keras segala bentuk peredaran narkoba di wilayah Pajampangan,” ujarnya. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, damai, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap sinergi antara warga dan aparat penegak hukum semakin kuat dalam memberantas peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. (Dicky)