HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Perkembangan tanaman jagung pakan milik Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), terus dipantau menjelang perkiraan masa panen pada November 2026.
Monitoring pertumbuhan jagung tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 09.10 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan perkembangan tanaman jagung kuartal III yang dilaporkan oleh Polsek Babirik.
Berdasarkan data hasil monitoring, lahan pertanian yang dikelola Poktan Berkat Setia dengan ketua kelompok sekaligus pemilik lahan bernama Bahri itu memiliki luas sekitar 3 hektare. Tanaman jagung ditanam pada 21 Juli 2026 dan pada saat pemantauan telah memasuki usia 81 hari setelah tanam (HST).
Tanaman yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan dengan tinggi sekitar 182 sentimeter. Petani menggunakan benih Bisi 18 sebanyak 75 kilogram, pupuk NPK Mutiara 16.16.16, serta herbisida Basmilang. Adapun pengolahan lahan dan kegiatan budidaya dilakukan menggunakan peralatan manual.
Panen Diperkirakan pada November 2026
Mengacu pada data monitoring, tanaman jagung tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada 21 November 2026. Perkiraan tersebut menjadi acuan pemantauan perkembangan tanaman hingga mendekati waktu panen.
Pemantauan pertumbuhan tanaman menjadi salah satu langkah penting untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan komoditas jagung di wilayah setempat. Data terkait luas lahan, usia tanaman, penggunaan benih, dan perkiraan panen juga dapat menjadi bahan evaluasi perkembangan pertanian.
Jagung pakan memiliki peran dalam mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak. Oleh karena itu, perkembangan lahan pertanian jagung menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan pakan.
Melalui kegiatan monitoring ini, perkembangan tanaman jagung di lahan Poktan Berkat Setia dapat terdokumentasi sebagai bahan pelaporan dan pemantauan lebih lanjut.
Kegiatan monitoring tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi dalam memantau perkembangan sektor pertanian, khususnya budidaya jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.
(Agus)