Tabrakan Kapal di Perairan Utara Banten Terungkap, Radar Deteksi Kapal Nelayan hingga Polemik Cuaca

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Penanganan kasus tabrakan kapal di perairan utara Banten terus mengungkap berbagai fakta teknis penting. Dalam persidangan terbaru, keterangan saksi menyoroti fungsi radar kapal, kondisi cuaca saat kejadian, hingga standar kewaspadaan yang seharusnya diterapkan kapal berukuran besar.

Insiden ini melibatkan MV Winning Universe dan tongkang TB PST 711. Saksi dari pihak tergugat, Mohammad Doddy Komendagi, menjelaskan bahwa MV Winning Universe tengah berlayar dari wilayah selatan Afrika menuju China ketika melintas di jalur pelayaran tersebut.

Menurut Doddy, berdasarkan pantauan radar, awak MV Winning Universe mendeteksi sedikitnya lima kapal nelayan di sekitar jalur yang dilalui kapal. Fakta ini disampaikannya saat memberikan keterangan di hadapan majelis hakim, Selasa (3/2/2026).

Namun, dalam proses pemeriksaan muncul perbedaan keterangan terkait kondisi cuaca saat insiden terjadi. Doddy sempat menyebut adanya kabut di lokasi kejadian, meskipun dalam laporan survei yang ia susun tercatat bahwa cuaca berada dalam kondisi baik dengan laut relatif tenang.

Doddy juga mengungkapkan bahwa tongkang TB PST 711 tidak dilengkapi Automatic Identification System (AIS). Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kapal besar tetap diwajibkan meningkatkan kewaspadaan dengan mengandalkan pengamatan visual dan radar, terutama di jalur pelayaran yang padat.

“Pada saat itu terdapat beberapa kapal nelayan yang terdeteksi di radar kapal Winning Universe,” ujar Doddy di hadapan majelis hakim.
Sementara itu, kuasa hukum PT Citra Maritime, Bernard Kaligis, mempertanyakan laporan awal yang menyebutkan bahwa MV Winning Universe telah mendeteksi keberadaan tongkang dari jarak 16 nautical miles.

Menurut Bernard, klaim tersebut perlu diuji secara mendalam karena berkaitan langsung dengan peluang pencegahan kecelakaan sejak dini.

“Fakta ini menunjukkan adanya kegagalan pengamatan awal dan menguatkan dugaan kelalaian MV Winning Universe dalam melakukan pengawasan di jalur pelayaran yang padat,” tegas Bernard.

Hingga kini, proses hukum terkait tabrakan kapal tersebut masih terus berlanjut. Majelis hakim mendalami keterangan para saksi serta alat bukti guna mengungkap secara utuh kronologi dan tanggung jawab atas insiden di perairan utara Banten itu. (Heri)

What's New​

Follow Us On

Trending Now​

Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak

Majalengka Bidik-kasusnews. com,.Polres Majalengka mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan...

Gedung Dekranasda Diresmikan, DPRD Dorong UMKM Kota Sukabumi Naik Kelas

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda atau Kang Wanju, menilai...

Air Gunung Ciremai Mengalir ke Mana? Warga Cikalahang Justru Kehausan di Tanah Sendiri

Cirebon | Bidik-kasusnews.com– Gunung Ciremai bukan sekadar bentang alam, ia adalah sumber...

Mantap Menuju Swasembada Berkelanjutan, Produksi Pangan Sukabumi 2025 Tembus Peringkat Dua Nasional

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan posisinya sebagai salah...

Antisipasi Kamtib, Rutan Kelas IIB Jepara Intensifkan Razia Kamar Hunian

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib)...

Recent Post​

Kemenag tutup mata Mahal Nya Biaya Study Tour Di Sekolah MI Assalafiyah Bode Lor Kabupaten Cirebon, Membuat Wali Murid Menjerit

Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Sulitnya perekonomian yang melanda Indonesia khususnya di kabupaten Cirebon berdampak kepada kebutuhan masyarakat kecil...

Polres Majalengka Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak

Majalengka Bidik-kasusnews. com,.Polres Majalengka mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kabupaten...

Gedung Dekranasda Diresmikan, DPRD Dorong UMKM Kota Sukabumi Naik Kelas

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda atau Kang Wanju, menilai kehadiran Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah...

Air Gunung Ciremai Mengalir ke Mana? Warga Cikalahang Justru Kehausan di Tanah Sendiri

Cirebon | Bidik-kasusnews.com– Gunung Ciremai bukan sekadar bentang alam, ia adalah sumber kehidupan. Dari perut buminya mengalir mata air yang...

Mantap Menuju Swasembada Berkelanjutan, Produksi Pangan Sukabumi 2025 Tembus Peringkat Dua Nasional

SUKABUMI-BIDIK-KASUNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional setelah berhasil...

Antisipasi Kamtib, Rutan Kelas IIB Jepara Intensifkan Razia Kamar Hunian

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara...

Kasdam Jaya Resmi Buka Kejuaraan Nasional Tenis Meja Pangdam Jaya Cup II Tahun 2026

Jakarta | Bidik-kasusnews.com– Kepala Staf Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Kasdam Jaya) Brigadir Jenderal TNI Zulhadrie S. Mara, M.Han...

Operasi Pekat Jaya 2026: Tim 2 Beruang Jaga Jakarta Amankan Tiga Pemuda Bersenjata Celurit

BEKASI KOTA, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menekan angka kriminalitas jalanan melalui Operasi Pekat Jaya 2026, Sat Samapta Polres Metro Bekasi...

Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Pondok Babaris HSU

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sekaligus...