KUNINGAN – Bidik-kasusnews.com Bukan sekadar tugas menjaga keamanan, Polri kini hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan ketahanan pangan bangsa. Membuktikan komitmennya yang tak tergoyahkan, Polres Kuningan melalui jajaran Zona IV menggelar aksi spektakuler Penanaman Jagung Serentak Polda Jawa Barat Kuartal III Tahun 2026.
Aksi penuh makna ini berlangsung di Blok Muhara 1, Dusun Wage, Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu, pada Rabu (16/9/2026). Di bawah terik matahari, para anggota polisi bahu-membahu dengan petani, TNI, dan pemerintah daerah, mengubah satu hektar lahan menjadi simbol harapan baru bagi kemandirian pangan Indonesia.
Kolaborasi Apik: Polisi Turun Langsung ke Sawah
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Kehadiran langsung Wakapolres Kuningan, Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., C.P.H.R., bersama Kabag SDM Kompol Her Budiman, Kasat Binmas AKP Nurjani, serta para Kapolsek se-Zona IV (Cidahu, Luragung, Ciwaru, dan Cibingbin) menunjukkan keseriusan institusi Polri.
Mereka tidak hanya menonton dari jauh. Bersama Danramil 1508/Cidahu Kapten Arh Hari Setyo Utomo, Camat Cidahu Dian Ahmad Nasehudin, perwakilan UPTD Pertanian, hingga perangkat desa, para perwira ini turun langsung ke lumpur, menanam benih jagung hibrida di atas lahan seluas 700 bata (1 hektar). Ini adalah definisi nyata dari sinergi “Tiga Pilar” (Polri, TNI, Pemda) yang bersatu padu memberdayakan masyarakat.
Lebih Dari Sekadar Menanam: Mendengar Keluh Kesah Petani
Di balik setiap butir benih yang ditanam, terselip misi kemanusiaan yang mendalam. Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kapolsek Cidahu AKP Amdan Saleh, S.H., menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah sawah adalah bentuk pendampingan total.
“Gerakan penanaman jagung serentak ini adalah komitmen kami untuk mendorong peningkatan produksi nasional. Kami tidak hanya menanam, tetapi juga mendengarkan. Melalui diskusi dan ramah tamah, kami menyerap masukan serta kendala para petani. Optimisme kami besar, sektor pertanian Kuningan akan semakin maju berkat kolaborasi ini,” ujar AKP Amdan Saleh dengan penuh keyakinan.
Suasana hangat tercipta saat sesi diskusi berlangsung. Para anggota Kelompok Tani Muhara 1 dan Citaman merasa dihargai dan didampingi, bukan sekadar diawasi. Inilah wajah baru kepolisian yang dekat, solutif, dan pro-rakyat.
Kebanggaan Bersama untuk Ketahanan Nasional
Kegiatan yang berjalan lancar, tertib, dan kondusif ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga Desa Cieurih. Aksi Polres Kuningan ini membuktikan bahwa polisi adalah mitra strategis dalam pembangunan, termasuk dalam sektor vital seperti pangan.
Dengan semangat gotong royong dan integritas tinggi, Polres Kuningan telah menorehkan prestasi membanggakan. Mereka tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut menjamin piring nasi rakyat tetap terisi. Sebuah langkah konkret menuju Indonesia yang mandiri, sejahtera, dan berdaulat pangan.
(Asep Rusliman)