HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan jamaah memadati kawasan Kubah Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dalam rangka memperingati Haul ke-28 KH Ahmad Riduan, ulama kharismatik yang dikenal luas dengan sebutan Guru Lok Bangkai, Selasa malam (27/01/2026).
Kegiatan haul yang berlangsung mulai pukul 20.30 WITA hingga tengah malam tersebut berjalan dengan penuh kekhusyukan dan tertib. Sejak sore hari, jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Banjang maupun luar daerah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian doa dan zikir sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada almarhum ulama besar tersebut.
Haul ke-28 ini dipimpin oleh H. Junaidi atau Guru Anom, yang merupakan putra dari KH Ahmad Riduan. Turut hadir sejumlah habaib dan alim ulama terkemuka, di antaranya KH Kaspul Anwar Pimpinan Yayasan Kaswa, KH Ahmad Mu’ti Pimpinan Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin, KH Muhammad Noor, KH Nuriansyah, serta para ulama dari Kecamatan Banjang dan Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dari unsur kepolisian, Kapolres HSU yang berhalangan hadir diwakili oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M. Kehadiran aparat kepolisian sekaligus memastikan kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman dan lancar, mengingat jumlah jamaah yang mencapai kurang lebih 2.000 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan.
Rangkaian acara haul diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan pembacaan syair Maulid Al Habsyi oleh rombongan Maulid Al Ikhwan Lok Bangkai, nasyid, tahlil, doa haul, serta ceramah agama yang disampaikan oleh Alhabib Abu Bakar bin Abdul Qadir Mauladdawilah. Acara kemudian ditutup dengan doa selamat dan penutup.
Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan personel pengamanan dari Polres HSU dan Polsek Banjang guna menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian haul berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak serta kesadaran jamaah,” ujarnya.
Haul ke-28 KH Ahmad Riduan menjadi momentum penting untuk mengenang kembali keteladanan Guru Lok Bangkai yang dikenal sebagai sosok ulama saleh, cerdas, dan memiliki kedekatan spiritual yang kuat dengan Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan umat kepada para ulama dan auliya.
Antusiasme masyarakat yang tinggi pada haul perdana yang dilaksanakan di kubah tersebut menunjukkan besarnya penghormatan dan kecintaan jamaah kepada Guru Lok Bangkai. Hal ini sekaligus menjadi potensi positif dalam menjaga kerukunan sosial dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
(Agus)
