Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui monitoring perkembangan lahan jagung binaan Polri di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Sabtu (29/8/2026).
Monitoring yang dilaksanakan sekitar pukul 11.30 Wita tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus memantau kondisi lahan yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Banjang memantau lahan milik Sadikin yang dikelola secara perorangan dan tergabung dalam kelompok tani Mandiri sebagai binaan Polri. Lahan tersebut memiliki luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi.
Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat ini telah memasuki usia sekitar 111 hari. Tanaman menggunakan benih jagung pakan jenis hibrida Bisi 18 dengan kebutuhan benih sebanyak 100 kilogram.
Tanaman yang berada di lahan tersebut dilaporkan memiliki tinggi sekitar 2 hingga 2,10 meter. Dengan perkembangan tersebut, masa panen diperkirakan pada 10 Oktober 2026.
Dalam proses budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Untuk pengolahan maupun aktivitas di lahan, petani masih mengandalkan peralatan secara manual.
Monitoring ini menjadi bagian dari pendampingan dan pengawasan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang. Selain melihat kondisi tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung perkembangan lahan yang dikelola masyarakat.
Kegiatan monitoring dilakukan oleh Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, sementara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman dan terkendali.
Melalui monitoring secara berkala, jajaran Polsek Banjang terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta memastikan lahan binaan dapat berkembang hingga memasuki masa panen.
(Agus)