AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memantau perkembangan lahan pertanian jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada jagung dan ketahanan pangan. Pemantauan dilakukan di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.10 WITA tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Tengah untuk mengetahui kondisi terkini lahan jagung milik petani sekaligus memantau faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi kegiatan penanaman.
Dalam pelaksanaannya, empat personel Polsek Amuntai Tengah diterjunkan, yakni AIPTU Eko Yuli S selaku Bawas, AIPTU Rofik PN, AIPDA Iwan Krisnawan, dan BRIGPOL Juliansyah. Petugas menggunakan kendaraan patroli roda empat serta alat komunikasi HT untuk menunjang kelancaran kegiatan.
Kemarau Panjang Menjadi Kendala Penanaman
Berdasarkan hasil pemantauan yang dilaporkan, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu kendala bagi kegiatan penanaman jagung di wilayah tersebut. Dalam beberapa bulan ke depan, sebagian besar lahan diperkirakan belum dapat dimanfaatkan untuk penanaman, bergantung pada perkembangan situasi dan kondisi lahan.
Situasi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga keberlanjutan produksi pertanian. Ketersediaan air dan kondisi lahan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum petani kembali melakukan penanaman.
Polsek Amuntai Tengah Lanjutkan Pemantauan
Polsek Amuntai Tengah menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung dan kondisi air yang menggenangi lahan pertanian. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan sekaligus pertimbangan dalam menentukan langkah tindak lanjut sesuai kebutuhan di lapangan.
Upaya ini juga diarahkan untuk mendukung kemandirian pangan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan dan pakan ternak melalui produksi pertanian dalam negeri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kendala pertanian sejak dini serta mendukung koordinasi dalam menghadapi perubahan kondisi lahan akibat musim kemarau.
(Agus)