BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepedulian tanpa menunggu komando kembali ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 410-03/Teluk Betung Utara (TBU), Pelda Ari S. Begitu menerima informasi adanya musibah, ia langsung bergerak cepat membantu warga binaannya, seorang nelayan bernama Sugianto (62), yang mengalami kerusakan rumah akibat atap dapur roboh, Sabtu (27/12/2025).
Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Sukamaju, Kota Bandar Lampung. Atap dapur rumah berukuran sekitar 4×3 meter ambruk dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Kondisi itu tentu sangat memberatkan korban, mengingat dapur menjadi bagian vital dalam aktivitas sehari-hari keluarga.
Tanpa ragu, Pelda Ari S. turun langsung ke lokasi dan mengajak warga sekitar untuk bergotong royong. Ia tampak memindahkan genting yang pecah, membersihkan rangka bambu yang sudah lapuk, hingga membantu pemasangan kembali atap dapur bersama masyarakat.
“Tugas Babinsa adalah hadir dan membantu warga. Ketika masyarakat mengalami kesulitan, kami harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” ujar Pelda Ari S. di sela-sela kegiatan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tersebut tidak hanya mempercepat proses perbaikan, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong warga sekitar. Aktivitas dapur keluarga korban pun dapat kembali difungsikan dengan aman.
Aksi tersebut menjadi cerminan nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial TNI AD yang selalu sigap, responsif, dan menyatu dengan rakyat. Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan wilayah, tetapi juga hadir secara langsung saat masyarakat membutuhkan bantuan.
Langkah cepat Pelda Ari S. mendapat apresiasi dari Lurah Sukamaju yang turut meninjau lokasi. Ia menilai sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah kelurahan sangat penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Respons cepat dan kepedulian Babinsa seperti ini sangat membantu warga. Sinergi TNI dan pemerintah daerah menjadi kekuatan dalam menyelesaikan persoalan di lapangan,” ujar Lurah Sukamaju.
Di penghujung tahun 2025, kepeloporan dan ketulusan Pelda Ari S. menjadi teladan bahwa pengabdian sejati lahir dari kepedulian, diwujudkan melalui tindakan nyata, serta dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
(Agus)
