Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Semenjak Masyarakat dilarang membuat Budidaya ikan pakai Kerambah di sepanjang Kali Cimanuk ,sekarang berubah menjadi tambak Eceng gondok,
Eceng gondok yang tumbuh pesat menyumbat aliran sungai diberbagai wilayah di antaranya Indramayu.
Pantauan Awak media pada 30 Januari 2026 terlihat banyak masyarakat mengambil gambar dan menggerutu satu sama lain dengan melontarkan ini penyebab pendangkalan sungai karena tumbuh subur seperti tambak Eceng gondok dan memicu resiko banjir.
Ditemui Wartawan di dekat Gereja Pantekosta Indramayu biasa disebut Pasar lawas inisial AKDF mengeluhkan rimbunnya pertumbuhan Eceng gondok yang menutupi Daerah Aliran Sungai(DAS) sepanjang sungai Cimanuk ini yang memicu tersendatnya Air ke Laut karena sepanjang kali di tumbuhi Eceng gondok yang hampir pembersihannya oleh Pemda kala cepat dengan pertumbuhan Eceng gondok tersebut.
Seharusnya PEMKAB Indramayu membentuk Team khusus untuk petugas pembersihan sungai supaya bener-bener bersih,walaupun Lima Bulan yang lalu Bupati Indramayu Luki Hakim melalui Dinas PUPR menurunkan Exsavator(Beco)tapi kala cepat dengan pertumbuhan Eceng gondok seharusnya kontinyu supaya sungai bisa menampung debit air yg Maksimal.
Pendapat dari tokoh masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya,dulu lagi Bupatinya Jahari SH dan Bupati Letkol Ope Mustofa sering ada proyek Padat karya.
Seharusnya Bupati sekarang harus bisa tiru Bupati yang dulu bikin proyek padat karya kaya dulu disamping bisa mengurangi pengangangguran yang diberdayakan tanpa ikatan gaji,tapi ada upah setiap ada giat pembersihan sungai,sisihkan APBD untuk Anggaran Padat karya gandeng Dinas yg berhubungan dengan itu ,DLH,PUPR,Pengairan DLL untuk ikut serta dalam Pembangunan Daerah.jadi Semua Dinas harus benar bekerja jangan hanya laporan Asal Bapak Senang(ABS) tutupnya.
(Asep.R)