Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung resmi membuka Pelatihan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang VI Tahun 2026, Sabtu (26/9/2026).
Upacara pembukaan digelar di Markas Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, mulai pukul 08.00 WIB.
Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm. Roni Hermawan, S.H., M.M. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi (BALTIK) Santi serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung yang diwakili Abdul Hamid.
Hadir pula para Perwira Staf Kodim 0410/KBL serta perwakilan kepala sekolah dan guru pendamping dari SMA, MAN, dan SMK yang mengikuti program KKRI.
Pelatihan KKRI Gelombang VI Tahun 2026 diikuti enam sekolah menengah di Kota Bandar Lampung. Keenam sekolah tersebut yakni SMA Negeri 17 Bandar Lampung, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SMK Negeri 6 Bandar Lampung, SMK Negeri 4 Bandar Lampung, SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung, dan SMA YADIKA Bandar Lampung.
Total peserta dalam kegiatan tersebut mencapai 75 kadet, terdiri atas 64 kadet laki-laki dan 11 kadet perempuan. Selain peserta, terdapat 10 orang pelatih dan pendukung yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Ditekankan pada Karakter dan Kepemimpinan
Prosesi pembukaan berlangsung secara tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta pemeriksaan pasukan.
Salah satu bagian penting dalam upacara tersebut adalah penyematan tanda pelatih dan peserta pelatihan oleh Inspektur Upacara. Prosesi itu menjadi penanda dimulainya secara resmi program pembinaan bagi para pelajar yang mengikuti KKRI Gelombang VI.
Dalam amanatnya, Kolonel Arm. Roni Hermawan menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui penguatan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta jiwa bela negara.
Menurutnya, para pelajar merupakan bagian dari generasi yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa sehingga membutuhkan pembinaan dan pendampingan sejak dini.
> “Kami meyakini bahwa para pelajar pada hari ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Oleh karena itu, perlu kita bersama-sama membekali, membina, dan membimbing mereka agar memiliki mental yang kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta terhadap tanah air,” ujar Roni Hermawan.
Ia menjelaskan, peserta KKRI akan memperoleh berbagai materi pembinaan yang berkaitan dengan kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga wawasan kebangsaan.
Materi tersebut diharapkan tidak hanya dipahami selama pelatihan, tetapi juga dapat diterapkan para peserta dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Peserta Diminta Utamakan Keselamatan
Selain menekankan aspek pembentukan karakter, Dandim 0410/KBL juga mengingatkan seluruh peserta untuk memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan selama mengikuti rangkaian pelatihan.
Ia meminta para kadet menjalani setiap tahapan kegiatan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat.
“Laksanakan setiap tahapan kegiatan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, semangat, dan berikan yang terbaik. Semoga seluruh materi dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi para peserta, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia Emas,” katanya.
Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Andhika Bhayangkara, pembacaan doa, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, dan foto bersama.
Seluruh rangkaian upacara pembukaan Pelatihan KKRI Gelombang VI Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 08.20 WIB. Kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib dan aman.
Melalui pelaksanaan KKRI Gelombang VI ini, Kodim 0410/KBL mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang diarahkan pada peningkatan kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, wawasan kebangsaan, serta rasa tanggung jawab.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan karakter dan pengalaman positif sebagai bekal dalam menjalani pendidikan serta kehidupan bermasyarakat.
(Agus)

