SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut terus didorong RSUD Jampangkulon melalui edukasi publik yang dikemas secara ringan dan mudah diakses. Berbarengan dengan peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, RSUD Jampangkulon kembali menghadirkan Podcast SENADA Episode 55 dengan mengangkat tema “Gigi Sehat, Senyum Indonesia Hebat”, Kamis (10/9/2026). Siaran yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut ditayangkan secara langsung melalui akun TikTok **@rsudjampangkulon**. Podcast dipandu drg. Fitria Lestari Putri dengan menghadirkan drg. Alfiani Kurnia sebagai narasumber. Dalam pembahasannya, drg. Alfiani menekankan bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas kesehatan secara menyeluruh. Ia mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan merawat gigi dan mulut sejak usia dini agar berbagai persoalan kesehatan gigi dapat dicegah sedini mungkin. “Mari kita peduli kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Sebab dengan gigi dan gusi yang sehat, kita dapat mewujudkan senyum yang indah, pribadi yang percaya diri, dan Indonesia yang semakin hebat,” ujar drg. Alfiani dalam siaran tersebut. Kehadiran Podcast SENADA menjadi salah satu langkah RSUD Jampangkulon dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan. Informasi yang disampaikan tidak hanya menyasar pasien, tetapi juga masyarakat luas yang membutuhkan pengetahuan kesehatan yang praktis dan mudah dipahami. Pihak RSUD Jampangkulon pun memberikan apresiasi terhadap konsistensi tim yang terlibat dalam program tersebut. Direktur RSUD Jampangkulon, Dr. Lusi Apriani, melalui Humas RSUD, Lia Desty, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, termasuk pembawa acara dan narasumber, yang telah berkontribusi menghadirkan informasi kesehatan secara edukatif dan bermanfaat. Menurutnya, penyampaian informasi kesehatan melalui platform digital menjadi bagian penting dalam mendekatkan layanan edukasi rumah sakit kepada masyarakat. RSUD Jampangkulon selanjutnya mengajak masyarakat untuk terus mengikuti episode-episode Podcast SENADA berikutnya. Tidak hanya menyimak, masyarakat juga didorong ikut membagikan informasi kesehatan yang diperoleh agar manfaat edukasi tersebut dapat menjangkau lebih banyak orang. Dengan demikian, Podcast SENADA tidak sekadar menjadi ruang berbagi informasi, tetapi juga menjadi salah satu sarana RSUD Jampangkulon untuk membangun masyarakat yang semakin sadar, peduli, dan mandiri dalam menjaga kesehatan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pelaksanaan seleksi calon pegawai kontrak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Jampangkulon Tahun 2026 memasuki hari kedua. Ujian tulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di Aula Gedung Diagnostic Center Lantai 4 RSUD Jampangkulon, Rabu (2/9/2026), berlangsung tertib, lancar, dan transparan. Kepala Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, mengatakan pelaksanaan ujian CAT dibagi dalam tiga sesi setiap hari. Pembagian sesi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan optimal dan kondusif. Menurut Lia, pihak rumah sakit berkomitmen menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen calon pegawai kontrak BLUD. Seluruh rangkaian ujian bahkan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi RSUD Jampangkulon. “Guna menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas, seluruh rangkaian kegiatan ujian CAT ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi RSUD Jampangkulon. Hal ini memungkinkan masyarakat maupun peserta memantau jalannya ujian serta melihat perolehan skor secara langsung atau live score,” jelas Lia. Sebelumnya, pada pelaksanaan hari pertama Senin (31/8/2026), ujian secara resmi dibuka oleh Direktur Utama RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani. Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama turut didampingi Ketua Panitia Rekrutmen, H. Ramdan Nugraha, S.K.M., M.M. Dalam arahannya, Ramdan Nugraha menekankan pentingnya kejujuran, keterbukaan, dan integritas bagi seluruh peserta selama mengikuti proses seleksi. Menurutnya, rekrutmen ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas demi mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Semoga seluruh peserta diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik untuk dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. Tetap semangat berproses untuk mengabdi bersama RSUD Jampangkulon,” pungkasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon Provinsi Jawa Barat kembali menghadirkan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui Podcast Senada Episode ke-50. Edisi spesial yang tayang bertepatan dengan peringatan Hari Pekan ASI Sedunia, Jumat (7/8/2026), mengangkat tema “Dari Pelukan Ibu Menuju Masa Depan Cerah: Mengapa ASI Tidak Bisa Digantikan.” Program yang berada di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui penyampaian informasi yang mudah dipahami dan dapat diakses secara luas. Dipandu oleh Adis Ilvia Suhenda, S.ST., Podcast Senada menghadirkan narasumber Siti Masparidah, S.Tr.Keb., Bdn. Dalam kesempatan itu, ia mengulas pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) sebagai nutrisi terbaik bagi bayi. Ia juga menjelaskan manfaat ASI terhadap tumbuh kembang anak serta alasan mengapa ASI tidak dapat digantikan oleh produk lain. Pembahasan juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, sehingga para ibu dapat memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati sejak awal kehidupan. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat terhadap Podcast Senada yang kini telah memasuki episode ke-50. Menurutnya, media digital menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan edukasi kesehatan kepada masyarakat. “Kami berharap, melalui tayangan ini masyarakat luas dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan bermanfaat, khususnya bagi para ibu dalam memberikan ASI demi tumbuh kembang anak yang optimal dan masa depan yang lebih cerah,” ujar Lia Desty. Ia menambahkan, siaran Podcast Senada dapat disaksikan secara langsung melalui akun TikTok resmi RSUD Jampangkulon sehingga masyarakat dapat mengikuti berbagai informasi kesehatan secara praktis dan interaktif. Melalui episode spesial ini, RSUD Jampangkulon kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan yang informatif, terpercaya, dan mudah diakses sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Sakit Kartika Kasih menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pengurus Koperasi Merah Putih se-Kelurahan Kota Sukabumi yang digelar bersama BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (23/7). Direktur RS Kartika Kasih, dr. Indra Santosa, Purnomo, MARS.,MM, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pengurus koperasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja. Dia menambahkan, kerja sama antara rumah sakit dan BPJS Ketenagakerjaan telah berlangsung cukup lama dan terus diperkuat untuk memastikan peserta memperoleh layanan kesehatan yang optimal. Lebih jauh Ia menjelaskan, setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif akan mendapatkan pelayanan medis sesuai ketentuan apabila mengalami kecelakaan kerja, baik saat menjalankan aktivitas pekerjaan maupun ketika dalam perjalanan menuju atau pulang dari tempat kerja. Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, RS Kartika Kasih juga menyiapkan fasilitas ruang perawatan VVIP bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjalani perawatan akibat kecelakaan kerja. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit memberikan kenyamanan selama proses pengobatan. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki turut menghadiri kegiatan sosialisasi dan meninjau langsung kondisi pasien peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sedang dirawat di RS Kartika Kasih. Hingga saat ini, terdapat tiga pasien korban kecelakaan kerja yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Dua di antaranya merupakan peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU), sementara satu pasien lainnya merupakan peserta kategori Penerima Upah (PU). Melalui sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan RS Kartika Kasih, diharapkan semakin banyak pekerja di Kota Sukabumi memahami pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai jaminan ketika menghadapi risiko dalam bekerja. (Usep)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Tim sekuriti RSUD Jampangkulon kembali menggelar apel pagi rutin pada Jumat (17/7/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan personel dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di lingkungan rumah sakit. Apel yang diikuti 27 personel keamanan tersebut menjadi agenda harian sebelum petugas menjalankan tugas di berbagai titik pelayanan. Selain memastikan kesiapan fisik dan mental personel, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan evaluasi serta pembagian tugas penjagaan. Koordinator Sekuriti RSUD Jampangkulon, Ade Solihin, mengatakan apel pagi memiliki peran penting dalam membangun kedisiplinan dan koordinasi antarpersonel agar setiap petugas memahami tanggung jawabnya selama bertugas. “Melalui apel pagi kami menyampaikan arahan, membagi jadwal penjagaan, sekaligus mengingatkan seluruh anggota agar selalu mengedepankan disiplin, kewaspadaan, dan pelayanan yang humanis kepada pasien, keluarga pasien, maupun seluruh pegawai rumah sakit,” ujar Ade. Menurutnya, keberadaan petugas keamanan tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Manajemen RSUD Jampangkulon turut mengapresiasi konsistensi pelaksanaan apel pagi tersebut. Kegiatan rutin itu dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan personel sekaligus menjaga kekompakan tim dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan rumah sakit. Dengan koordinasi yang terbangun setiap awal hari kerja, diharapkan seluruh personel sekuriti mampu memberikan pelayanan pengamanan secara optimal sehingga suasana rumah sakit tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung maupun tenaga kesehatan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon terus mendorong transformasi digital di lingkungan kerja dengan meluncurkan SIKEJAP (Sistem Informasi Kepegawaian RSUD Jampangkulon), sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi kepegawaian secara terintegrasi. Melalui kegiatan sosialisasi, seluruh perwakilan unit kerja dan pegawai diperkenalkan dengan sistem baru tersebut. Sosialisasi dipimpin oleh Kasubbag Kepegawaian dan Umum, Iyus, SKM, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan internal rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menjelaskan bahwa SIKEJAP hadir sebagai layanan mandiri sekaligus pusat bantuan kepegawaian yang memungkinkan pegawai mengakses berbagai layanan administrasi secara lebih cepat, mudah, dan transparan. Menurutnya, penerapan sistem digital ini bertujuan untuk menyederhanakan proses birokrasi, memperkuat keamanan data, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi kepegawaian di lingkungan rumah sakit. “Melalui SIKEJAP, setiap pegawai dapat memantau proses pengajuan layanan secara langsung dan real-time, sehingga pelayanan menjadi lebih transparan dan akuntabel,” ujar Lia, Selasa (23/6/2026). Dalam pemaparannya, terdapat empat fitur utama yang menjadi unggulan SIKEJAP, yakni sentralisasi layanan administrasi kepegawaian, pengelolaan cuti secara digital, layanan bantuan berbasis tiket (helpdesk), serta digitalisasi penyimpanan dan pengelolaan naskah dinas. Keberadaan sistem ini diharapkan mampu mendukung tata kelola kepegawaian yang lebih modern, terukur, dan terintegrasi. Selain itu, SIKEJAP menjadi salah satu langkah strategis RSUD Jampangkulon dalam mempercepat adaptasi teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Dengan implementasi SIKEJAP, RSUD Jampangkulon optimistis dapat menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih responsif, efisien, dan sesuai dengan tuntutan era digital. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon kembali menggelar kegiatan donor darah sukarela sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan. Kegiatan bertema “Setetes Darah untuk Sejuta Kehidupan” tersebut berlangsung di Lapang Batu Mengpeuk, Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat ini berhasil mengumpulkan 28 kantong darah dari 32 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 kantong berasal dari golongan darah A, 7 kantong golongan darah B, 9 kantong golongan darah O, dan 2 kantong golongan darah AB. Petugas Unit Pelayanan Donor Darah dan Rumah Sakit (UPDRS) RSUD Jampangkulon, Tendi Agiandi, menjelaskan bahwa empat calon pendonor tidak dapat melanjutkan proses donor karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan. “Beberapa faktor yang menyebabkan calon pendonor tidak lolos di antaranya berat badan kurang, usia belum memenuhi syarat, kadar hemoglobin tidak sesuai, serta kondisi kesehatan tertentu,” ujarnya. Selama pelaksanaan kegiatan, terdapat tiga pendonor yang mengalami keluhan ringan seperti pusing, mual, dan lemas setelah mendonorkan darah. Namun kondisi tersebut segera ditangani oleh tim medis dan berangsur pulih. Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Desa Ciparay, Asep Saepudin, mengatakan kegiatan diawali dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis sebelum dilanjutkan dengan donor darah. Menurutnya, kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam membantu ketersediaan darah bagi kebutuhan pelayanan kesehatan. Darah yang terkumpul selanjutnya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasien di RSUD Jampangkulon maupun fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Sukabumi Selatan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Seluruh jajaran RSUD Jampangkulon menggelar aksi bersih-bersih lingkungan rumah sakit, Senin (4/5/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta program Jawa Barat Berseka (Bersih, Sehat, dan Nyaman). Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur rumah sakit, mulai dari pimpinan, tenaga medis dan paramedis, staf administrasi, hingga petugas kebersihan dan keamanan. Mereka bergotong royong membersihkan area pelayanan, ruang rawat inap, lorong, halaman, taman, saluran air, hingga titik pembuangan sampah. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman dan nyaman. “Kondisi lingkungan yang bersih dan tertata memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan sekaligus proses pemulihan pasien,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan merupakan kewajiban bersama seluruh elemen, bukan hanya petugas kebersihan. Selain itu, program Jabar Berseka dinilai menjadi pemicu untuk terus menjaga standar kebersihan yang tinggi sebagai cerminan kualitas pelayanan dan disiplin kerja di lingkungan rumah sakit. Aksi ini juga memperkuat kebersamaan antarpegawai. Suasana gotong royong yang terbangun dinilai mampu meningkatkan kekompakan di tengah aktivitas pelayanan yang padat. Usai kegiatan, lingkungan RSUD Jampangkulon tampak lebih bersih, rapi, dan terawat. Manajemen rumah sakit memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari budaya kerja, guna mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – RSUD Jampangkulon menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui aksi bersih-bersih yang digelar pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang mengusung konsep Aman, Resik, dan Indah. Aksi tersebut juga menindaklanjuti imbauan pemerintah melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat tentang pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, seluruh civitas hospitalia turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembersihan area taman, selasar, ruang tunggu pasien hingga saluran air di lingkungan rumah sakit. Selain itu, dilakukan pula pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari sumbernya. Tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada pasien dan pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan di fasilitas kesehatan. Untuk menambah kenyamanan, dilakukan penanaman tanaman hias di sejumlah titik strategis di area rumah sakit. Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty menegaskan bahwa peran rumah sakit tidak hanya sebatas memberikan pelayanan pengobatan. “Gerakan ASRI ini sangat sejalan dengan misi kami. Rumah sakit harus menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang bersih dan indah diyakini dapat membantu proses pemulihan pasien serta memberikan kenyamanan bagi tenaga kesehatan dan pengunjung,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap dapat mendorong kesadaran bersama, baik di lingkungan instansi maupun masyarakat luas, untuk terus menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat dimulai dari sekitar masing-masing. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon menggelar kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar dan para mitra, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan pasca Hari Raya Idul Fitri. Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan serta ajang untuk saling memaafkan. “Momentum ini dimanfaatkan untuk melebur segala khilaf dan membangun hubungan yang lebih harmonis antarpegawai dan mitra kerja,” ujarnya. Selain dihadiri internal rumah sakit, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah unsur mitra, mulai dari tokoh keagamaan, unsur pemerintah kecamatan, hingga aparat keamanan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Jampangkulon. Rangkaian acara diisi dengan tausiah, diskusi ringan, serta silaturahmi bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan MUI, kepala puskesmas wilayah, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, hingga jajaran TNI dan Polri. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Halal bihalal ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol persatuan dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon berharap semangat kebersamaan dan kekompakan terus terjaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Dicky)