HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Palimbang Sari, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Rabu (30/9/2026) siang. Tim gabungan dari kepolisian, BPBD, TNI, relawan serta masyarakat setempat dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Kebakaran diketahui setelah adanya informasi dari warga dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres HSU bersama Polsek Amuntai Utara dan BPBD Kabupaten HSU mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan.
Pemadaman dipimpin Wakapolres HSU Kompol Matnur, S.H., M.M., bersama Kasat Samapta Polres HSU AKP Sutopo dan Kapolsek Amuntai Utara Ipda Alamsyah, S.H. Kegiatan tersebut turut melibatkan personel Koramil 1001-06 Amuntai Utara, Tim Posko Karhutla Kabupaten HSU, Satgas Karhutla Polres HSU, BPBD HSU, relawan BPK serta warga Desa Palimbang Sari.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran berada pada titik koordinat -2.393276, 115.241521. Lahan yang terbakar merupakan area penggunaan lain (APL) dengan vegetasi berupa semak belukar dan berada di kawasan yang dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1 hektare.
Menurut keterangan masyarakat, api mulai terlihat sekitar pukul 12.00 WITA. Saat petugas tiba di lokasi, api ditemukan menyebar di beberapa titik dengan kobaran yang relatif kecil dan membakar vegetasi semak belukar.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 750 meter dari permukiman penduduk. Sementara itu, akses menuju titik kebakaran berjarak kurang lebih 700 meter dari jalan raya sehingga proses penanganan memerlukan dukungan kendaraan dan peralatan pemadaman.
Untuk memenuhi kebutuhan air, petugas menggunakan dua unit mobil tangki. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel gabungan, dibantu relawan BPK dan masyarakat sekitar.
Hasil pemantauan di lapangan juga menunjukkan titik panas tersebut tidak terdeteksi pada aplikasi SIPONGI. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali menyala dan meluas ke area lain.
Setelah dilakukan pemadaman dan pengecekan di sejumlah titik, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WITA.
Hingga kegiatan pemadaman selesai, penyebab kebakaran belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab munculnya api.
Petugas juga melakukan koordinasi dengan BPBD, TNI, aparatur desa dan masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan serta pencegahan meluasnya kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Haur Gading.
Penanganan bersama tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar kebakaran lahan tidak mendekati kawasan permukiman dan tidak berkembang menjadi karhutla yang lebih luas.
(Agus)

