SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kota Sukabumi Fraksi PKB, KH Iyus Yusuf, mengajak masyarakat untuk tidak berprasangka buruk terhadap kondisi pembangunan yang saat ini berjalan lambat di Kota Sukabumi.
Menurutnya, terhambatnya sejumlah program pembangunan lebih disebabkan belum optimalnya transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Iyus Yusuf saat kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Senin (25/5/2026).

“Jangan su’udzan dulu kepada pemerintah daerah. Kondisi saat ini memang sedang berat karena TKD masih mandek, sehingga berdampak pada jalannya pembangunan,” ujar Iyus.
Ia menegaskan, Wali Kota Sukabumi bersama jajaran pemerintah daerah sejauh ini telah bekerja maksimal untuk menjalankan berbagai program yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Namun keterbatasan anggaran membuat sejumlah rencana belum bisa direalisasikan sepenuhnya.
“Pak wali kota sudah berupaya maksimal. Bukan tidak mau membangun atau merealisasikan program masyarakat, tetapi kondisi keuangan daerah memang sedang belum stabil,” katanya.
Menurut Iyus, situasi efisiensi anggaran saat ini tidak hanya berdampak pada sektor infrastruktur, tetapi juga mempengaruhi program pendidikan, kesehatan hingga pelayanan masyarakat lainnya.
Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kondisi fiskal yang belum sepenuhnya pulih.
“Semua pihak harus bisa memahami situasi yang ada. Yang penting pemerintah tetap berikhtiar dan mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iyus juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah dan stakeholder terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. (Usep)