SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda atau Kang Wanju, menilai kehadiran Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai tonggak baru dalam penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.
Gedung ini menjadi yang pertama sejak Kota Sukabumi berdiri dan diposisikan sebagai pusat aktivitas pengrajin serta pelaku usaha lokal.
Menurut Kang Wanju, pembangunan Gedung Dekranasda bukanlah gagasan instan, melainkan hasil dari pembahasan panjang lintas sektor yang sempat tertunda karena keterbatasan waktu dan kesiapan anggaran.
Realisasi pembangunan saat ini, kata dia, menunjukkan adanya keseriusan pemerintah daerah bersama DPRD dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.
“Gedung Dekranasda ini diharapkan menjadi ruang kolaboratif antara pelaku UMKM, pemerintah, dan masyarakat,” kata Wanju (10/2/2025).
Selain meningkatkan produktivitas dan kualitas produk pengrajin, keberadaan gedung ini juga diyakini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah PAD Kota Sukabumi.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, menjelaskan bahwa gedung tersebut akan difungsikan sebagai pusat pembinaan sekaligus etalase promosi produk UMKM.
Hingga Desember 2025, tercatat sekitar 200 pelaku usaha telah masuk dalam ekosistem Dekranasda, meskipun sebagian masih dalam tahap kurasi.
Ranty menyebutkan, pengembangan produk akan difokuskan pada kerajinan berbasis tujuh bahan utama seperti kain, kayu, dan batu, dengan tetap menjaga karakter serta pakem kerajinan daerah.
Ke depan, Dekranasda akan dikembangkan dalam tiga klaster utama, yakni Dekranasda, fashion, dan UMKM, dengan porsi sekitar 20 persen produk makanan yang telah melalui proses kurasi. (Usep)