Rehab Kantor Desa Mandala Disorot, Dugaan Mark Up Dana Banprov Rp98 Juta Mengemuka

Cirebon | Bidik-kasusnews.com – Penggunaan Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025 untuk rehabilitasi Kantor Desa Mandala, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, menuai sorotan publik. Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp98 juta tersebut diduga tidak sebanding dengan hasil pekerjaan di lapangan, sehingga memunculkan dugaan mark up anggaran.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, pekerjaan rehabilitasi kantor desa dinilai minim volume dan kualitas. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi pengelolaan Dana Banprov tersebut, mengingat anggaran yang digunakan tergolong besar untuk kegiatan rehab berskala ringan.

Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah awak media kepada Kepala Desa (Kuwu) Mandala belum membuahkan hasil. Beberapa jurnalis mengaku panggilan telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan tidak mendapat respons. Salah seorang perangkat desa bahkan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada Kuwu, dengan alasan khawatir terjadi kesalahan penyampaian informasi.

Saat awak media mendatangi Kantor Desa Mandala pada Rabu (17/12/2025), Kepala Desa tidak berada di tempat. Hanya terdapat tiga Kepala Dusun (Kadus) yang juga menyatakan tidak mengetahui secara rinci terkait pengelolaan Dana Banprov tersebut.

“Pengelolaan Dana Banprov sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kepala Desa atau Kuwu. Kami tidak mengetahui detail penggunaan anggaran Banprov Tahun 2025,” ujar salah satu Kadus kepada wartawan.

Pernyataan tersebut justru menambah tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat Kepala Desa merupakan penanggung jawab utama penggunaan anggaran. Publik kini menanti klarifikasi resmi untuk menjawab dugaan yang berkembang.

Seorang wartawan menyayangkan sikap tertutup pihak desa.
“Kami hanya ingin mengonfirmasi data dan meminta penjelasan agar informasi berimbang. Namun hingga kini belum ada tanggapan, ini tentu menimbulkan persepsi negatif,” ujarnya.

Isu ini juga menjadi perbincangan warga Desa Mandala. Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan agar penggunaan Dana Banprov benar-benar sesuai peruntukan.

“Kalau benar ada dugaan mark up Rp98 juta, tentu kami ingin kejelasan. Dana Banprov itu untuk pembangunan desa, jadi harus transparan,” kata seorang warga.

Selain nilai anggaran, warga juga menyoroti teknis pekerjaan di lapangan. Rehabilitasi kantor desa diduga hanya berupa penyekatan ruangan, bahkan disebut-sebut dilakukan tanpa pondasi yang memadai sebelum pemasangan bata merah.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa/Kuwu Mandala belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang dan akurat.

(Asep-R)

What's New​

Follow Us On

Trending Now​

Jumat Keliling, Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Warga Pilangsari

CIREBON KOTA – Bidik-kasusnews.com            Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan...

Lulusan Akpol 1993, Brigjen Roy Hardi Siahaan Kini Dipercaya Jadi Kapolda Jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com                        Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mendapat tugas baru...

Sukses Gelar Ngabuana 3, Kadispar: Salam Mubarakah, Kegiatan Ini untuk Penguatan Budaya dan Pererat Tali Silaturahmi

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar...

Haul Muassis dan Pimpinan Ponpes Raudlatul Muta’alimin di Haur Gading Dihadiri Sekitar 1.000 Jamaah

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                          Ribuan jamaah menghadiri Haul Muassis...

Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Jepara Gandeng Puskesmas Jepara Gelar Pemeriksaan Kesehatan

JATENG;Bidik-Kasusnews.com Jepara, 3 Oktober 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara...

Recent Post​

Jumat Keliling, Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Warga Pilangsari

CIREBON KOTA – Bidik-kasusnews.com            Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan, S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling...

Lulusan Akpol 1993, Brigjen Roy Hardi Siahaan Kini Dipercaya Jadi Kapolda Jateng

JATENG:Bidik-kasusnews.com                        Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan mendapat tugas baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah...

Sukses Gelar Ngabuana 3, Kadispar: Salam Mubarakah, Kegiatan Ini untuk Penguatan Budaya dan Pererat Tali Silaturahmi

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat...

Haul Muassis dan Pimpinan Ponpes Raudlatul Muta’alimin di Haur Gading Dihadiri Sekitar 1.000 Jamaah

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM                          Ribuan jamaah menghadiri Haul Muassis Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatul Muta’alimin, KH...

Proyek Revitalisasi SLB Negeri 25 Sintang Kalbar Disorot Tajam:Papan Informasi Tak Terpasang,K3 Di Pertanyakan Kemana Kejati Dan KPK ?

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat,Sabtu 03 Oktober 2026. Aktivitas pembangunan/rehabilitasi di SLB Negeri 25 Sintang, Kecamatan Sintang...

Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Jepara Gandeng Puskesmas Jepara Gelar Pemeriksaan Kesehatan

JATENG;Bidik-Kasusnews.com Jepara, 3 Oktober 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus berkomitmen dalam memenuhi hak pelayanan...

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda hingga Pejabat Strategis Berganti

JAKARTA – BIDIK-KASUSNEWS.COM                    Polri melakukan rotasi dan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah...

Kemarau Panjang Jadi Tantangan, Polsek Amuntai Tengah Pantau Lahan Jagung di Pinangkara

AMUNTAI – Bidik-kasusnews.com                    Kondisi cuaca dan ketersediaan air menjadi perhatian dalam perkembangan tanaman jagung di...

Monitoring Polsek Babirik, Tanaman Jagung 3 Hektare di Pinangkara Diproyeksikan Panen November

AMUNTAI – BIDIK-KASUSNEWS.COM            Pertumbuhan tanaman jagung di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara...