Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Sebuah gudang rongsok di Jalan Singosari, RT 18/LK 2, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung, terbakar pada Selasa (14/7/2026) petang. Berkat respons cepat Babinsa Kelurahan Gedong Air bersama warga, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Seorang warga, Rido Sandi (25), mengaku pertama kali mendengar suara ledakan dari gudang milik Sugianto (43) yang berada tepat di seberang rumahnya.
“Saya sedang makan malam ketika terdengar suara ledakan. Saat keluar rumah, api sudah membesar dari dalam gudang,” ujar Rido.
Menyadari adanya kebakaran, Rido segera meminta pertolongan warga sekitar. Tak lama kemudian, warga berdatangan membawa ember dan peralatan seadanya untuk membantu proses pemadaman.
Di tengah situasi tersebut, Babinsa Kelurahan Gedong Air, Serka Mari Untung, yang sedang melakukan pemantauan wilayah langsung menuju lokasi dan mengoordinasikan warga agar proses pemadaman berjalan lebih efektif. Warga kemudian bergotong royong menarik selang air serta membentuk rantai ember untuk mempercepat upaya pemadaman.
Berkat kerja sama antara Babinsa dan masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit sebelum menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tanjungkarang Barat tiba di lokasi untuk melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Pemilik gudang, Sugianto, bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia memperkirakan kerugian material akibat kebakaran mencapai sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta, terutama pada bagian bangunan dan barang-barang rongsokan yang tersimpan di dalam gudang.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, warga, dan petugas pemadam kebakaran yang bergerak cepat membantu memadamkan api,” ungkapnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut turut hadir Lurah Gedong Air, Bhabinkamtibmas, petugas pemadam kebakaran, Ketua RT, serta anggota Linmas yang bersama-sama melakukan pengamanan dan membantu proses penanganan di lokasi.
Berdasarkan informasi awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik di dalam gudang. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan material mudah terbakar. Respons cepat aparat kewilayahan bersama masyarakat dinilai berhasil meminimalkan dampak kebakaran dan mencegah timbulnya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.
(Agus)