SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Jumat (13/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran paket pangan murah berjalan tertib dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Ayep mengatakan, program OPADI merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Pemerintah Kota Sukabumi.
Digelarnya kegiatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Ayep Zaki menyerahkan secara simbolis paket sembako bersubsidi kepada warga penerima manfaat yang telah mengantre sejak pagi.
“Program ini menjadi bentuk intervensi pemerintah guna membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran,” ujarnya.
Dia menambahkan, antusiasme warga menunjukkan program ini sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemerintah Kota Sukabumi mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memberikan subsidi cukup besar dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut,” ungkapnya.
Melalui OPADI, masyarakat dapat menebus paket sembako dengan harga Rp40.000 dari harga normal sekitar Rp96.700. Artinya, terdapat subsidi sebesar Rp56.700 untuk setiap paket yang disalurkan.
Paket sembako yang diterima warga terdiri dari beras premium 3 kilogram, gula kristal putih 1 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, serta tepung terigu 1 kilogram.
Untuk wilayah Kota Sukabumi, kuota yang disediakan sebanyak 989 paket. Penyaluran dilakukan secara selektif berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi oleh pemerintah kelurahan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menegaskan pihak kepolisian turut mengawal jalannya operasi pasar agar berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Panitia pelaksana juga menerapkan sistem penyaluran menggunakan kupon serta mekanisme open table guna menghindari penumpukan warga di lokasi kegiatan.
“Melalui operasi pasar bersubsidi ini, dia berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus menekan potensi lonjakan harga bahan pokok di pasar tradisional menjelang Idulfitri,” kata AKBP Sentot.(Usep)