Uang dalam Ciki, Ancaman Serius bagi Anak: BPOM Diminta Segera Turun Tangan

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Praktik yang menghebohkan kembali mencuat dari industri makanan ringan. Produk snack yang diproduksi oleh perusahaan berinisial PT SJ berlokasi di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, diduga menyertakan uang kertas asli di dalam kemasan sebagai “hadiah kejutan”.

‎Fenomena ini menuai sorotan publi bukan hanya karena dianggap tidak mendidik, tetapi juga berpotensi menimbulkan ancaman kesehatan bagi konsumen, terutama anak-anak.

‎Uang kertas dikenal sebagai media perpindahan kuman dan virus yang sangat tinggi. Berbagai riset kesehatan menyebut setiap lembar uang dapat mengandung ribuan mikroorganisme seperti E. coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella.

‎Jika benda tersebut dimasukkan ke produk pangan tanpa proses sterilisasi, risiko kontaminasi dan gangguan pencernaan bisa meningkat.

‎“Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk pembiaran terhadap potensi bahaya kesehatan masyarakat,”
‎ujar dr. Hendra Wijaya, M.Kes, praktisi kesehatan lingkungan di Cirebon, Kamis (30/10/2025).

‎Uang itu benda kotor. Tidak ada alasan rasional memasukkannya ke makanan, apalagi untuk anak-anak, tambahnya.

‎Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, produsen dilarang menambahkan benda asing yang bukan bahan pangan ke dalam produk olahan.

‎Selain itu, Pasal 86 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan juga melarang perlakuan terhadap pangan yang dapat menimbulkan kontaminasi atau membahayakan kesehatan manusia.

‎“Praktik semacam ini berpotensi melanggar standar keamanan pangan,”
‎tegas Ir. R. Dwi Hartanto, pengamat industri pangan dan mantan auditor BPOM Jawa Barat.

‎BPOM dapat melakukan evaluasi hingga pencabutan izin edar bila ditemukan unsur kesengajaan.

‎Dari sisi kehalalan, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip halalan-thayyiban.

‎Menurut Peraturan BPJPH Nomor 26 Tahun 2019, kehalalan produk mencakup juga aspek kebersihan dan keamanan dalam proses penanganannya.

‎”Uang yang berpindah tangan tentu tidak suci dan tidak higienis. Bila bersentuhan langsung dengan makanan, produk itu tak lagi memenuhi unsur thayyib ujar KH. Ahmad Murtadho, anggota Komisi Fatwa MUI Kabupaten Cirebon.

‎”Ini bukan soal hadiah, melainkan soal kesucian dan tanggung jawab moral produsen.”

‎Publik kini menantikan penjelasan resmi dari manajemen PT SJ terkait temuan ini.
‎Apabila benar ada praktik penyelipan uang dalam makanan, lembaga pengawas seperti BPOM, MUI, dan Satgas Pangan Polri didesak segera turun tangan menelusuri proses produksinya.

‎“Kami minta ada evaluasi cepat agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat,”
‎ujar Nurul Aini, S.Pd, aktivis Perempuan Peduli Pangan Aman (P3A) Cirebon.

‎Tren “hadiah uang di ciki” mungkin tampak menarik, tapi di baliknya tersembunyi risiko serius terhadap kesehatan dan moralitas industri pangan.
‎Apalagi jika dilakukan tanpa izin BPOM dan tanpa pengawasan sertifikasi halal ulang.

‎Anak-anak sebagai konsumen utama produk semacam ini tidak memahami bahaya yang mengintai, sementara orang tua mempercayai bahwa setiap makanan kemasan telah melewati pengawasan ketat.

‎Kini, bola ada di tangan otoritas.
‎Apakah mereka akan bergerak cepat menegakkan aturan, atau membiarkan praktik berisiko ini terus berlangsung? (Tim)

Follow Us On

Trending Now​

Sinergi untuk Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Turun Langsung ke Sawah Bantu Petani Desa Cibulan

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan...

Perpustakaan 400 Kota Cirebon Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD, Ajang Menumbuhkan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Perpustakaan 400 Kota Cirebon menyelenggarakan kegiatan Lomba...

Blue Light Patrol Satlantas Polres HSU Sasar Titik Rawan Kecelakaan, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Kondusif

HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka...

Siswi SMKN 1 Surade Meninggal Dunia, Tinggalkan Duka Mendalam bagi Keluarga dan Sahabat

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabar duka datang dari keluarga besar SMKN 1 Surade. Riska Aulia...

Nama Siswa Hilang dari Sistem, Ketum BJI Desak Disdik Jabar Buka Data dan Lakukan Audit, Ada Kejanggalan di SMAN 3 Kota Cirebon

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Ditutupnya pelaksanaan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) Tahun 2026...

Bersumber dari APBD Indramayu th 2026 Dinas PUPR Indramayu Cirebon jalan Karangampel-Juntikebon

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Peningkatan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan antarkecamatan...

Recent Post​

Sinergi untuk Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Turun Langsung ke Sawah Bantu Petani Desa Cibulan

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Perpustakaan 400 Kota Cirebon Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD, Ajang Menumbuhkan Literasi dan Kepercayaan Diri Siswa

Cirebon, Bidik-kasusnews.com – Perpustakaan 400 Kota Cirebon menyelenggarakan kegiatan Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung di...

Blue Light Patrol Satlantas Polres HSU Sasar Titik Rawan Kecelakaan, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Kondusif

HSU, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas...

Siswi SMKN 1 Surade Meninggal Dunia, Tinggalkan Duka Mendalam bagi Keluarga dan Sahabat

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kabar duka datang dari keluarga besar SMKN 1 Surade. Riska Aulia, siswi kelas XI SMKN 1 Surade, meninggal dunia pada...

Nama Siswa Hilang dari Sistem, Ketum BJI Desak Disdik Jabar Buka Data dan Lakukan Audit, Ada Kejanggalan di SMAN 3 Kota Cirebon

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Ditutupnya pelaksanaan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) Tahun 2026 oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada 11...

Bersumber dari APBD Indramayu th 2026 Dinas PUPR Indramayu Cirebon jalan Karangampel-Juntikebon

Indramayu,-Bidik-kasusnews.com,.Peningkatan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan antarkecamatan di Kabupaten Indramayu kini memasuki babak baru...

Dekat di Hati Petani, Polres Kuningan Pasang Badan Kawal Swasembada Pangan

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Komitmen menyukseskan swasembada pangan nasional bukan cuma di atas kertas, Menunjukkan intensitas dan totalitas yang...

Curah Hujan Tinggi Jadi Tantangan, Polsek Amuntai Utara Pantau Kondisi Lahan Jagung di Panangkalaan

HSU, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polsek Amuntai Utara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah binaannya...

Polsek Banjang Pantau Perkembangan Jagung Hibrida di Pulau Damar, Dukung Swasembada Pangan Hulu Sungai Utara

HSU, Bidik-kasusnews.com – Jajaran Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui...