Aceh Besar, Bidik-kasusnews.com —Komitmen TNI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kembali ditunjukkan melalui aksi cepat Satgas Kodam Iskandar Muda (IM) yang mengevakuasi tiga warga Kabupaten Bener Meriah menggunakan helikopter Bell 412 milik Kementerian Pertahanan RI menuju Banda Aceh, Sabtu (20/12/2025).
Helikopter tersebut mendarat dengan aman di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda (Lanud SIM), Kabupaten Aceh Besar, sebagai bagian dari upaya penanganan kondisi darurat medis yang membutuhkan rujukan segera ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Evakuasi udara dilakukan mengingat keterbatasan akses transportasi darat serta kondisi geografis wilayah Bener Meriah yang sulit dijangkau. Jarak tempuh yang panjang menuju rumah sakit rujukan juga menjadi pertimbangan utama penggunaan sarana udara demi mempercepat penanganan dan menyelamatkan nyawa pasien.
Keberhasilan misi kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi lintas instansi antara TNI, Kementerian Pertahanan RI, tenaga medis, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi yang solid memastikan seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur.
Setibanya di Lanud SIM, ketiga pasien langsung mendapat penanganan awal dari tim medis yang telah disiagakan. Salah satu pasien, Tobi Faruli (24), mengalami luka sobek serius disertai patah tulang kaki akibat tergelincir saat melintasi jembatan pohon di wilayah tempat tinggalnya. Kondisinya memerlukan penanganan medis lanjutan secara intensif.
Sementara itu, Suparjo (74) diketahui menderita retensi urine yang menyebabkan gangguan kesehatan cukup serius dan membutuhkan perawatan intensif. Pasien lainnya, Ibnu (68), juga mengalami kondisi medis yang tidak dapat ditangani secara optimal di fasilitas kesehatan setempat, sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit dengan sarana yang lebih memadai.
Usai pendaratan, ketiga pasien dievakuasi menggunakan ambulans Kesdam Iskandar Muda menuju Rumah Sakit Kesdam IM. Proses pemindahan dilakukan secara cepat, tertib, dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan serta stabilitas kondisi pasien.
Aksi ini menjadi gambaran nyata peran TNI dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Keberadaan alutsista udara seperti helikopter Bell 412 dinilai sangat vital dalam mendukung respons cepat terhadap kondisi darurat kemanusiaan.
Melalui evakuasi ini, diharapkan seluruh pasien dapat segera memperoleh penanganan medis optimal dan berangsur pulih. TNI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan sebagai wujud pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara. ( Agus )