JATENG:Bidik-kasusnews.com
JEPARA – Area branggang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan produktivitasnya. Pada Jumat (06/03), sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan rangkaian kegiatan pembinaan kemandirian yang komprehensif, mulai dari pemanenan hingga proses niaga hasil bumi.

Kegiatan pagi ini diawali dengan pemanenan kacang panjang dan sawi yang telah siap petik. Sayuran yang tumbuh subur di lahan terbatas tersebut dipanen dengan teliti oleh para WBP. Kualitas sayuran yang dihasilkan tampak sangat baik, berkat perawatan intensif yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.
Dari Lahan ke Konsumen
Menariknya, kegiatan kali ini tidak hanya berhenti pada proses panen. Hasil panen tanaman sawi tersebut langsung diarahkan untuk proses penjualan. Penjualan hasil panen ini merupakan bagian dari edukasi kewirausahaan bagi WBP, di mana mereka belajar bahwa kerja keras dalam bertani dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata bagi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) maupun premi bagi WBP itu sendiri.
Keberlanjutan dan Pengawasan
Guna menjaga siklus tanam agar tidak terputus, para WBP juga melakukan pengolahan tanah untuk media tanam baru. Tanah digemburkan dan disiapkan kembali untuk ditanami bibit baru, sehingga area branggang tetap hijau dan produktif sepanjang tahun.
Seluruh rangkaian aktivitas ini berjalan dengan tertib di bawah pengawasan ketat dari peserta magang di posisi Pembina Kemandirian. Kehadiran peserta magang ini memastikan bahwa setiap tahapan, mulai dari teknik pemanenan yang benar hingga pencatatan hasil penjualan, sesuai dengan prosedur pembinaan yang ditetapkan.
“Kami mengarahkan WBP agar memahami rantai produksi secara utuh, mulai dari mengolah tanah hingga bagaimana hasil kerja mereka bisa laku di pasaran. Ini adalah bekal nyata bagi mereka setelah bebas nanti,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Jepara.
Dengan adanya kegiatan rutin ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukanlah penghalang untuk mencetak pribadi yang terampil, mandiri, dan berdaya guna bagi masyarakat.
(Wely)
Sumber:Humas Rutan jepara