Sejumlah MI di Cirebon Diduga Langgar Aturan Kemenag, Jual LKS dan Lakukan Pungutan ke Wali Murid

CIREBON – Bidik-KasusNews.com Praktik penjualan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan pungutan kepada wali murid kembali mencuat, kali ini terjadi di sejumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Temuan ini memicu kekhawatiran publik, karena dinilai bertentangan dengan semangat pendidikan bebas komersialisasi yang telah ditegaskan dalam berbagai regulasi nasional.

Apa yang Terjadi?
Sejumlah orang tua siswa mengaku diminta membeli LKS secara kolektif yang disediakan langsung oleh pihak sekolah. Bahkan, beberapa laporan menyebutkan adanya pungutan lain yang dibebankan kepada wali murid, tanpa dasar hukum yang jelas.

Siapa yang Terlibat?
Praktik ini diduga melibatkan oknum pengelola di beberapa MI di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Meski tidak semua MI melakukan hal serupa, indikasi pelanggaran ini menimbulkan keresahan di kalangan orang tua siswa.

Kapan dan Di Mana Kejadian Ini Terjadi?
Kasus ini mulai terungkap pada pertengahan 2025 dan terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon. Informasi dihimpun dari laporan masyarakat serta hasil pantauan di lapangan.

Mengapa Ini Menjadi Masalah?
Penjualan LKS dan pungutan tanpa dasar hukum melanggar sejumlah peraturan, seperti:

Permendikbud No. 75 Tahun 2020 Pasal 12a yang melarang komite sekolah menjual buku atau seragam.

PP No. 17 Tahun 2010 Pasal 18 huruf a yang menegaskan larangan mewajibkan pembelian buku atau pakaian seragam di lingkungan satuan pendidikan.

Permendikbud No. 50 Tahun 2022, yang menekankan bahwa pengadaan seragam merupakan tanggung jawab orang tua, bukan sekolah.

Apa Tanggapan Pemerintah?
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kemenag Kabupaten Cirebon. Namun, sejumlah pihak mendesak agar Kemenag dan Pemda setempat mengambil tindakan tegas, termasuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memberikan sanksi administratif bila terbukti terjadi pelanggaran.

Bagaimana Solusinya?
Pakar pendidikan menilai bahwa sekolah, khususnya MI, seharusnya mengoptimalkan penggunaan Dana BOS untuk pengadaan buku dan kebutuhan belajar lainnya. Selain itu, orang tua perlu diberikan edukasi terkait hak mereka agar tidak menjadi korban pungutan liar.

Praktik penjualan LKS dan pungutan tidak resmi di sejumlah MI di Cirebon menjadi peringatan keras bahwa pengawasan terhadap dunia pendidikan harus diperkuat. Pemerintah, dalam hal ini Kemenag dan Dinas Pendidikan, diharapkan tidak tutup mata agar kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tetap terjaga.

Asep | Editor: Redaksi Bidik-KasusNews

What's New​

Follow Us On

Trending Now​

Dandim 0410/KBL Bersama Babinsa Salurkan Sembako Dalam Rangka Tradisi Cioko di Vihara Amurwa Bhumi Graha

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Dalam rangka mempererat kepedulian sosial dan menjaga...

Inspektorat Telusuri Data 518 ASN Kota  Sukabumi yang Diduga Terlibat Judol

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengambil langkah serius dalam...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Diproyeksikan Panen Oktober

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan...

Ayep Zaki: Pelayanan Tetap Jalan Meski Anggaran Defisit

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menghadapi tekanan anggaran akibat...

Peduli Sesama, Squad Nusantara Ranting Pecangaan Jenguk Putra Srikandi yang Dirawat di Rumah Sakit

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Squad...

Recent Post​

Dandim 0410/KBL Bersama Babinsa Salurkan Sembako Dalam Rangka Tradisi Cioko di Vihara Amurwa Bhumi Graha

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com        Dalam rangka mempererat kepedulian sosial dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, Dandim 0410/KBL...

Inspektorat Telusuri Data 518 ASN Kota  Sukabumi yang Diduga Terlibat Judol

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengambil langkah serius dalam menindaklanjuti data dugaan keterpaparan transaksi...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Diproyeksikan Panen Oktober

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara...

Ayep Zaki: Pelayanan Tetap Jalan Meski Anggaran Defisit

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menghadapi tekanan anggaran akibat sejumlah dana yang diharapkan belum cair hingga...

Police Goes to School di SMK Karnas Sindangwangi, Satlantas Polres Majalengka Sosialisasi Kamseltibcarlantas dan Larangan Knalpot Brong

Majalengka,-Bidik-kssusnews.com,.Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta mencegah pelanggaran hukum di kalangan pelajar, Satuan Lalu Lintas...

Peduli Sesama, Squad Nusantara Ranting Pecangaan Jenguk Putra Srikandi yang Dirawat di Rumah Sakit

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Squad Nusantara Ranting Pecangaan. Ketua Squad Nusantara...

Berkedok Rapat kepsek SDN 1 Ciperna bersembunyi Proyek Fisik Revitalisasi milyaran abaikan K3, Tanpa Mesin Molen dan Minim Pengawasan

Kabupaten Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Proyek revitalisasi gedung SDN 1 Ciperna di Kecamatan Talun, kabupaten Cirebon, yang menelan anggaran...

Polsek Banjang Pantau Lahan Jagung 4 Hektare di Pulau Damar, Ditargetkan Panen Oktober

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com        Upaya mendukung program swasembada jagung terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai...

Polresta Cirebon Gelar Apel Jam Pimpinan Sekaligus Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan IKPA 2026

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar Apel Jam Pimpinan yang dirangkai dengan Penyerahan Penghargaan Pelayanan Prima dan Indikator...