JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob Bidkesjas Korbrimob Polri menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat. Selama periode 26–28 Oktober 2026, tim piket SIAGA merespons sejumlah panggilan darurat (Emergency Call) dan melakukan evakuasi medis terhadap empat warga yang membutuhkan pertolongan segera.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan humanis, termasuk bagi masyarakat yang mengalami kondisi kegawatdaruratan di luar lingkungan rumah sakit.
Pada Senin (26/10/2026) pukul 10.50 WIB, tim memberikan bantuan evakuasi kepada Ari Yudha, seorang relawan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengalami keluhan nyeri pada tulang ekor. Bantuan ini mencerminkan kepedulian terhadap masyarakat, termasuk para relawan yang turut berkontribusi dalam penanganan bencana.
Masih pada hari yang sama, pukul 16.53 WIB, tim piket SIAGA menerima laporan mengenai Ariefianto yang mengalami gejala stroke secara mendadak. Tim segera menuju lokasi di depan gerbang Markas Komando (Mako) Korbrimob untuk melakukan pemeriksaan awal.
Setelah kondisi pasien diperiksa, petugas melakukan evakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara Brimob. Pasien tiba di rumah sakit pada pukul 17.07 WIB guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kesiapsiagaan tim kembali terlihat pada Selasa (27/10/2026) pagi. Sekitar pukul 06.28 WIB, petugas menerima laporan kecelakaan lalu lintas di kawasan RT 01/RW 10, Mekarsari, Cimanggis, Depok.
Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan mengevakuasi korban bernama Aisyah Haura ke IGD RS Bhayangkara Brimob. Korban tiba pada pukul 06.40 WIB untuk menjalani pemeriksaan serta memperoleh penanganan dari petugas medis.
Respons serupa dilakukan pada Rabu (28/10/2026) dini hari. Berdasarkan laporan warga melalui pesan WhatsApp pada pukul 04.25 WIB, seorang perempuan bernama Murni Rachmasari M. dilaporkan mengalami kejang-kejang disertai penurunan respons.
Menanggapi laporan tersebut, tim segera menuju lokasi di Jalan Perjuangan, Tugu, Cimanggis, Depok. Petugas tiba pada pukul 04.37 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi pasien ke IGD RS Bhayangkara Brimob. Pasien tiba di rumah sakit pada pukul 04.55 WIB untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kabidkesjas Korbrimob Polri, Kombes Pol Bambang Wiji Asmoro, menyampaikan bahwa respons terhadap panggilan darurat merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, penanganan kegawatdaruratan tidak hanya berlangsung di dalam rumah sakit, tetapi juga dimulai dari respons awal di lapangan, kecepatan mobilisasi petugas, koordinasi, hingga proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pasien memperoleh pertolongan secara tepat waktu sekaligus mengurangi risiko komplikasi akibat keterlambatan penanganan.
Pelaksanaan layanan Emergency Call ini juga sejalan dengan nilai-nilai delapan Program Prioritas Kapolri, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, responsif, profesional, dan humanis. Selain itu, kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Melalui kesiapsiagaan tim piket SIAGA, RS Bhayangkara Brimob Bidkesjas Korbrimob Polri terus berupaya menjalankan fungsi pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada penanganan pasien di rumah sakit, tetapi juga memberikan respons terhadap warga yang membutuhkan bantuan medis dalam situasi darurat.
(Agus)